Anggrek menjadi bunga yang melambangkan keindahan dan kemewahan. Ukurannya memang kecil, tetapi warnanya sangat beragam, mulai dari putih, kuning, hingga ungu. Habitat anggrek mencakup hutan, area lembap, semak-semak, pegunungan, dan daerah tropis. Penyebarannya cukup luas, bahkan aggrek bisa ditemukan di Indonesia, lho.
5 Bunga Anggrek Berwarna Ungu Asli Indonesia, Sebarannya Luas

- Indonesia memiliki beragam anggrek ungu asli seperti Spathoglottis plicata, Dendrobium secundum, Dendrobium hasseltii, Thelymitra javanica, dan Spathoglottis parviflora yang tersebar di berbagai wilayah tropis.
- Setiap spesies punya karakter unik, mulai dari bentuk menyerupai sikat gigi hingga habitat khas di Gunung Bromo dan Papua dengan ketinggian tertentu serta kebutuhan lingkungan lembap.
- Keberadaan anggrek ungu ini memperkaya biodiversitas Indonesia dan penting untuk dilestarikan agar tidak punah atau diperjualbelikan secara ilegal.
Indonesia menjadi rumah bagi beberapa spesies anggrek berwarna ungu. Warna tersebut tak hanya indah, tetapi menunjukan keunikan yang membuat anggrek tampil mencolok, elegan, dan eksotis. Mau tahu apa saja bunga anggrek berwarna ungu asli Indonesia? Di bawah ini beberapa spesiesnya.
1. Anggrek tanah ungu sempat berstatus rentan

Dilansir National Parks, Spathoglottis plicata atau anggrek tanah ungu mampu tumbuh hingga setinggi 80 centimeter. Selain di Indonesia, spesies ini juga bisa ditemukan di beberapa daerah lain, mulai dari India, Sri Lanka, Thailand, hingga Kepulauan Solomon. Pada 1990, bunga ini dimasukan ke kategori vulnerable (rentan) berdasarkan Environment Protection and Biodiversity Conservation Act 1999. Namun, pada 2010 statusnya dicabut dan ia sudah bukan tanaman yang terancam sehingga bisa ditanam secara bebas.
2. Anggrek sikat gigi hidup di area yang lembap

Nama umumnya, yaitu anggrek sikat gigi sudah mencerminkan bentuk bunga ini. Sekilas, tanaman dengan nama ilmiah Dendrobium secundum ini punya tangkai bunga memanjang dan ditumbuhi bunga berwarna ungu. Perpaduan antara tangkai dan bunga itulah yang serupa dengan bentuk sikat gigi. Selain itu, warna ungunya juga menambah kesan mewah dan menawan.
Dilansir ORCHID SPECIES, anggrek sikat gigi punya habitat yang beragam, mulai dari dataran rendah, savana, area berkayu, hingga dataran tinggi. Penyebarannya sendiri mencakup wilayah Asia, yaitu India, Thailand, Semenanjung Malaya, hingga Indonesia. Seperti spesies lain, anggrek sikat gigi harus selalu basah dan hidup di area lembap agar tidak mati kekeringan.
3. Anggrek bayam hidup di Semenanjung Malaya hingga Jawa

Berdasarkan data dari Plants of the World Online, Dendrobium hasseltii atau anggrek bayam hanya menghuni tiga daerah, yaitu Semenanjung Malaya, Pulau Sumatra, Jawa, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Tanaman ini punya bunga yang kecil, melebar, dan berwarna ungu. Sayangnya, tak banyak informasi yang diketahu mengenai anggrek bayam. Oleh sebab itu, penelitian dan observasi lebih dalam harus dilakukan untuk mengungkap berbagai fakta dan misteri terkait tanaman eksotis ini.
4. Anggrek matahari jawa adalah spesies khas Gunung Bromo

Thelymitra javanica atau anggrek matahari jawa merupakan spesies khas yang hanya bisa ditemukan di beberapa tempat, salah satunya Gunung Bromo. Dilansir Kabar Alam, salah satu habitat alami anggrek matahari jawa adalah Savana Lembang Wetangan di Gunung Bromo. Di tempat tersebut, anggrek ini tumbuh subur dan menjadi bagian penting bagi ekosistem lokal.
Ia tak hanya menawan dengan bunga berwarna ungunya. Justru, anggrek matahari jawa memiliki nektar yang menjadi makanan bagi berbagai hewan seperti serangga dan burung. Anggrek matahari jawa merupakan spesies terestrial dengan bunga selebar 2.5 centimeter. Umumnya, habitat utama anggrek ini adalah daerah dengan ketinggian sekitar 2000-2600 mdpl.
5. Spathoglottis parviflora merupakan anggrek terestrial

Bunga ini memiliki lebar sekitar 2.5 centimeter dengan perbaduan warna ungu, putih, dan kuning yang saling melengkapi. Ia merupakan spesies asli Pulau Papua dan habitatnya mencakup daerah setinggi 700-3,600 mdpl. Nama ilmiahnya adalah Spathoglottis parviflora, menariknya spesies ini belum memiliki nama umum atau nama lokal. S. parviflora merupakan anggrek terestrial yang bisa ditemukan di atas tanah. Dalam sehari, ia harus mendapat asupan sinar matahari secara konstan agar bisa bertahan hidup.
Anggrek berwarna ungu asli Indonesia menambah kekayaan biodiversitas. Tak hanya menawan karena warnanya, mereka juga menjadi bagian penting bagi alam, lingkungan, dan ekosistem itu sendiri. Adapun, kita harus melindungi dan menjaga eksistensi semua anggrek tersebut. Mereka harus dilestarikan dan jangan sampai musnah atau diperjualbelikan secara ilegal.



![[QUIZ] Berdasarkan Hewan Mitos Ini, Kami Tahu Karakteristik Sifat Aslimu](https://image.idntimes.com/post/20240701/rhii-photography-nk1nj3ea3ea-unsplash-a74db85953aa3d1ade59d6f75fab33d4.jpg)







![[QUIZ] Dari Jenis Bintang Favoritmu, Ini Cara Kamu Menghadapi Tantangan](https://image.idntimes.com/post/20250519/reign-abarintos-ckxtsjwu-i-unsplash-4c4e0935346233c8fec14261a45ff371-007b40cbd707b51771f718b1af252a2c.jpg)






