Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance mengatakan, masih ada peluang untuk membuka lembaran baru dengan Iran, saat kedua negara menggelar pembicaraan di Swiss guna membahas rincian kesepakatan sementara yang disepakati pekan lalu untuk mengakhiri perang.
Namun, di tengah upaya diplomasi tersebut, Presiden AS Donald Trump justru melontarkan peringatan keras kepada Teheran. Trump mengancam akan melancarkan serangan baru apabila Iran terus mendukung kelompok Hizbullah di Lebanon atau berupaya menutup Selat Hormuz yang menjadi jalur penting perdagangan minyak dunia.
Pertemuan yang dinamai KTT Danau Lucerne itu berlangsung di sebuah resor pegunungan dekat Danau Lucerne, Swiss. Vance bersama utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner bertemu langsung dengan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, serta Menteri Luar Negeri, Abbas Araghchi.
Mediator dari Pakistan dan Qatar juga hadir dalam perundingan yang menurut media pemerintah Iran berlangsung sekitar 80 menit. Selain pertemuan langsung, delegasi AS dan Iran juga melakukan pembicaraan terpisah dengan para mediator.
