4 Hewan yang Bisa Menyimpan Cadangan Energi dengan Cara yang Unik

- Unta menyimpan lemak di punuk sebagai sumber energi saat makanan sulit didapat; metabolisme lemak juga menghasilkan air, tetapi punuk bukan tangki air.
- Tupai menyebarkan biji dan kacang di banyak lokasi sebagai persediaan energi, sehingga risiko seluruh cadangan hilang akibat hewan lain atau kerusakan lingkungan berkurang.
- Beruang menimbun lemak sebelum hibernasi, sedangkan burung migran menambah lemak sebelum terbang jauh dan mengisi ulang cadangan di tempat persinggahan.
Hewan memerlukan energi untuk bisa bergerak, tumbuh, mempertahankan suhu tubuh dan menjalankan berbagai fungsi tubuh setiap harinya. Namun, pada saat makanan sulit ditemukan atau kebutuhan energi meningkat, maka ada beberapa hewan yang memiliki cara khusus untuk menyimpan cadangan energi agar tetap bisa bertahan hidup dalam kondisi tersebut.
Cadangan energi pada hewan tidak selalu disimpan dalam bentuk lemak seperti yang pada umumnya diketahui. Ada beberapa spesies yang memiliki mekanisme yang lebih unik, seperti mampu menyimpan lemak pada bagian tubuh tertentu atau mengubah sumber makanan menjadi cadangan yang nantinya bisa digunakan kembali saat diperlukan.
1. Unta

ilustrasi unta (pexels.com/Boris Hamer) Unta sering dianggap mampu menyimpan air di dalam punuknya, padahal bagian tersebut sebetulnya merupakan tempat penyimpanan cadangan lemak. Lemak yang ada bisa menjadi sumber energi pada saat unta berada di kondisi lingkungan yang panas dan sulit memperoleh makanan dalam jumlah yang cukup.
Pada saat cadangan makanan mulai berkurang, maka tubuh unta akan secara otomatis memecah lemak di bagian punuk untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan oleh berbagai jaringan tubuh. Proses metabolisme lemak nantinya akan menghasilkan sejumlah air sebagai hasil samping, namun bukan berarti punuk tersebut berfungsi sebagai tangki air seperti yang selama ini banyak dipercaya oleh orang-orang.
2. Tupai

ilustrasi tupai (pexels.com/Pixabay) Tupai memiliki strategi yang berbeda karena sebagian spesies ternyata kerap menyimpan makanan, seperti biji dan kacang di berbagai tempat untuk nantinya digunakan pada saat menghadapi musim tertentu. Makanan yang disembunyikan bisa menjadi semacam persediaan energi yang dapat diambil kembali pada saat kondisi lingkungan tidak memungkinkan.
Satu hal menarik adalah tupai tidak hanya mengandalkan satu lokasi penyimpanan karena mereka kerap menyebarkan persediaan makanan di banyak lokasi. Strategi ini membantu dalam mengurangi risiko kehilangan seluruh cadangan apabila sebagian makanan ditemukan oleh hewan lain atau rusak akibat kondisi lingkungan.
3. Beruang

ilustrasi beruang madu (unsplash.com/veverkolog) Sebelum memasuki periode hibernasi, beruang ternyata kerap meningkatkan asupan makanan secara signifikan untuk membangun cadangan lemak di dalam tubuhnya. Lemak tersebut nantinya akan menjadi sumber energi utama pada saat beruang harus mengurangi aktivitas dan tidak makan dalam waktu yang cukup lama pada periode tersebut.
Cadangan lemak turut membantu menyediakan energi untuk mempertahankan fungsi tubuh pada saat beruang berada di kondisi aktivitas yang rendah. Kemampuan dalam menyimpan energi dalam jumlah besar juga turut membuat beruang bisa melewati periode pada saat makanan sulit dijumpai tanpa harus terus keluar mencari sumber makanan.
4. Burung

ilustrasi migrasi burung (pexels.com/Aleksandar Pasaric) Burung kerap melakukan migrasi jarak jauh, sehingga harus menyediakan energi dalam jumlah yang besar karena perjalanan bisa berlangsung selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari. Sebelum melakukan perjalanan, beberapa jenis burung akan meningkatkan asupan makanan agar tubuhnya menyimpan lebih banyak lemak yang nantinya digunakan sebagai bahan bakar untuk terbang.
Lemak menjadi sumber energi yang cukup efisien karena menghasilkan energi yang cukup besar dibandingkan massa yang harus dibawa oleh tubuh burung. Cadangan tersebut nantinya Bisa berkurang secara signifikan selama perjalanan, sehingga burung migran biasanya akan memanfaatkan tempat persinggahan untuk kembali mencari makanan dan mengisi cadangan energi sebelum terbang kembali.
Cara hewan dalam menyimpan cadangan energi ternyata sangat beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi lingkungannya. Hewan-hewan di atas seolah mempersiapkan cadangan energi sebelum menghadapi berbagai keperluan yang berbeda-beda. Berbagai strategi tersebut menunjukkan bahwa tubuh dan perilaku hewan ternyata akan selalu beradaptasi untuk menghadapi periode berikutnya.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)







![[QUIZ]Pilih Batu Kristal Ini, Kami Tebak Seberapa Menyenangkan Dirimu](https://image.idntimes.com/post/20221101/pexels-mikhail-nilov-6932084-34ad38a2ffe93ff890d5524b702be458-e03bee3c9a58e880a05daed3dcc87574.jpg)
![[QUIZ] Apakah Kucingmu Pintar? Cari Tahu Lewat Kuis Ini](https://image.idntimes.com/post/20240912/apakah-kucing-pintar-800649d5b1db2e2d2e7ceeadc3a26252.jpg)










![[QUIZ] Pilih Lukisan Ini, Kami Tebak Kepribadianmu Alpha, Beta, atau Omega](https://image.idntimes.com/post/20250421/pexels-mikegles-30489641-5c4ec660248908e4a47ec88518a7b4c9-34b0e0336ca6850c474ecaf83728c913.jpg)

