Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

AS Peringatkan Perang di Ukraina Dapat Merembet ke Negara Lain

2 min read
AS Peringatkan Perang di Ukraina Dapat Merembet ke Negara Lain
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio. (Matt Johnson from Omaha, Nebraska, United States, CC BY 2.0 , via Wikimedia Commons)
  • Menlu AS Marco Rubio memperingatkan perang Rusia-Ukraina yang buntu dapat merembet ke negara tetangga, termasuk melalui sabotase atau serangan di negara anggota NATO.
  • Rubio menyebut kebuntuan perang hanya dapat diatasi lewat kompromi negosiasi atau eskalasi militer, yang berpotensi mengintensifkan konflik dan mengubah keseimbangan kekuatan.
  • Rubio mendorong anggota NATO meningkatkan anggaran pertahanan, sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengirim negosiator ke AS untuk membahas tekanan terhadap Rusia dan proposal perdamaian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio, memperingatkan, perang Rusia-Ukraina dapat menyebar ke negara tetangga. Sebab, perang dalam titik jalan di tempat dan semakin berbahaya. 

Sebelumnya, Washington sudah mengirimkan utusan ke Moskow dan Kiev untuk melanjutkan proses perundingan damai. Sayangnya, hingga kini, negosiasi damai antara Rusia dan Ukraina masih belum ada kepastian. 

  1. 1. Sebut kebuntuan hanya diselesaikan lewat negosiasi atau eskalasi

    Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio.
    Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio. (Gage Skidmore, CC BY-SA 3.0 , via Wikimedia Commons)

    Rubio mengatakan bahwa situasi perang di Ukraina saat ini sangat berbahaya. Menuruntnya, kondisi jalan di tempat dan kebuntuan ini hanya dapat diselesaikan lewat negosiasi atau eskalasi perang. 

    Dilansir RFE/RL, opsi pertama akan membuat kedua negara untuk saling berkompromi dalam menyelesaikan konflik. Sedangkan opsi kedua akan mendorong Rusia dan Ukraina mengintensifkan konflik dan berusaha mengubah keseimbangan militer. 

    “Ini sangat berbahaya. Eskalasi ini dapat meliputi sabotase di negara-negara anggota NATO, entah itu berupa serangan atau aksi-aksi lainnya yang dapat memicu merembetnya konflik di Eropa,” ungkapnya pada Kamis (8/10/2026). 

  2. 2. Rubio dorong negara anggota NATO tingkatkan kapabilitas pertahanan

    lambang NATO
    lambang NATO (unsplash.com/jccards)

    Pada saat yang sama, Rubio mengungkapkan bahwa negara anggota NATO harus meningkatkan anggaran pertahanan. Sebab, peningkatan anggaran pertahanan akan memperkuat kapabilitas militer masing-masing negara. 

    Menurutnya, NATO adalah aliansi pertahanan yang bergantung pada kredibilitas dari masing-masing anggota. Alhasil, NATO dapat menjadi aliansi yang kuat karena setiap negara anggotanya memiliki militer yang kuat. 

  3. 3. Zelenskyy dorong tekanan besar kepada Rusia

    Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy.
    Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (President.gov.ua, CC BY 4.0 , via Wikimedia Commons)

    Di sisi lain, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy menampik pernyataan Rubio bahwa negosiasi damai untuk mengakhiri perang di negaranya tidak buntu. Ia mengumumkan pengiriman negosiator ke AS untuk membicarakan soal tekanan kepada Rusia. 

    Dilansir TVP World, perwakilan Ukraina itu nantinya akan bertemu dengan Steve Witkoff dan Jared Kushner yang sudah berkunjung ke Rusia dan Ukraina. Mereka akan mendiskusikan ide baru dan mengusulkan proposal dalam mengakhiri perang di Ukraina. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More