5 Hiu Unik yang Hidup di Samudra Atlantik, Apakah Mereka Berbahaya?

- Samudra Atlantik menjadi habitat hiu putih besar, hiu sirip hitam, hiu pasir, hiu lemon, dan hiu pemintal, dengan ukuran, habitat, serta persebaran yang berbeda.
- Hiu putih besar tergolong berbahaya karena dapat menyerang manusia; hiu sirip hitam dapat menyerang saat terganggu, sedangkan hiu pasir dan hiu lemon dilaporkan tidak agresif.
- Hiu pasir berstatus terancam punah, sementara hiu lemon dan hiu pemintal rentan atau terancam akibat kerusakan habitat, pencemaran, perburuan, serta tangkapan tidak sengaja.
Samudra Atlantik merupakan samudra yang berlokasi diantara benua Amerika, Afrika, dan Eropa. Samudra Atlantik terkenal akan suhunya yang dingin dan ombaknya yang tinggi. Seperti samudra lain, Samudra Atlantik juga menjadi rumah bagi banyak spesies ikan yang unik dan menarik. Nah, salah satu jenis ikan yang bisa ditemukan di Samudra Atlantik adalah ikan hiu.
Pertama, ada hiu putih besar yang merupakan hewan migrasi dan bisa ditemukan hampir di seluruh wilayah Samudra Atlantik. Kemudian, ada juga hiu lemon yang terkadang tertangkap oleh nelayan secara tidak sengaja. Di sisi lain, di perairan dangkal juga hadir hiu sirip hitam yang ukurannya tak terlalu besar. Penasaran dengan hiu-hiu tersebut? Maka dari itu, mari simak pembahasan berikut.
1. Hiu putih besar

hiu putih besar (commons.wikimedia.org/Olga Ernst) Carcharodon carcharias atau hiu putih besar merupakan hiu predator terbesar di dunia. Dilansir Britannica, hiu ini mampu tumbuh hingga sepanjang 6.4 bobot dan bobot maksimalnya ada di angka 2.7 ton. Walau besar, kecepatan berenangnya tetap tinggi dan ia sangat lincah. Terkadang, bahkan hiu putih besar bisa melompat ke permukaan air dalam rangka menerkam mangsa.
Hiu putih besar termasuk salah satu hiu yang cukup berbahaya. Tak jarang, ia mengira manusia sebagai makanan dan akhirnya menyerang. Karena memiliki rahang besar dan gigi bergerigi yang tajam, hiu ini bisa dengan mudah memutuskan tangan dan mengoyak daging manusia. Gak cuma di Samudra Atlantik, ikan ini juga bisa ditemukan di Samudra Pasifik, bahkan sampai ke Australia.
2. Hiu sirip hitam

hiu sirip hitam (commons.wikimedia.org/Amada44) Dilansir A-Z Animals, Carcharhinus limbatus atau hiu sirip hitam sering terlihat di perairan dangkal, area karang, teluk, dan laguna yang kedalamnnya tak lebih dari 60 meter. Di tempat-tempat tersebut, hiu sirip hitam hanya akan berkelana dan berenang dengan tenang. Ukuran hiu ini juga tak terlalu besar dengan panjang maksimal sekitar 2.9 meter dan bobot di angka 122 kilogram.
Sebenarnya, hiu sirip putih merupakan hiu yang tenang dan tidak agresif. Namun, jika diganggu ia bisa berbalik menyerang. Tercatat, ada beberapa kasus serangan yang melibatkan ikan ini. Untungnya, semua serangan tersebut tidak berakibat fatal. Seperti namanya, ikan ini mudah dikenali dari ujung siripnya yang berwarna hitam. Ia juga sering ditangkap, dipancing, dan dimakan sebagai sup.
3. Hiu pasir

hiu pasir (commons.wikimedia.org/Brian Norwood) Ikan dengan nama ilmiah Carcharhinus plumbeus ini merupakan hewan terancam punah. Secara spesifik, ia masuk ke kategori engdangered atau terancam. Artinya, hewan ini memiliki risiko kepunahan dalam waktu dekat. Tercatat, populasinya terus menurun dan hal tersebut diakibatkan oleh kerusakan habitat, pencemaran, reproduksi yang lambat, dan perburuan yang berlebihan.
Dilansir Florida Museum, ikan ini sering diburu dan ditangkap oleh para nelayan. Ukurannya juga kecil dengan panjang maksimal 2.5 meter dan bobot di angka 250 kilogram. Gak cuma itu, ia juga tidak agresif dan tak pernah menyerang manusia. Di alam liar, makanan ikan ini mencakup hewan kecil seperti ikan, reptil laut, moluska, dan krustasea. Jadi, ia tidak menganggap manusia sebagai makanan.
4. Hiu lemon

hiu lemon (commons.wikimedia.org/Pterantula) Laman Fishbase menjelaskan kalau Negaprion brevirostris atau hiu lemon bisa ditemukan di dua daerah. Pertama, ikan sepanjang 2 - 3 meter ini menghuni wilayah Samudra Atlantik, tepatnya Amerika Serikat, Meksiko, hingga Brazil. Selain di Samudra Atlantik, ia juga bisa ditemukan di Samudra Pasifik, tepatnya di Baja California hingga Ekuador. Terakhir, ikan predator ini hanya bisa menyelam hingga kedalaman 92 meter.
Seperti hiu pasir, hiu lemon juga terancam punah dan masuk ke kategori vulnerable atau rentan. Dalam hal ini, kerusakan habitat dan perburuan liar sangat mengancam kehidupannya. Terkadang, ia juga menjadi baycatch atau secara tidak sengaja tertangkap di jaring atau pancing nelayan. Secara umum, hiu lemon juga tidak berbahaya, tidak agresif, dan tidak pernah menyerang manusia.
5. Hiu pemintal

hiu pemintal (commons.wikimedia.org/sercfisheries) Dikutip iNaturalist, Carcharhinus brevipinna atau hiu pemintal mampu tumbuh hingga sepanjang 3 meter. Namun, badannya cukup ringan dengan bobot maksimal yang hanya 90 kilogram. Alhasil, badannya ramping, kecepatan berenangnya cukup tinggi, dan ia sangat lincah hingga bisa melompat. Sembari melompat, hiu ini akan menerkam mangsa yang berupa ikan atau moluska.
Di Samudra Atlantik, ikan ini bisa ditemukan di Amerika Serikat, Meksiko, Argentina, hingga Afrika. Selain di Atlantik, hiu pemintal juga menghuni Samudra Pasifik mulai dari India, Sumatra, hingga Jawa. Artinya, ikan ini merupakan spesies migrasi yang bisa berenang sejauh ribuan kilometer. Sayangnya, walau punya penyebaran yang luas ikan ini merupakan hewan yang terancam punah.
Kamu harus berhati-hati saat berada di Samudra Atlantik. Sebab, beberapa spesies hiu di sana merupakan spesies yang cukup berbahaya. Jika tidak hati-hati dan waspada, maka kamu bisa menjadi santapan mereka. Walau begitu, sebenarnya hiu merupakan hewan eksotis yang harus dilindungi. Dalam hal ini, kita gak boleh mengganggu dan mengusik ikan tersebut.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)













![[QUIZ] Apakah Kamu Lebih Pintar dari Anak Kelas 3 SD? Cek Lewat Kuis Ini](https://image.idntimes.com/post/20241128/pexels-roman-odintsov-12719336-a5acca04764a1f672191184fcff0b913.jpg)



![[QUIZ] Bisakah Kamu Bertahan Hidup di Luar Angkasa? Cek dari Kuis Berikut](https://image.idntimes.com/post/20240628/kuis-apakah-kamu-bisa-bertahan-di-bulan-8-2399956a7c58b65e8d6093eb17d74fa7.jpg)



