ilustrasi kucing tidur (pexels.com/FOX)
Masih sama seperti jawaban apakah kucing bisa bermimpi. Kucing pun bisa mendapatkan mimpi buruk. Hal tersebut mungkin berkaitan dengan pengalamannya dikejar predator atau bahkan disakiti oleh manusia.
Kamu bisa melihat tanda-tanda kucing sedang bermimpi, lho. Misalnya, kumis, mata, mulut, dan kulitnya yang tampak berkedut saat sedang tidur. Di luar itu, kucing juga mungkin tampak bernapas lebih cepat dalam periode waktu singkat. Namun, itu tidak karena masalah pernapasan, ya.
Pawrents mungkin terkejut ketika mendapati kucing bergerak saat tertidur dan bermimpi. Namun, tak perlu mengkhawatirkan hal itu. Akan lebih baik jika membiarkan kucing tetap tidur dan jangan membangunkannya, ya. Pasalnya, kucing juga ingin menikmati mimpinya.
Akan tetapi, ada pengecualian jika kucingmu memiliki masalah kesehatan, misalnya punya sesak napas atau kejang. Mimpi buruk mungkin menyebabkan gangguan kesehatannya kambuh. Dalam kondisi ini, kamu perlu membangunkan anabul dengan menepuknya secara perlahan.
Sudah jelas jawaban apakah kucing bisa bermimpi adalah bisa. Namun, tidak diketahui pasti mimpi apa yang terbayang oleh anabul saat sedang tidur.
Apakah kita boleh membangunkan kucing yang sedang bermimpi buruk atau mengigau? | Sangat tidak disarankan. Saat kucing bermimpi buruk (biasanya ditandai dengan desisan, geraman, atau tubuh yang menegang), mereka berada di fase tidur terdalam (REM). Jika Anda membangunkan mereka secara mendadak dengan menyentuhnya, insting pertahanan diri mereka akan aktif seketika. Kucing yang kaget bisa langsung mencakar, menggigit, atau merasa stres dan disorientasi. Jika Anda benar-benar ingin menenangkannya, panggillah namanya dengan lembut dari jarak aman tanpa menyentuhnya. |
Apakah kucing yang buta sejak lahir juga bisa bermimpi? | Bisa, namun bentuk mimpinya berbeda. Manusia atau hewan yang buta sejak lahir tidak memproses mimpi dalam bentuk visual atau gambar. Mimpi kucing buta akan didominasi oleh stimulasi sensorik lainnya yang mereka gunakan sehari-hari, seperti suara (audio), aroma (penciuman), dan sensasi sentuhan pada kumis serta kulit mereka. Mereka mungkin bermimpi tentang suara kaleng makanan yang dibuka atau aroma pemiliknya. |
Mengapa kucing tua lebih jarang bermimpi dibandingkan anak kucing (kitten)? | Ini berkaitan dengan fungsi tidur untuk memproses memori. Anak kucing (kitten) menghabiskan waktu yang jauh lebih lama di fase tidur REM karena otak mereka sedang aktif menyerap, mempelajari, dan menyusun miliaran informasi baru setiap harinya. Sementara itu, kucing senior atau tua memiliki rutinitas yang monoton dan informasi baru yang diproses lebih sedikit, sehingga intensitas fase tidur REM mereka berkurang. |
Apa itu Locus Coeruleus dan apa hubungannya dengan gerakan kucing saat bermimpi? | Locus Coeruleus adalah bagian kecil di batang otak kucing yang berfungsi sebagai "tombol kelumpuhan" sementara saat tidur. Bagian ini melepaskan zat kimia untuk mencegah otot-ofot besar kucing bergerak, sehingga mereka tidak benar-benar berlari atau melompat saat bermimpi berburu. Kedutan kecil pada kaki atau kumis terjadi karena sistem ini tidak memblokir gerakan motorik halus 100%. |