5 Ikan Laut Dalam dengan Bentuk Tubuh Unik yang Jarang Diketahui

- Laut dalam yang gelap, dingin, bertekanan tinggi, dan minim makanan membentuk adaptasi tubuh unik pada ikan untuk mencari mangsa serta bertahan hidup.
- Barreleye bermata tabung dalam kepala transparan, sedangkan whiptail gulper eel bermulut mengembang untuk menelan makanan besar di kedalaman laut.
- Tripod fish memakai sirip panjang sebagai penyangga, elephant fish mengandalkan moncong sensorik, sementara telescopefish memiliki mata besar dan menonjol.
Take a Deeper Reads

Di laut dalam, bentuk tubuh ikan sering berbeda jauh dari gambaran ikan yang umum dikenal. Lingkungan yang gelap, dingin, bertekanan tinggi, dan minim makanan mendorong munculnya beragam bentuk tubuh. Beberapa di antaranya memiliki mata, mulut, sirip, atau moncong dengan bentuk yang tidak biasa dan mencolok.
Keunikan tersebut bukan sekadar membuat penampilannya terlihat aneh di mata manusia. Bentuk tubuh tertentu berkaitan dengan cara ikan bertahan hidup dan memperoleh makanan di lingkungan yang sulit. Berikut lima ikan laut dalam dengan bentuk tubuh unik yang menarik untuk diketahui dan jarang terlihat.
1. Barreleye

Barreleye (flickr.com/GreenAnswers.com) Barreleye memiliki kepala transparan yang menutupi bagian depan tubuhnya. Di dalam bagian transparan tersebut terdapat dua mata berbentuk tabung yang mengarah ke atas saat mencari mangsa. Bentuk ini membuat wajahnya terlihat berbeda dari kebanyakan ikan laut dalam dan menjadi ciri yang paling mudah dikenali hingga kini.
Menurut MBARI, mata barreleye dapat berputar dari posisi menghadap ke atas menjadi mengarah ke depan saat ikan memakan mangsanya. Mata tersebut membantu melihat makanan di atas tubuhnya dalam perairan yang sangat redup dan gelap. Ikan ini hidup di zona senja pada kedalaman sekitar 600 hingga 800 meter.
2. Whiptail Gulper Eel

Whiptail gulper eel (mbari.org) Whiptail gulper eel memiliki tubuh panjang seperti belut dengan mulut yang ukurannya sangat besar. Bagian mulut dapat mengembang sehingga ikan ini mampu menelan makanan yang ukurannya cukup besar dibandingkan tubuhnya. Bentuk tersebut menjadi salah satu ciri paling mencolok dari ikan laut dalam ini.
Menurut MBARI, makanan di laut dalam relatif sulit ditemukan sehingga mulut besar membantu gulper eel menelan berbagai makanan yang ditemuinya. Spesies ini hidup di kedalaman sekitar 300 hingga 2.000 meter dan jarang terlihat dalam penelitian. Tubuhnya juga memiliki ujung seperti cambuk yang dapat bercahaya.
3. Tripod Fish

Tripod fish (flickr.com/NOAA Photo Library) Tripod fish memiliki sirip yang sangat panjang sehingga tubuhnya tampak berdiri di atas kaki ketika berada di dasar laut. Sirip tersebut dapat dipenuhi cairan dan menjadi kaku seperti penyangga. Bentuk tubuh seperti ini membuatnya terlihat menyerupai tripod yang berdiri di atas dasar laut dan menjadi ciri khasnya.
Menurut Smithsonian Ocean, tripod fish dapat menggunakan sirip yang memanjang itu sebagai penyangga saat berada di dasar laut. Ikan ini ditemukan di zona laut yang sangat dalam dengan tekanan ekstrem. Posisi tubuh tersebut berkaitan dengan kebiasaannya berada dekat dasar laut dan menunggu makanan yang terbawa arus.
4. Elephant Fish

Elephant fish (commons.wikimedia.org/George Berninger Jr.) Elephant fish memiliki moncong berdaging yang melengkung dan menyerupai belalai gajah. Bagian tersebut dilengkapi pori-pori sensorik yang membantu ikan mencari makanan di sekitar dasar laut. Bentuk moncongnya membuat penampilan ikan ini berbeda dari banyak ikan laut dalam lainnya dan menjadi ciri khas kelompoknya.
Menurut Monterey Bay Aquarium, elephant fish menggunakan moncongnya untuk menjelajahi dasar laut dan menemukan mangsa. Ikan ini termasuk kelompok chimaera yang memiliki kerangka berupa tulang rawan. Sirip dada yang menyerupai sayap juga digunakan untuk melayang di atas dasar laut saat bergerak mencari makanan.
5. Telescopefish

Telescopefish (commons.wikimedia.org/Emőke Dénes) Telescopefish memiliki mata yang sangat besar dan menonjol dibandingkan ukuran kepalanya. Mata tersebut membuat penampilannya terlihat tidak biasa dan menjadi salah satu ciri paling mudah dikenali. Ikan ini hidup di laut dalam dan termasuk kelompok yang jarang terlihat oleh manusia di habitat alaminya.
Menurut Smithsonian Ocean, telescopefish memiliki mata yang sangat besar dan penampilan yang sangat khas. Ikan ini jarang diketahui oleh masyarakat umum karena hanya sedikit orang yang pernah melihatnya secara langsung atau melalui rekaman. Bentuk matanya menjadi salah satu keunikan utama dari ikan laut dalam tersebut.
Bentuk tubuh ikan laut dalam dapat terlihat sangat berbeda karena kehidupan di kedalaman memiliki kondisi yang ekstrem. Mata besar, mulut yang dapat mengembang, sirip seperti kaki, dan moncong sensorik merupakan beberapa bentuk yang ditemukan pada ikan tersebut. Keunikan itu menunjukkan beragam cara ikan menyesuaikan bentuk tubuhnya dengan lingkungan laut dalam.






















