Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Hewan yang Melakukan Migrasi Hampir Setiap Tahun
ilustrasi penyu (pexels.com/Richard DeFazio)
  • Migrasi hewan terjadi secara musiman untuk mencari makanan, tempat berkembang biak, dan menghindari cuaca ekstrem, dengan jarak tempuh yang bisa melintasi benua maupun lautan.
  • Paus bungkuk, zebra Afrika Timur, salmon, dan penyu hijau menjadi contoh hewan yang bermigrasi rutin setiap tahun demi kelangsungan hidup serta proses reproduksi mereka.
  • Migrasi tahunan mencerminkan adaptasi luar biasa terhadap perubahan lingkungan dan menegaskan pentingnya konservasi habitat agar siklus alami spesies tetap terjaga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Migrasi merupakan salah satu perilaku alami hewan untuk bisa bertahan hidup, sebab biasanya dilakukan secara musiman dan rutin setiap tahun. Hewan-hewan akan bermigrasi karena berbagai alasan, mulai dari kebutuhan mencari makanan, tempat berkembang biak, hingga menghindari potensi cuaca ekstrem.

Perjalanan migrasi pada umumnya akan menempuh jarak yang sangat jauh, bahkan ada yang harus melintasi benua dan lautan. Ada beberapa hewan berikut ini yang dikenal kerap melakukan migrasi setiap tahun dan alasan unik yang ada di balik perilaku unik tersebut.

1. Paus bungkuk

ilustrasi paus bungkuk (unsplash.com/Todd Cravens)

Paus bungkuk kerap bermigrasi setiap tahun dari perairan dingin kutub ke perairan hangat tropis untuk bisa berkembang biak dan melahirkan anak. Mereka akan meninggalkan daerah yang kaya makanan untuk menuju lokasi dengan suhu yang dianggap aman bagi bayi paus yang nantinya dilahirkan.

Perjalanan mereka dapat mencapai hingga jarak 8 ribu sampai 16 ribu kilometer setiap tahunnya, sehingga menjadikannya sebagai salah satu migrasi laut terjauh di dunia. Selama migrasi berlangsung, paus bungkuk kerap dikenal karena nyanyiannya yang khas dan bisa terdengar hingga ratusan kilometer di bawah laut.

2. Zebra di Afrika Timur

ilustrasi zebra (pexels.com/Magda Ehlers)

Setiap tahun zebra akan melakukan migrasi besar-besaran bersama dengan kawanannya melintasi, Serengeti di Tanzania hingga Maasai Mara di Kenya. Migrasi ini merupakan respons terhadap adanya perubahan musim dan ketersediaan air, serta rumput segar yang diperlukan.

Zebra akan menempuh ribuan kilometer melewati sungai, sabana, hingga padang rumput dengan risiko tinggi dari serangan predator yang juga medan yang sulit. Migrasi ini bukan hanya penting untuk keberlangsungan hidup mereka, namun juga memegang peran besar dalam ekosistem Afrika.

3. Ikan salmon

ilustrasi ikan salmon (pixabay.com/BarbaraJackson)

Salmon dikenal dengan migrasinya yang sangat epic dari laut, kembali ke air tawar untuk nantinya bertelur. Mereka ternyata menempuh perjalanan dari ratusan hingga ribuan kilometer dengan melawan arus sungai yang terbilang cukup deras, sehingga risikonya juga tinggi.

Migrasi ini sangat penting untuk siklus hidup salmon, sebab meski penuh dengan tantangan, seperti air terjun, jeram, hingga pemangsa, namun inilah yang menjadi tujuan utama untuk berkembang biak. Hebatnya ikan salmon tetap bisa kembali ke sungai tempat mereka menetas berkat kemampuan untuk mengenali aroma air.

4. Penyu hijau

ilustrasi penyu (pexels.com/River Nelson-Esch)

Penyu hijau melakukan migrasi dari tempat mencari makan di laut menuju pantai tempat mereka dilahirkan untuk nantinya bertelur. Jarak migrasi tersebut bahkan bisa mencapai lebih dari 2 ribu kilometer dan mereka bisa mengenali pantai asalnya hanya dengan menggunakan medan magnet Bumi.

Migrasi penyu terjadi secara teratur setiap beberapa tahun dan kerap menjadi waktu penting untuk mendukung proses reproduksi mereka. Sayangnya, aktivitas manusia seperti pembangunan pantai sering kali mengganggu proses alami yang sangat penting untuk penyu.

Migrasi tahunan bukan hanya sekadar perjalanan penting, melainkan bagian dari siklus hidup banyak spesies di alam bebas. Setiap hewan yang bermigrasi menunjukkan proses adaptasi luar biasa terhadap perubahan musim dan tantangan lingkungan. Dukungan terhadap konservasi habitat bisa memastikan mereka bermigrasi setiap tahun untuk keberlangsungan generasi mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team