Jakarta, IDN Times – Presiden Donald Trump menyatakan pada Minggu (19/4/2026) bahwa tim perunding Amerika Serikat (AS) akan menuju Islamabad, Pakistan, pada Senin (20/4/2026) guna melanjutkan putaran kedua dialog langsung dengan Iran. Agenda tersebut diarahkan untuk mengakhiri konflik yang melibatkan AS dan Israel melawan Iran.
Melalui unggahan di Truth Social, Trump menyampaikan rencana keberangkatan delegasinya untuk melakukan perundingan di Pakistan.
“Perwakilan Saya akan pergi ke Islamabad, Pakistan — Mereka akan berada di sana besok malam, untuk Negosiasi,” tulisnya.
Pertemuan awal yang berlangsung pada akhir pekan sebelumnya di Islamabad di bawah pimpinan Wakil Presiden AS JD Vance belum menghasilkan kesepakatan. Trump menilai Iran melanggar gencatan senjata yang dijadwalkan berakhir Rabu, setelah pasukan Iran menyerang wilayah Selat Hormuz pada Sabtu (18/4/2026).
Trump juga mengingatkan Tehran agar mempertimbangkan tawaran dari Washington.
“Kami menawarkan kesepakatan yang sangat adil dan masuk akal, dan saya harap mereka menerimanya karena, jika tidak, Amerika Serikat akan menghancurkan setiap pembangkit listrik, dan setiap jembatan, di Iran,” tulisnya di Truth Social, dikutip Al Jazeera.
Ia juga menyebut sikap lunak tidak lagi menjadi pilihan dalam situasi tersebut.
