ilustrasi polusi udara (pexels.com/Anton Ivanov)
Menurut IQAir, PM2.5 menjadi polutan utama yang biasa muncul dalam laporan kualitas udara. Karena ukurannya yang sangat kecil, partikel ini dapat masuk jauh ke dalam tubuh dan berpotensi memunculkan risiko kesehatan, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.
Dalam berbagai laporan AQI, PM2.5 juga sering muncul sebagai polutan utama karena potensinya yang melebihi ambang batas keamanan dan berdampak pada populasi besar. Efeknya, paparan partikel tersebut dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan.
Pada jangka pendek, risikonya termasuk gangguan seperti iritasi pada tenggorokan dan saluran udara, batuk hingga kesulitan bernapas. Sementara untuk jangka panjang, ada bahaya yang lebih serius seperti Rhinitis, gangguan paru-paru, bronkitis, ISPA hingga penyakit kulit.