7 Fakta Cangak Laut, Burung Air Besar dari Lahan Basah Indonesia

- Cangak laut (Ardea sumatrana) adalah burung air besar berleher panjang, tersebar dari Asia Tenggara hingga Australia, termasuk pesisir Sumatra, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua Barat.
- Dengan tinggi hingga 1,15 meter dan bentang sayap 1,9 meter, cangak laut berburu ikan serta krustasea di perairan dangkal, terutama saat surut dan remang-remang.
- Cangak laut memerlukan rawa mangrove berpohon tinggi untuk bersarang serta hamparan lumpur untuk mencari makan; populasinya berkepadatan rendah dan diduga hilang secara lokal di sejumlah pesisir.
Bertubuh besar dan gelap dengan leher menjulang, burung air ini terlihat sangat mengesankan. Burung ini berjalan mengarungi perairan dangkal dengan langkah terukur. Matanya yang kekuningan mengamati pergerakan ikan. Ia adalah cangak laut.
Cangak laut atau great-billed heron merupakan jenis burung air berukuran sangat besar dan berleher panjang. Burung ini sering terlihat di wilayah pesisir. Ukurannya yang besar bukan satu-satunya daya tarik. Tahukah kamu kalau burung air raksasa ini dijuluki burung aligator? Cari tahu lewat fakta unik burung cangak laut atau great-billed heron berikut ini!
1. Burung apa itu cangak laut?

Burung cangak laut sedang mencari makan. (commons.wikimedia.org/Doreen) Cangak laut atau great-billed heron (Ardea sumatrana) merupakan jenis burung cangak berukuran sangat besar yang hidup di pesisir Asia Tenggara sampai Australia. Cangak laut ini masih satu saudara dengan cangak merah, cangak abu, kuntul perak, dan berbagai jenis kuntul lainnya yang ada di Indonesia. Meskipun begitu, cangak laut paling dekat kekerabatannya dengan cangak perut-putih atau white-bellied heron (A. insignis) yang hidup di kaki pegunungan Himalaya dan jauh lebih langka.
2. Cangak laut berukuran sangat besar

Burung cangak laut di Pulau Menjangan, Taman Nasional Bali Barat. (commons.wikimedia.org/ꦥꦤ꧀ꦗꦶꦒꦸꦱ꧀ꦠꦶꦄꦏ꧀ꦧꦂ) Cangak laut tergolong jenis burung cangak yang berukuran sangat besar dan berleher sangat panjang. Menurut catatan laman Birds of the World, cangak laut memiliki tinggi mencapai 1,15 meter dengan berat 1,3—2,6 kilogram. Bentang sayapnya selebar 1,9 meter.
Beda dari cangak merah yang lebih banyak dikenal, cangak laut terlihat lebih besar dan lebih gelap. Warna cangak laut cenderung abu-abu gelap polos agak kecokelatan. Paruhnya juga lebih besar dan kokoh. Matanya kuning atau cokelat keperakan yang cukup mencolok.
3. Cangak laut tersebar dari Asia Tenggara sampai Australia

Burung cangak laut bertengger di pohon. (commons.wikimedia.org/Alan Bell) Cangak laut punya wilayah sebaran yang sangat luas. Menurut laman Animalia, cangak laut tersebar dari Asia Tenggara sampai Australia. Di Indonesia, burung ini ada di pesisir Sumatra, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara, sampai Papua Barat.
Cangak laut biasanya terlihat di wilayah pantai, hamparan lumpur, anak sungai di hutan bakau, serta lokasi-lokasi pesisir lainnya. Kadang ia juga muncul di wilayah pedalaman, utamanya di sungai yang ditumbuhi pepohonan dan rawa-rawa. Yang pasti, cangak laut jarang terlihat di habitat terbuka.
4. Cangak laut mampu buru mangsa berukuran besar

Burung cangak laut di tepi pantai. (commons.wikimedia.org/Jacob Littlejohn) Belum banyak yang diketahui dari kebiasaan makan cangak laut. Di Australia, cangak laut biasanya makan ikan dan krustasea seperti kepiting. Di Borneo, cangak laut juga menangkap ikan tembakul (mudskipper). Akan tetapi, bila dilihat dari ukuran tubuh dan paruhnya yang sangat besar, cangak laut kemungkinan juga makan mangsa berukuran besar.
Saat berburu, cangak laut biasanya berdiri di tepi air atau berjalan pelan menyusuri perairan dangkal. Burung ini mencari makan saat air sedang surut, lalu terbang ke pepohonan saat air mulai pasang. Cangak laut biasanya paling aktif di waktu remang-remang.
5. Cangak laut perlu pohon bakau besar untuk bersarang

Burung cangak laut sedang berjemur. (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp) Cangak laut bangun sarang yang berukuran sangat besar. Menurut laman Heron Conservation, sarang cangak laut selebar 1,2—1,3 meter dengan ketebalan 30—40 sentimeter. Tiap tahun, sarangnya digunakan kembali dan diperbaiki, sehingga ukurannya bisa jadi lebih besar.
Cangak laut biasanya membangun sarangnya di pohon bakau, utamanya tumbuhan api-api (genus Avicennia) yang cukup besar untuk menopang sarangnya. Fondasinya terbuat dari batang-batang besar, lalu didalamnya diisi dengan ranting dan dedaunan. Sarangnya itu dibangun menjorok di atas air.
6. Cangak laut dijuluki burung aligator

Burung cangak laut terlihat di malam hari. (commons.wikimedia.org/Greg Schechter) Tahukah kamu kalau cangak laut dijuluki "burung aligator" (alligator bird) atau "burung banteng" (bull-heron) di Australia? Cangak laut memang dikenal suka bersuara. Namun, ada satu vokalisasinya yang sangat mengesankan.
Cangak laut mengeluarkan suara raungan atau auman gahar yang terdengar berat dan bergema. Suara ini disebut-sebut mirip suara banteng atau buaya yang sedang marah. Itulah sebabnya cangak laut disebut alligator bird atau bull heron. Suara ini terdengar di malam hari, atau saat si burung merasa terganggu dan sedang melindungi sarangnya.
7. Cangak laut perlu habitat spesifik untuk bisa hidup

Burung cangak laut di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur. (commons.wikimedia.org/Francesco Veronesi) Sebagai burung air berukuran besar, cangak laut punya kebutuhan habitat yang sangat spesifik. Cangak laut perlu kawasan rawa bakau yang ditumbuhi banyak pohon tinggi untuk berbiak. Hamparan lumpur terbuka di sekitarnya diperlukan untuk mencari makan.
Cangak laut memang tersebar sangat luas, tapi kepadatan populasinya sangat rendah. Burung ini kemungkinan telah punah secara lokal di wilayah pesisir beberapa negara, termasuk do sebagian wilayah Indonesia. Menurut laman Birds of the World, cangak laut relatif umum di Sumatra bagian timur, umum terlihat di Sulawesi bagian barat, dan sering dijumpai di Sumbawa. Keberadaannya juga tercatat di beberapa kawasan lindung, seperti Taman Nasional Kutai dan Taman Nasional Alas Purwo.
Cangak laut perlu perlindungan yang lebih baik terhadap habitat aslinya di kawasan mangrove. Tanpa ekosistem lahan basah yang sehat, banyak spesies burung air mengesankan di Indonesia seperti cangak laut gak bisa melangsungkan kehidupannya. Setelah tahu lebih banyak, bagaimana pendapatmu tentang burung cangak laut atau great-billed heron?
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















