Jakarta, IDN Times – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menuding kelompok Houthi di Yaman melancarkan serangan untuk menaikkan harga minyak dunia. Ia menilai kelompok yang didukung Iran itu sengaja menciptakan gejolak menjelang pemilihan sela AS.
Tuduhan tersebut muncul setelah aktivitas militer Houthi kembali meningkat usai mereda akibat serangan Washington di Yaman tahun lalu. Trump meyakini kelompok itu bergerak atas instruksi langsung Teheran dan telah bertindak terlalu jauh.
“Houthi berperilaku sangat buruk,” kata Trump saat memberikan keterangan di luar Gedung Putih pada Selasa (13/10/2026), dikutip Jerusalem Post.
