Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Kandungan Buah Lamun, Sumber Makanan Kaya Manfaat!
Tanaman lamun di perairan laut yang menghasilkan buah (commons.wikimedia.org/Ghofar Ismail Putra)
  • Buah lamun, terutama Enhalus acoroides, dikenal sebagai sumber makanan laut yang kaya manfaat dengan tekstur lembut dan rasa manis serta berpotensi meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Kandungan utama buah lamun meliputi protein 1,2–5,65%, karbohidrat 10,38–59,26%, serat hingga 37%, mineral penting seperti K, Mg, Na, Ca, Fe, serta lemak rendah sekitar 0,66%.
  • Senyawa fitokimia seperti flavonoid, steroid, fenol hidrokuinon, saponin dan tanin memberi efek antioksidan kuat; namun konsumsi perlu hati-hati karena risiko pencemaran laut dan efek samping potensial.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lamun (seagrass) adalah jenis tanaman yang tumbuh terendam di laut. Seperti tanaman darat, mereka adalah tanaman berbunga sejati (Angiospermae). Mereka hidup dan berkembangbiak di perairan laut yang dangkal. Layaknya tanaman darat, lamun punya morfologi berupa akar, batang (rhizoma), daun memanjang dan tipis. Serta memiliki bunga yang digunakan sebagai alat perkembangbiakan dan menghasilkan buah yang terdapat biji dengan jumlah tergantung spesies.

Membahas buah yang dihasilkan oleh lamun, ternyata dapat dijadikan sumber makanan yang bermanfaat bagi tubuh. Sebelumnya, buah lamun telah menjadi pakan penting bagi hewan laut seperti penyu maupun mamalia laut lain. Salah satu buah lamun yang paling terkenal dapat dikonsumsi ada Enhalus acoroides. Buah ini memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh yaitu bisa meningkatkan daya tahan hingga mampu menangkal radikal bebas. Tentunya, tidak terlepas dari kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Tekstur buah disebut lunak dan berair serta memiliki rasa manis. Untuk mengetahui lebih, apa saja kandungan nutrisi maupun senyawa bioaktif yang ada pada buah lamun? Simak ulasannya sebagai berikut.

1. Protein

Dugong adalah salah satu hewan laut yang memakan buah lamun (commons.wikimedia.org/Ruth Hartnup)

Protein merupakan kandungan nutrisi penting yang terdapat pada buah lamun. Dalam tubuh, protein digunakan sebagai bahan bakar selain lemak dan karbohidrat. Protein tersusun dari asam amino, sedangkan jenis dan jumlahnya berbeda pada buah lamun, yang mana tergantung kondisi lingkungan. Dilansir Jurnal Ilmiah Platax, kandungan protein tersebut sekitar 1,2 % - 5,65 %. Protein menjadi sumber asam amino, kandungan unsurnya karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O) dan nitrogen (N). Sedangkan, pada lamun ditemukan kandungan asam amino aspartat, serine, glutamat, histidin, glisin, threonin, arginin, alanin, tirosin, metionin, valin, phenilalanin, isoleusin, lisin dan leusin. Maka, kemungkinan buah lamun mampu memberikan manfaat tersendiri untuk tubuh jika dikonsumsi dengan tepat.

2. Karbohidrat dan serat

Jenis lamun Enhalus acoroides yang menghasilkan buah lamun (commons.wikimedia.org/Christian Gloor)

Seperti yang kita ketahui, karbohidrat merupakan pemasok energi utama untuk tubuh, yang berfungsi untuk mendukung metabolisme maupun aktivitas fisik bagi tubuh. Sedangkan serat bisa berfungsi penting dalam menjaga sistem pencernaan. Termasuk menyehatkan mikrobioma usus, memberi rasa kenyang hingga mendukung penyerapan nutrisi. Adapun kandungan karbohidrat buah lamun berdasarkan Marinade, sekitar 10,38 % - 59,26 %. Kadar karbohidrat tersebut bergantung pada intensitas matahari dalam optimalisasi fotosintesis untuk menghasilkannya. Karbohidrat yang dihasilkan juga dipengaruhi kuantitas kandungan lainnya, seperti protein, lemak, kadar air maupun abu. Karakteristik fisik kimia setiap jenis karbohidrat berbeda begitu pun dengan fungsinya pada tubuh.

Salah satu jenis karbohidrat yang punya peran penting untuk tubuh adalah serat. Kandungan serat tidak larut yang tidak dapat diserap tubuh juga memiliki peran. Seperti membantu mencegah sembelit dan memperlancar buang air besar. Hal ini berkaitan dengan kemampuannya dalam menyerap air cukup besar, hingga menjadi alternatif bagus untuk diet. Meskipun tidak spesifik terdapat pada buah lamun, kandungan serat kasar pada tanaman lamun sekitar 1,4% - 37%. Namun, kandungan serat tersebut tergantung jenis tanaman lamun. Maka, dari kandungan karbohidrat maupun serat ini, buah lamun bisa menjadi sumber makanan fungsional.

3. Mineral dan lemak

Jenis lamun Thalassia hemprichii (commons.wikimedia.org/Mudasir Zainuddin)

Salah satu kandungan nutrisi pasa buah lamun ada mineral, komponen ini juga tergolong penting. Baik mikro maupun makro, dapat digunakan untuk menstabilitaskan kesehatan tubuh. Maka, perlu dipenuhi dengan mengkonsumsi makanan yang tepat, supaya tidak mengakibatkan defisiensi. Lamun merupakan salah satu sumber pangan dengan kandungan mineral baik dari laut. Hal ini disebutkan dalam Media Teknologi Hasil Perikanan, jenis mineral yang umum ditemukan seperti unsur mineral makro kalium (K), magnesium (Mg), natrium (Na) dan kalsium (Ca). Jenis mineral ini cukup dibutuhkan dalam jumlah besar untuk tubuh. Selain itu, pada buah lamun ditemukan kandungan mineral berupa zink (Zn), zat besi (Fe) dan kobalt (Co). Kandungan mineral pada buah lamun juga tergantung kondisi lingkungan di perairan juga jenisnya.

Lemak juga merupakan sumber energi selain protein dan karbohidrat. Sebagai sumber energi cadangan hingga melarutkan vitamin A, D, E dan K. Namun, kandungan lemak pada buah lamun tergolong rendah, yaitu sekitar 0,66%. Meskipun demikian, buah lamun cukup banyak mengandung karbohidrat dan protein.

4. Fitokimia

Bunga yang dihasilkan lamun selain buah (commons.wikimedia.org/Ria Tan)

Kandungan senyawa fitokimia juga terdapat pada buah lamun, yang mana berperan sebagai antioksidan. Dengan kandungan senyawa tersebut, berpotensi meningkatkan kesehatan dengan mendukung daya tahan tubuh. Dilansir Jurnal Kalwedo Sains, senyawa aktif utama yang ada berupa flavonid dan steroid. Serta terdapat kandungan fenol hidrokuinon, saponin dan tanin. Komposisi senyawa fitokimia ini berbeda-beda, karena dipengaruhi karakteristik habitatnya. Perbedaan lokasi dan substrat akan menghasilkan komposisi senyawa yang berbeda meskipun jenis lamun sama.

Meskipun memiliki kandungan nutrisi yang sangat berguna untuk tubuh, dalam konsumsinya harus lebih diperhatikan. Walaupun kaya nutrisi dan potensi antioksidan, konsumsi buah lamun tidak boleh berlebihan, terutama berkaitan dengan habitatnya berada. Bisa saja, buah lamun tumbuh pada perairan tercemar maupun mengandung logam berat. Selain itu, mungkin saja bisa menimbulkan reaksi atau efek samping pada tubuh jika tidak terbiasa. Maka, harus tepat dan berhati-hati, jika akan mengkonsumsi. Serta perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait pengaruhnya bagi kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article