Jakarta, IDN Times - Perusahaan Energi Nuklir Ukraina, Energoatom mengatakan bahwa Rusia sudah melancarkan serangan drone ke Fasilitas Pusat Penampungan Buangan Nuklir (CSFSF) di Chernobyl. Alhasil, bangunan di kompleks tersebut mengalami kerusakan.
“Serangan ke CSFSF ini menunjukkan kepada seluruh dunia wajah sebenarnya rezim Kremlin. Mereka dengan sengaja mengancam lewat nuklir dan keamanan radiasi nuklir,” tuturnya, dikutip dari Kyiv Post, Senin (8/6/2026).
Pekan lalu, Presiden Rusia, Vladimir Putin menolak bertemu langsung dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. Menurutnya, surat terbuka dari Zelenskyy itu mengandung kata tidak sopan.
