Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Pemburu yang Diserang Hewan Ganas, Malah Jadi Mangsa?

6 Pemburu yang Diserang Hewan Ganas, Malah Jadi Mangsa?
ilustrasi burung hantu terbang (pixabay.com/Petr)
Intinya Sih
  • Artikel menyoroti enam kisah nyata pemburu yang justru diserang oleh hewan buruannya, mulai dari buaya, rusa, harimau Siberia, burung hantu, kuda nil, hingga serigala Alaska.
  • Beberapa pemburu seperti Krit Krutchaiyan dan Rodney Buffett berhasil selamat meski mengalami luka serius, sementara Vladimir Markov tewas dimangsa harimau Siberia setelah memburunya.
  • Kisah-kisah ini menunjukkan bahwa naluri bertahan hidup hewan liar bisa berbalik mengancam manusia ketika merasa terancam atau terganggu di habitatnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Kamu mungkin suka dengan kisah-kisah tentang beruang, anjing, harimau, dan ular, yang membunuh apa pun itu. Namun bagaimana hewan-hewan mematikan itu bukan membunuh sesama hewan, melainkan manusia. Tak hanya ada di cerita fiksi terkait kisah-kisah pemburu yang menjadi buruan—hal ini juga terjadi dalam kehidupan nyata.

Yap, kali ini kita akan membahas kisah-kisah para pemburu di kehidupan nyata yang diserang oleh mangsanya sendiri. Dalam kasus lain, mereka juga dimangsa oleh hewan yang menyadari kehadiran pemburu tersebut dan merasa terancam. Yuk, simak kisahnya!

1. Pemburu bebek yang diserang buaya

ilustrasi buaya dalam air
ilustrasi buaya dalam air (pixabay.com/Jörg Rohrer)

Pada tahun 2016, pemburu bebek berusia 50 tahun bermama Krit Krutchaiyan, hendak naik kayak di Everglades, Florida, Amerika Serikat untuk berburu bebek. Saat berada di atas kayak, ia mengaku seperti melihat sebatang kayu di air dan menendangnya. Rupanya, kayu itu adalah buaya. Tak terima, buaya itu pun menggigitnya.

Untungnya, teman Krit Krutchaiyan memukul buaya itu dengan kayak untuk melepaskan gigitan buaya. Dikutip CBS Miami, teriakan minta tolong mereka menarik perhatian seorang petugas pemadam kebakaran yang sedang tidak bertugas. Petugas pemadam kebakaran itu segera membawa Krutchaiyan yang terluka ke Alligator Alley. Ia pun dijemput oleh helikopter sheriff. Meskipun begitu, cedera yang dialami Krutchaiyan sendiri tidak mengancam nyawanya.

2. Pemburu rusa yang diserang buruannya sendiri

ilustrasi rusa jantan besar
ilustrasi rusa jantan besar (pixabay.com)

Hewan paling menakutkan di Amerika Utara bukanlah singa gunung atau beruang grizzly. Singa gunung dan beruang grizzly tampak jinak dibandingkan dengan rusa jantan besar yang menyerang seorang pemburu. Yap, Rodney Buffett melihat seekor rusa jantan besar di pantai selatan Newfoundland, Amerika Serikat, ia mengangkat senapannya untuk menembak rusa tersebut sebanyak dua kali.

Rusa tersebut terlihat jatuh dengan keempat kakinya menjulang ke atas. Mengira bahwa rusa tersebut sudah mati, Rodney Buffett pun mendekatinya. Namun, tiba-tiba rusa itu bangkit kembali dan menyerangnya. Dikutip CBC News, rusa itu menyeruduk Buffett dengan tanduknya, dan mengibaskannya ke udara. Kemudian, rusa itu menginjak-injak tubuh Buffett.

Rodney Buffett sendiri berhasil menendang rusa tersebut beberapa kali sebelum rusa besar itu mengalah dan berlari ke hutan. Buffett sendiri segera diterbangkan ke tempat aman dan hebatnya selamat hanya dengan beberapa jahitan, serta tanpa cedera internal.

3. Pemburu harimau Siberia yang dimangsa buruannya sendiri

ilustrasi harimau Siberia
ilustrasi harimau Siberia (pixabay.com/Marcel Langthim)

Harimau Amur (yang dikenal sebagai harimau Siberia) punya berat hingga seperempat ton. Seperti dikutip NPR, harimau besar biasanya memiliki panjang 3 meter dari hidung hingga ekor. Tapi harimau Siberia bisa melompat sejauh 7,6 meter.

Pemburu liar asal Rusia bermama Vladimir Markov, memburu seekor harimau Siberia. Ia menembaknya dan melukainya. Namun, alih-alih terkapar karena luka yang diterimanya, harimau itu malah balas dendam.

Harimau Siberia itu mengikuti jejak Vladimir Markov ke pondok tempat ia tinggal, dan menghancurkan semua barang miliknya. Kemudian si harimau duduk di dekat pintu depan untuk menunggu Markov pulang. Yap, ia menunggu selama dua hari. Markov sendiri tidak menduga dengan apa yang menimpanya ketika ia tiba di rumah. Harimau itu menyerang dan kemudian memakannya.

4. Pemburu rusa yang diserang burung hantu

ilustrasi burung hantu terbang
ilustrasi burung hantu terbang (pixabay.com/Petr)

Harimau dan buaya adalah predator, dan naluri membunuh hanyalah bagian dari genetika mereka. Sementara itu, rusa besar bukanlah predator, tetapi berat tubuh mereka bisa mencapai 680 kilogram. Ini membuktikan bahwa rusa besar bisa saja menjadi predator jika mereka mau. Tetapi bagaimana dengan burung hantu, yang biasanya terlihat santai dengan duduk di pepohonan, dan mustahil menyerang manusia. Tapi dugaan kamu salah jika mengetahui fakta berikut.

Pada musim gugur tahun 2013, Mike Adney yang sedang berburu rusa, diserang seekor burung hantu yang mencoba menjadi pahlawan dengan menendang dan menjatuhkan pemburu itu hanya dengan cakarnya. Menurut stasiun berita lokal, Adney sendiri sedang berkamuflase di tempat persembunyiannya di atas pohon. Namun seketika, burung hantu itu terbang ke wajahnya, mengenai mata kanannya dan meninggalkan 8 bekas tusukan. Akibatnya, Adney terjatuh dari atas pohon. Meskipun begitu, nyawanya selamat.

5. Pemburu yang diserang kuda nil

ilustrasi kuda nil
ilustrasi kuda nil (pixabay.com/Sylwia Głowska)

International Business Times menyebut kuda nil sebagai hewan paling mematikan di Afrika. Yap, kuda nil yang kelihatan menggemaskan dan lucu ini sebenarnya telah membunuh banyak orang ketimbang buaya, ular berbisa, atau bahkan singa. Sebab, kuda nil bisa berlari hingga 20 mil per jam, yang kira-kira sepertiga kecepatan cheetah. Tak hanya itu, kudal nil punya bobot yang bisa mencapai 1 ton.

Spencer Tyron mengetahui hal ini ketika berburu di Danau Rukwa di Tanzania. Seekor kuda nil jantan menjungkirbalikkan perahunya dan menggigit kepala serta bahunya hingga putus. Jadi, kudal nil bukan hewan yang menggemaskan, ya.

6. Pemburu diterkam serigala Alaska

ilustrasi serigala Alaska
ilustrasi serigala Alaska (pixabay.com/Marcel Langthim)

Menurut Fairbanks Daily News-Miner, pada Desember 2012, seorang pemburu bernama Lance Grangaard sedang mengendarai mobil salju di sungai Alaska yang membeku. Sayangnya, seekor serigala menerkamnya. Hewan itu mencengkeram lengan Grangaard dengan rahangnya yang tajam dan mencoba menarik Grangaard dari mobil saljunya. Grangaard melompat dari mobil salju, menjepit serigala itu di atas es. Serigala itu melolong dan melepaskan cengkeramannya, lalu mundur.

Pihak berwenang tidak tahu mengapa serigala tersebut menyerang seseorang yang mengendarai mobil salju. Itulah sebabnya Grangaard harus mendapatkan serangkaian vaksinasi rabies setelah kejadian tersebut. Adapun, seorang ahli biologi satwa liar negara bagian menyebut serangan itu sebagai kejadian yang sangat langka.

Nasib buruk bisa datang menimpa siapa saja, termasuk para pemburu yang sudah kita bahas di poin-poin sebelumnya. Tapi bagaimana jika nasib buruk ini datang karena ulah diri sendiri. Semoga menjadi pelajaran, ya, bagi kita semua.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira

Related Articles

See More