Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, disebut mendukung Benjamin Netanyahu untuk tetap menjadi Perdana Menteri Israel selama dua tahun lagi usai pemilihan umum (pemilu) pada 27 Oktober mendatang. Kabar tersebut disampaikan oleh salah satu media Israel, Israel Hayom, berdasarkan informasi dari sumber rahasia pada Jumat (16/10/2026).
Dalam laporannya, Israel Hayom menjelaskan, Trump akan membantu Netanyahu untuk membentuk Pemerintahan Israel yang baru usai pemilu mendatang. Dalam pemerintahan baru tersebut, Netanyahu berkesempatan untuk menjabat lagi selama dua tahun ke depan sebelum menyerahkan jabatannya ke pemimpin oposisi Israel, Gadi Eisenkot. Sebab, ia diprediksi akan memenangkan pemilu.
