Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Cara Merawat Ikan Guppy, Tutorial Mudah bagi Pemula
ilustrasi cara merawat ikan guppy (pixabay.com/Zucky123)
  • Siapkan akuarium satu hingga dua minggu sebelum guppy masuk, dengan air bersih, filtrasi, tanaman hidup, suhu 24–25°C, pH 7–8, dan kesadahan 8–12 dGH.
  • Guppy perlu dipelihara berkelompok dalam akuarium persegi panjang; gunakan rasio satu jantan untuk dua hingga tiga betina agar ikan tidak mudah stres.
  • Karantina guppy baru selama tiga hingga tujuh hari, lalu beri pakan bergizi secukupnya dua hingga tiga kali sehari untuk menjaga pencernaan dan kualitas air.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Poecilia reticulata atau ikan guppy adalah jenis ikan air tawar yang popular menghiasi akuarium. Ikan yang berasal dari Amerika Serikat ini mempunyai beragam sebutan, beberapa di antaranya ikan gupi, ikan seribu, ikan cere, atau suwadakar. Di kalangan pedagang ikan hias, guppy juga dijuluki million fish karena mudah berkembang biak.  

Guppy masuk ke dalam deretan ikan yang mudah dipelihara. Warnanya beraneka ragam dan pola ekor yang cantik. Meskipun ukurannya kecil, tetapi ikan guppy tangguh dan kuat. Ikan ini ramah terhadap penghuni lain dan cinta damai. Berikut ringkasan singkat cara merawat ikan guppy:

1.  Mengatur lingkungan akuarium ikan

ilustrasi mempersiapkan akuarium (pexels.com/MART PRODUCTION)

Langkah pertama sebelum memelihara ikan guppy yaitu mempersiapkan tempat tinggalnya. Akuarium dipersiapkan satu hingga dua minggu sebelum ikan baru masuk. Hal ini bertujuan untuk membentuk bakteri baik dan mencegah ikan mati.

Kualitas air dan suhu perlu diperhatikan untuk meminimalisir ikan stress, penyakit, atau kematian. Dilansir dari laman Buceplant persiapan lingkungan ikan guppy antara lain:

  • Ukuran akuarium: ikan guppy termasuk energik dalam berenang. Alangkah lebih baik memilih akuarium yang lebih besar karena guppy mudah berkembang biak. Gunakan akuarium ukuran 10 galon (kurang lebih 38 liter), jika ingin memelihara dua jantan dan empat betina ikan guppy;

  • Suhu air: apabila suhu air tidak stabil, ikan guppy rentan stress dan mati. Jaga suhu di antara 24 hingga 25 derajat Celsius. Suhu 27 derajat Celsius memang dapat mempercepat  tumbuh dan kembang biak ikan, tetapi mempersingkat umur menjadi sekitar 18 bulan;

  • Tingkat keasaman air: pH ideal untuk memelihara ikan guppy yaitu 7 hingga 8. Air ini baik untuk kesehatan dan warnanya;

  • Tingkat kesadahan air: air dengan kandungan kalsiun, magnesium, dan mineral yang optimal. Tingkat kesadahan (dGH) yang terbaik yaitu antara 8 sampai 12;

  • Sistem filtasi akuarium utnuk menjaga air tetap bersih dan penuh oksigen;

  • Berikan tanaman air hidup utnuk membantu penyaringan alami akuarium.

2. Rasio ikan guppy jantan dan betina

ilustrasi rasio ikan jantan dan betina (pixabay.com/lmxma)

Ikan guppy tipe suka sosialisasi sehingga tidak bisa dipelihara sendirian. Hindari memelihara ikan guppy jantan melebihi betinanya karena ikan mudah stress. Gunakan rasio satu ekor jantan didampingi dua sampai tiga ekor betina.

Guppy suka berenang di air dangkal dengan aliran sedang. Gunakan akuarium berbentuk persegi panjang mendatar supaya lebih luas.

3.  Karantina ikan guppy yang baru dibeli

ilustrasi karantina ikan guppy (pexels.com/patcharee tangtiang)

Salah satu kesalahan umum bagi pemula yaitu tidak melakukan karantina ikan setelah dibeli. Tidak ada karantina ikan baru dapat menyebabkan ikan mati atau masuknya bibit penyakit baru. Cara karantina ikan guppy yang baru dibeli yaitu:

  1. Persiapkan wadah karantina dengan air yang sudah diendapkan minimal 24 jam. Berikan sedikit aerator dengan aliran lembut dan sedikit garam ikan;

  2. Apungkan ikan guppy yang baru di dalam plastic ke dalam permukaan wadah karantina selama 15 hingga 30 menit supaya suhunya sama;

  3. Tambahkan air sedikit demi sedikit ke dalam kantong plastic setiap 15 menit kurang lebih 1 jam;

  4. Jaring ikan baru dan pindahkan ke wadah karantina;

  5. Jangan beri makan selama 24 jam pertama supaya tidak stress;

  6. Ikan guppy dikarantina dan diperiksa kesehatannya selama tiga hingga tujuh hari.

4. Berikan pakan yang cukup dan bergizi

ilustrasi memberi pakan ikan (pexels.com/强 王)

Ikan Guppy adalah si omnivora yang bisa memakan segalanya. Berikan pakan cukup, hindari memberikan pakan yang terlalu banyak karena berdampak pada sistem cernanya dan kualitas air di akuarium. Jadwal pemberian pakan dua hingga tiga kali sehari. Jenis-jenis pakan ikan guppy yaitu:

  • Pakan serpihan: sumber makanan utama ikan yang terdiri atas campuran bahan protein, karbohidrat, vitamin, dan nutrisi penting lainnya. Berikan pakan sedikit demi sedikit pada pagi dan malam hari. Mereka harus menyelesaikan makanannya sekitar 30 hingga 60 menit. Jika masih sisa, hilangkan dengan jaring;

  • Makanan hidup: jenis pakan yang merangsang naluri berburu, memenuhi protein, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Contohnya udang brine, cacing darah, daphnia, larva nyamuk, dan cacing tubifex;

  • Makanan beku atau kering: jenis pakan yang tahan lama dan minum parasit;

  • Tanaman: sumber makanan yang menyediakan serat dan vitamin pada ikan. Tanaman yang bisa dimakan yaitu alga, selada, bayam, dan mentimun.

 

Cara merawat ikan guppy tergolong mudah bagi pemula. Cek kesehatan ikan guppy secara berkala. Lantas, apakah kamu berminat merawat ikan guppy?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article