Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mulai menunjukkan kekesalan atas alotnya upaya perdamaian dengan Iran. Trump menyebut Iran sengaja menghambat upaya perdamaian dengan AS. Sebab, mereka terlalu lama bernegosiasi sehingga kesepakatan tidak kunjung diraih.
“Si Penindas Timur Tengah (Iran) telah mati! Mereka terlalu lama bernegosiasi untuk kesepakatan yang seharusnya menguntungkan mereka. Sekarang, mereka harus membayar harganya!” ujar Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social pada Rabu (10/6/2026), seperti dikutip Anadolu Agency.
