Taman Nasional Nambung menjadi habitat berbagai satwa liar khas Australia Barat (commons.wikimedia.org/Calistemon)
Taman Nasional Nambung tidak hanya dikenal karena bentang alamnya, tetapi juga menjadi habitat bagi berbagai satwa liar asli Australia. Kawasan konservasi ini dihuni oleh beragam jenis hewan, seperti western grey kangaroo, emu, ekidna, Gould's monitor (biawak lokal), hingga beberapa jenis ular. Selain itu, taman nasional ini juga menjadi tempat perlindungan penting bagi burung langka yang terancam punah seperti Carnaby's black cockatoo.
Beragam satwa tersebut mampu beradaptasi dengan sangat baik di lingkungan yang relatif kering ini. Ada reptil yang berlindung di dalam liang tanah saat cuaca panas, ada pula mamalia yang lebih aktif mencari makan pada sore hari untuk menghindari teriknya matahari. Sebagai kawasan konservasi, Taman Nasional Nambung berperan penting dalam menjaga habitat alami agar satwa-satwa ini tetap lestari di alam liar.
Di balik The Pinnacles yang menjadi ikonnya, Taman Nasional Nambung ternyata menyimpan banyak fakta menarik. Mulai dari bentang alam, sejarah geologi, hingga kekayaan hayatinya, semuanya menjadikan kawasan ini memiliki keunikan tersendiri.