Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Fakta Unik Burung Fulmar, Benarkah Cairan Perutnya Bisa Membunuh?
tampak dekat kepala burung fulmar (commons.wikimedia.org/Fulmars (Fulmarus glacialis), Head of Mula by Mike Pennington)
  • Burung fulmar adalah burung laut dari famili Procellariidae yang mirip camar dan dikenal karena kebiasaannya menyemburkan cairan perut berbau busuk untuk melindungi diri.
  • Terdapat dua jenis burung fulmar, yaitu fulmar utara di Arktik dan fulmar selatan di Antarktika, dengan ciri fisik hampir serupa namun berbeda pada bentuk paruhnya.
  • Cairan perut burung fulmar mengandung ester lilin dan trigliserida yang dapat merusak bulu predator hingga menyebabkan kematian, menjadikannya mekanisme pertahanan alami yang mematikan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernah dengar burung fulmar? Burung satu ini hidup di laut lepas dan cuma kembali ke daratan kalau mau berbiak. Sepintas, tampilannya mirip banget dengan burung camar.

Burung fulmar atau petrel-camar merupakan jenis burung laut yang hidup dekat dengan kutub utara dan kutub selatan. Burung ini dikenal luas suka menyemburkan cairan perut panas untuk melindungi diri. Konon, cairan perutnya ini mematikan, lho! Benarkah? Yuk, cari tahu lewat tujuh fakta unik burung fulmar berikut ini!

1. Ternyata kerabat burung albatros

tampak dekat burung fulmar di permukaan laut (commons.wikimedia.org/Elma)

Burung fulmar sebenarnya merupakan burung petrel-camar. Ia sejenis burung petrel, yakni burung laut berhidung tabung yang hidup di laut lepas. Ia dinamakan petrel-camar karena tampilannya mirip burung camar. Burung fulmar merupakan bagian dari famili Procellariidae, sehingga berkerabat dengan burung albatros.

Burung fulmar dikenal luas karena kebiasaan uniknya. Burung ini suka menyemburkan cairan berbau busuk dari dalam perutnya saat merasa terancam. Bahkan, nama fulmar sebenarnya berasal dari bahasa Nordik Kuno yang berarti "burung camar bau" yang merujuk pada kebiasaan uniknya itu.

2. Dua jenisnya terpisah oleh perairan tropis

burung fulmar selatan di Antarktika (commons.wikimedia.org/TESSIER Ewan)

Burung fulmar cuma ada dua jenis, yaitu burung fulmar utara atau petrel-camar utara (Fulmarus glacialis) yang hidup di Arktik dan burung fulmar selatan atau petrel-camar selatan (F. glacialoides) yang hidup di Antarktika. Variasi warna burung fulmar cukup beragam. Ada yang sebagian besar putih dengan mantel abu-abu muda atau abu-abu gelap seragam. Secara tampilan, kedua jenis burung fulmar hampir mirip. Paruh burung fulmar selatan biasanya lebih tipis dan panjang dari fulmar utara.

3. Burung camar versi kekar

tampak dekat burung fulmar (commons.wikimedia.org/Michael Haferkamp)

Burung fulmar tergolong burung laut yang cukup besar dan bertubuh kekar. Mengutip laman Animalia, Burung fulmar panjangnya mencapai 50 sentimeter dengan berat mencapai 1 kilogram. Rentang sayapnya sekitar semeter.

Sepintas, burung fulmar mirip banget dengan burung camar. Namun, bila dilihat lamat-lamat, burung fulmar kepalanya lebih pendek dan punya hidung tabung yang membedakannya dari burung camar. Kalau terbang, burung fulmar juga mengepakkan sayapnya dengan kaku. Ia sering terlihat terbang rendah di atas permukaan laut.

4. Satu dari sedikit burung dengan indra penciuman tajam

Burung fulmar sedang mencari mangsa. (commons.wikimedia.org/Noel Reynolds)

Tahukah kamu kalau burung fulmar merupakan satu dari sedikit jenis burung yang punya indra penciuman yang tajam? Menurut laman Ornithology, organ hidung burung fulmar berkembang dengan sangat baik. Burung fulmar bisa mendeteksi bau hingga jarak 20 mil atau 32 kilometer.

Burung fulmar sendiri memang berburu baik di siang dan malam hari. Pada malam hari, ia makan cumi-cumi yang naik ke permukaan laut. Pada siang hari, ia makan ikan-ikan yang bergerombol, sampah dari kapal, dan lain-lain. Menurut laman Oceanwide Expedition, burung fulmar bisa menemukan mangsanya dari aroma minyak ikan yang naik ke permukaan air.

5. Burung laut yang panjang umur!

Sepasang burung fulmar sedang bersarang. (commons.wikimedia.org/T. Müller)

Tahukah kamu kalau burung fulmar termasuk burung yang sangat panjang umur? Meski gak setua burung albatros, diketahui kalau burung fulmar rata-rata bisa hidup hingga usia 31,8 tahun di alam liar. Hebatnya lagi, laman Animal Diversity mengungkap kalau burung fulmar bisa hidup hingga lebih dari 50 tahun di penangkaran!

Ternyata, burung fulmar memang punya tingkat reproduksi yang lamban. Menurut laman Animalia, diketahui burung fulmar baru mulai bertelur pada usia 6—12 tahun. Setiap tahunnya, burung ini juga hanya menghasilkan sebutir telur.

Menariknya, tingkat keberhasilan berbiak burung fulmar memang meningkat seiring bertambahnya usianya. Angka kematian pada burung fulmar memang tinggi pada fase telur dan awal penetasan. Sebaliknya, angka kematian pada usia dewasa terbilang amat sangat rendah.

6. Suka menyemburkan cairan perutnya

Aksi anak burung fulmar saat melindungi diri. (commons.wikimedia.org/Siman Wagen)

Satu hal yang paling dikenal dari burung fulmar adalah kebiasaannya memuntahkan cairan perut untuk melindungi diri. Menurut laman Britannica, burung fulmar bisa menyemburkan cairan berbau busuk ini sejauh satu meter dengan begitu akurat. Menariknya, kebiasaan ini bersifat naluriah.

Anak burung fulmar diamati menyemburkan cairan berwarna kuning ini saat baru menetas. Setelah beberapa minggu, anak burung fulmar memang ditinggalkan induknya untuk mencari makan. Oleh karena itu, anak burung fulmar harus aktif melindungi diri dari ancaman bahaya.

Selain untuk melindungi diri, cairan perut ini juga punya banyak manfaat. Cairan perut ini bisa digunakan sebagai sumber makanan kaya energi untuk anak burung dan burung dewasa saat terbang jarak jauh. Kebiasaan ini juga berfungsi untuk meringankan bobot si burung supaya ia mudah terbang melarikan diri.

7. Muntahan burung fulmar bisa membunuh, benarkah?

burung fulmar di udara (commons.wikimedia.org/Buteo)

FYI, cairan berbau busuk ini diproduksi dan disimpan di proventrikulus, semacam pelebaran kerongkongan di tubuh burung fulmar. Menurut laman Animalia, cairan perut ini terdiri dari ester lilin (wax esters) dan trigliserida yang disimpan. Cairan ini berwarna kuning gelap, berminyak, dan berbau menyengat.

Lantas, benarkah cairan perut burung fulmar bisa membunuh? Cairan perut ini memang berbahaya dan bisa membunuh predator Seperti yang kamu tahu, burung fulmar bukan predator puncak. Ia dimangsa burung laut predator yang jauh lebih besar seperti burung skua, petrel raksasa, dan elang botak.

Cairan kental ini bisa membuat bulu predator jadi kusut sehingga burung predator itu tidak bisa terbang dan akhirnya mati. Menurut informasi dari laman Birds of the World, sekurang-kurangnya 20 spesies burung pernah mati akibat kontaminasi dari cairan perut burung fulmar. Beberapa di antaranya ada burung pemangsa, gagak, burung hantu, cangak, camar, sampai burung pengicau.

Sungguh burung yang menakjubkan, bukan? Setelah tahu lebih banyak, bagaimana pendapatmu tentang burung fulmar atau petrel-camar? Apa kamu tertarik untuk melihat aksi burung laut ini secara langsung?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team