ilustrasi burung hantu (unsplash.com/Erik Karits)
Cahaya Bulan yang lebih terang saat fase purnama ternyata dapat memengaruhi aktivitas hewan nokturnal. Menurut studi yang terbit dalam Journal of Animal Ecology pada 2014, peneliti menganalisis respons 59 spesies mamalia nokturnal terhadap perubahan cahaya Bulan. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar spesies cenderung mengurangi aktivitas ketika malam lebih terang karena kondisi tersebut dapat membuat mereka lebih mudah terlihat oleh predator.
Namun, respons setiap hewan tidak sama karena beberapa spesies justru menjadi lebih aktif ketika cahaya Bulan membantu mereka melihat lingkungan dan mencari makanan. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh jenis hewan, kemampuan penglihatan, dan kondisi habitat tempat mereka beraktivitas. Jadi, cahaya terang saat harvest moon dapat ikut mengubah pola aktivitas hewan nokturnal, tetapi pengaruhnya bisa berbeda pada setiap spesies.
Harvest moon pada 26 September 2026 dapat diamati sepanjang malam, dengan waktu terbaik untuk menyaksikannya sekitar pukul 20.00 WIB hingga tengah malam. Selain menjadi pemandangan menarik, bulan purnama ini juga berkaitan dengan pasang surut air laut, potensi banjir rob, hingga perubahan aktivitas beberapa hewan nokturnal. Jadi, sudah siap mengamati harvest moon sambil memperhatikan berbagai fenomena yang terjadi di sekitarnya?