Kebakaran hutan dan lahan sering dikaitkan dengan pepohonan yang hangus, asap tebal, dan hilangnya kawasan hijau. Namun, kerusakan akibat kebakaran tidak berhenti pada bagian hutan yang terlihat dari permukaan. Tanah, organisme kecil, hingga proses alami yang menopang kehidupan hutan juga dapat mengalami perubahan setelah api berhasil dipadamkan.
Dampak tersebut menarik untuk diketahui karena sebagian proses pemulihan hutan berlangsung di bawah permukaan tanah atau melibatkan hubungan antarorganisme yang sulit diamati secara langsung. Tingkat kerusakannya pun bergantung pada intensitas kebakaran, kondisi lingkungan, dan jenis organisme yang terdampak. Berikut lima dampak karhutla yang dapat memengaruhi kondisi hutan dalam jangka panjang.
