Saat membahas kebakaran hutan, kita biasanya membayangkan api yang menjalar di antara pepohonan, semak, dan rerumputan kering. Namun, sebagian kebakaran justru bisa berlangsung jauh di bawah permukaan tanpa menghasilkan kobaran besar yang mudah terlihat.
Penyebab Bara Api Bisa Bertahan di Bawah Tanah Berbulan-bulan

Kondisi ini terutama dapat terjadi di kawasan yang memiliki lapisan gambut tebal dan kering. Apa penyebab bara api bisa bertahan di bawah tanah berbulan-bulan, bahkan ketika permukaan terlihat sudah tidak terbakar? Berikut ini penyebabnya.
1. Gambut yang kering bisa terbakar perlahan dari dalam tanah

ilustrasi tanah gambut (commons.wikimedia.org/CaitNi) Gambut terbentuk dari sisa tumbuhan yang menumpuk selama waktu lama dan belum terurai sepenuhnya. Ketika lapisan ini mengering, terutama saat musim kemarau panjang, material tersebut menjadi bahan bakar yang mudah terbakar. Api dari permukaan dapat merambat ke lapisan gambut, kemudian berubah menjadi pembakaran tanpa nyala yang disebut smoldering fire.
Pada kondisi ini, gambut tidak terbakar dengan kobaran api seperti ranting atau daun kering. Bagian yang terkena panas membara perlahan, sementara udara tetap masuk melalui pori-pori dan celah di antara lapisan gambut. Pembakaran berlangsung sangat lambat karena oksigen yang tersedia jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kebakaran di permukaan. Justru karena prosesnya lambat, bagian gambut yang terbakar dapat tetap menyimpan panas dan terus membakar material di sekitarnya dalam waktu lama.
2. Lapisan gambut membuat panas sulit hilang

ilustrasi smoldering fire (commons.wikimedia.org/U.S. Fish and Wildlife Service Northeast Region) Gambut yang kering memiliki banyak rongga sehingga panas dari bagian yang sedang terbakar tidak langsung menyebar ke seluruh lapisan tanah. Kondisi ini membuat panas tetap terkumpul di sekitar area pembakaran dan membantu mempertahankan proses smoldering fire. Selama masih ada gambut kering di dekatnya, bara dapat berpindah perlahan dari satu bagian ke bagian lain.
Kedalaman kebakaran juga membuat prosesnya sulit terlihat dari permukaan. Tanah di atas bagian yang membara bisa saja tidak menunjukkan api sama sekali, sementara beberapa sentimeter atau puluhan sentimeter di bawahnya masih terdapat material yang panas. Air hujan pun belum tentu langsung menghentikan pembakaran jika tidak berhasil membasahi lapisan gambut yang sedang terbakar. Bagian yang lebih dalam dapat tetap panas dan kembali aktif ketika kondisi di sekitarnya menjadi lebih kering.
3. Bara bisa bertahan sampai musim kemarau berikutnya

ilustrasi smoldering fire (commons.wikimedia.org/U.S. Fish and Wildlife Service Northeast Region) Kebakaran gambut dapat bergerak perlahan ke samping maupun ke lapisan yang lebih dalam selama masih tersedia bahan bakar dan udara. Karena kecepatannya sangat rendah, sumber panas tersebut dapat bertahan jauh lebih lama daripada api yang terlihat di permukaan. Ada kebakaran bawah tanah yang berlangsung selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, bahkan dapat melewati periode ketika permukaan sudah tampak tidak terbakar.
Masalahnya, bara yang tersisa bisa menjadi sumber api baru ketika kondisi kembali kering. Penurunan kadar air pada gambut membuat bahan bakar di sekitarnya lebih mudah terbakar, sementara retakan atau rongga tanah dapat menyediakan udara tambahan. Bara yang sebelumnya tidak terlihat kemudian dapat memicu kebakaran di permukaan atau membuka jalan bagi api untuk menyebar ke area gambut lain.
Kebakaran seperti ini menjadi salah satu penyebab bara api bisa bertahan di bawah tanah berbulan-bulan. Permukaan yang sudah tidak berasap belum tentu menandakan seluruh sumber panas sudah hilang. Selama lapisan gambut masih menyimpan bara, kebakaran dapat terus berlangsung diam-diam dan kembali terlihat ketika kondisi lingkungan kembali mendukung.
Referensi:
"Here's how wildfires can burn underground for months or even years." CBC. Diakses pada Agustus 2026.
"Zombie Fires Burning in the Peat." Ontario Nature. Diakses pada Agustus 2026.












![[QUIZ] Pilih Dinosaurus, Kami Tebak Kepribadianmu Alpha, Beta, atau Omega](https://image.idntimes.com/post/20250605/upload_99e150093c7e8121498fcaf79084a3a6.jpg)


![[QUIZ] Kamu Anak Gunung atau Anak Pantai? Cari Tahu dari Kuis Ini](https://image.idntimes.com/post/20250226/quiz-kamu-anak-gunung-atau-anak-pantai-cek-berdasar-karaktermu-2-f3e3c491e4e213b376987f9e254be8a2.jpg)





