Comscore Tracker

10 Kebijakan Unik Lawan COVID di Berbagai Negara, Ada Bagi-Bagi Ganja!

Indonesia punya hal yang gak kalah aneh nih!

Jakarta, IDN Times - Setiap negara memiliki cara tersendiri dalam menangani pandemik COVID-19. Kebijakan yang inovatif menjadi salah satu cara untuk menangani corona, ketika masyarakat di berbagai negara mulai bosan dengan pandemik yang telah memasuki tahun kedua. 

Menurut Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS), M. Habib Abiyan Dzakwan, kejenuhan akan pembatasan menjadi salah satu faktor mengapa lonjakan transmisi terjadi di banyak negara belakangan ini. 

"Kalau pemerintah punya kebijakan yang inovatif menghadapi kejenuhan, maka itu bisa menjadi obat,” ujar Habib kepada IDN Times.

Perbedaan budaya dan norma yang berlaku, kadang kala, menghasilkan pendekatan unik atau aneh ketika menghadapi wabah atau pandemi yang membuat kita geleng-geleng kepala.

Apa saja itu? Berikut IDN Times himpun 10 kebijakan unik di berbagai negara sebagai upaya mengakhiri pandemik COVID-19.

Baca Juga: 7 Berita Utama Terkait Cryptocurrency dalam Sepekan Terakhir

1. Alkohol dan ganja gratis di Washington

10 Kebijakan Unik Lawan COVID di Berbagai Negara, Ada Bagi-Bagi Ganja!Ilustrasi tanaman ganja (IDN Times/Bagus F)

Demi menyukseskan kampanye vaksinasi, pemerintah negara bagian Washington memberikan minuman keras dan ganja gratis bagi orang dewasa yang telah diinokulasi. Kampanye bertajuk Joints for Jabs itu akan berlangsung hingga 12 Juli 2021.

Dilansir dari US News, pemerintah mengizinkan pengecer ganja berlisensi untuk menawarkan vaksin di toko ritel mereka. Setelah disuntik, mereka yang berusia di atas 21 tahun akan mempeorleh ganja gratis.

Bulan lalu, pemerintah Washington juga bermitra dengan penjual minuman alkohol. Pelanggan yang bisa menunjukkan bukti telah divaksinasi akan memperoleh minuman keras gratis.

2. Poster tengkorak bagi yang belum divaksinasi di India

10 Kebijakan Unik Lawan COVID di Berbagai Negara, Ada Bagi-Bagi Ganja!pexels.com/ahmed adly

Kepolisian di distrik Niwari, Madhya Pradesh, India menandai warga yang belum divaksinasi COVID-19 dengan poster bergambar tengkorak. Dalam poster juga terdapat penggalan kalimat bertuliskan “jauhi saya, saya belum divaksinasi."

Belum cukup sampai di situ, polisi yang bertugas di blok Prithvipur bahkan meminta warga yang belum divaksinasi membaca keras-keras pesan dalam poster dan bersumpah bahwa mereka akan diinokulasi dalam waktu dua hari.

Dilansir dari The Indian Express pada Jumat (11/6/2021), mereka yang telah divaksinasi diberi lencana dengan warna bendera India bertuliskan “saya seorang patriot sejati karena telah divaksinasi.”

Baca Juga: Ini 5 Fakta tentang Ganja sebagai Tanaman Penyembuh

3. Hanya menjual sepatu tertutup dan kaos sebagai penghangat di Afrika Selatan

10 Kebijakan Unik Lawan COVID di Berbagai Negara, Ada Bagi-Bagi Ganja!Ilustrasi Sepatu (Pantofel) (IDN Times/Mardya Shakti)

Peraturan yang tidak kalah aneh juga dirilis oleh pemerintah Afrika Selatan pada Mei 2020. Dilansir The Daily Mail, toko ritel di negara tersebut hanya diizinkan menjual sepatu atau sandal dengan kaki tertutup.

Mereka juga hanya diizinkan menjual kaos sebagai penghangat, yang artinya kaos lengan pendek hanya boleh dipajang jika didampingi oleh jaket. Lebih aneh lagi, toko ritel diizinkan menjual kemeja, apakah itu lengan penjang atau pendek, tanpa didamping jaket penutup.

Kebijakan ini memicu kebingungan di masyarakat, yang tidak mengerti keterkaitan antara penyebaran virus corona dengan sepatu atau kaos yang harus ditutup.

Baca Juga: Ini 10 Daftar Negara Paling Layak Huni di Tengah Pandemik COVID-19 

4. Deposit kematian bagi pelancong yang tiba di Kamboja

10 Kebijakan Unik Lawan COVID di Berbagai Negara, Ada Bagi-Bagi Ganja!Ilustrasi Virus Corona. IDN Times/Mardya Shakti

Pemerintah Kamboja memberlakukan “deposit kematian” sebagai layanan pariwisata di tengah pandemik COVID-19. Kebijakan yang diberlakukan pada Juni 2020 ini menuntut para pelancong yang tiba di Kamboja untuk membayar deposito senilai 3.000 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp41,9 juta.

Adapun rincian dari deposit tersebut adalah
·      5 dolar AS untuk transportasi dari bandara ke pusat tunggu
·      100 dolar AS untuk sekali tes COVID-19
·      30 dolar AS untuk menginap di hotel atau pusat tunggu
·      30 dolar AS untuk makan tiga kali sehari sembari menunggu hasil

Jika satu penumpang dinyatakan positif COVID-19, semua penumpang dalam penerbangan yang sama akan dikarantina selama 14 hari. Setiap penumpang harus membayar 100 dolar untuk tes COVID-19 selanjutnya dan 84 dollar AS untuk menginap fasilitas karantina per malam.

Untuk pasiennya sendiri, mereka akan dituntut untuk melakukan empat kali tes, yang berarti deposit mereka harus berkurang hingga 400 dolar AS. Mereka juga harus membayar 225 dolar AS untuk biaya rumah sakit, pelayanan medis, jasa binatu, dan sanitasi. Deposit sisanya atau sekitar 1.500 dolar AS akan disimpan untuk biaya layanan kematian atau kremasi.

5. Rumah hantu untuk karantina di Indonesia

10 Kebijakan Unik Lawan COVID di Berbagai Negara, Ada Bagi-Bagi Ganja!Ilustrasi Hantu/Iblis (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Kebijakan nyeleneh terkait penanganan pandemik COVID-19 juga ada di Indonesia. Pemerintah Desa (Pemdes) Sepat, Masaran, Sragen, Jawa Tengah mempersiapkan rumah hantu sebagai tempat karantina bagi warga yang nekat mudik lebaran untuk periode 6-17 Mei 2021.

Lokasi karantina merupakan bangunan bekas gudang yang sudah kosong dan terbengkalai selama puluhan tahun. Warga setempat meyakini bila gedung itu horror. Satgas setempat setidaknya menyediakan empat kasur dan logistik bakal kebutuhan sehari-hari akan disediakan. 

6. Sapi gratis bagi warga Thailand

10 Kebijakan Unik Lawan COVID di Berbagai Negara, Ada Bagi-Bagi Ganja!Ilustrasi Temple di Thailand (IDN Times/Dwi Agustiar)

Melansir Reuters, otoritas di distrik Mae Chaem, Thailand membagikan sapi bagi siapa saja yang mau divaksinasi. Kebijakan itu terbukti meningkatkan antusiasme masyarakat untuk divaksinasi hingga 50 persen lebih.

Pemerintah menyediakan total 27 sapi sebagai hadiah. Hewan tersebut dijadikan sebagai hadiah karena banyak warga di distrik Mae Chaem bekerja sebagai peternak sapi.

“Ini adalah hadiah terbaik yang pernah ada,” kata Inkham Thongkham yang berusia 65 tahun. Dia memenangkan seekor sapi betina berumur satu tahun seharga 10 ribu baht (Rp 4,6 juta) menerima inokulasi.

7. Vouher belanja hingga apartemen gratis di Hong Kong

10 Kebijakan Unik Lawan COVID di Berbagai Negara, Ada Bagi-Bagi Ganja!Ilustrasi Kota Hong Kong (Dokumentasi Hong Kong Tourism Board)

Strategi give-away juga digunakan oleh pemerintah Hong Kong untuk mendorong angka vaksinasi. Mereka menawarkan voucher belanja, tiket penerbangan, hingga apartemen baru senilai 19,2 juta milliar.

Lebih dari itu, beberapa pelaku bisnis juga menawarkan karyawannya cuti berbayar bagi yang telah divaksinasi.

8. Blokir paket data di Pakistan

10 Kebijakan Unik Lawan COVID di Berbagai Negara, Ada Bagi-Bagi Ganja!Unsplash/Alexander Mils

Sementara itu di Pakistan, pemerintah memutuskan untuk memblokir layanan telepon seluler bagi siapa saja yang menolak vaksinasi. Adapun pegawai negeri sipil yang menolak inokulasi akan ditangguhkan gajinya.

Dilansir dari The New York Times, kebijakan yang dimulai pada pertengahan Juni itu dilandasi hoaks terkait vaksin. Banyak warga Palestina percaya bahwa vaksin merupakan produk buatan AS untuk menekan angka kelahiran, sehingga populasi muslim di dunia mengikis.

9. Bagi-bagi Ayam broiler di Indonesia

10 Kebijakan Unik Lawan COVID di Berbagai Negara, Ada Bagi-Bagi Ganja!Ilustrasi Ayam petelur dalam kandang baterai (Dok. Animal Friends Jogja)

Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Pacet di Cianjur, Indonesia menawarkan ayam broiler hidup sebagai hadiah bagi siapa saja yang ingin divaksinasi. Adapun instansi yang ikut terlibat pada kebijakan ini adalah Polsek, puskesmas, dan pemerintah pada tingkat kecamantan serta desa.

Mereka menggunakan strategi “jemput bola” untuk meningkatkan inokulasi, dengan menyambangi rumah dan membawa ayam hidup. Cara ini terbukti mampu membuat ratusan lansia untuk divaksinasi.
 

10. Undian mobil bagi yang sudah divaksinasi di Rusia

10 Kebijakan Unik Lawan COVID di Berbagai Negara, Ada Bagi-Bagi Ganja!Ilustrasi mobil. IDN Times/Mardya Shakti.

Warga Moskow, Rusia yang berusia di atas 18 tahun memiliki kesempatan untuk memperoleh mobil asalkan mereka sudah divaksinasi.

Setiap minggunya, pemerintah Moskow akan membagikan lima mobil senilai 1 juta rubel (Rp 197 juta). Undian ini berlaku sepanjang periode 14 Juni hingga 11 Juli.
 
Itulah lima kebijakan unik, aneh, dan nyeleneh di berbagai negara dalam upaya mengakhiri pandemik COVID-19.

Topic:

  • Vanny El Rahman
  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya