Kodachrome yang diduga foto alien (youtube.com/Slidebox Media)
Surat kabar The Guardian melaporkan bahwa Joseph Beason menemukan slide Kodachrome (potongan film transparan positif berwarna yang diproduksi oleh Kodak) di antara barang-barang milik seorang perempuan bernama Hilda Blair Ray setelah ia meninggal. Dua slide menunjukkan makhluk kecil yang mengerut di dalam kotak kaca, tengkoraknya panjang dan rongga matanya besar. Apakah itu alien?
Joseph Beason menghubungi mantan mitra bisnis dan videografernya, Adam Dew. Mereka kemudian menghubungi Tom Carey, seorang pensiunan pengusaha dengan latar belakang antropologi yang telah menulis buku tentang Roswell. Tom Carey sendiri menganggap bukti tersebut meragukan, tapi Joseph Beason yakin bahwa itu alien.
Joseph Beason, Adam Dew, dan Tom Carey meminta seorang ilustrator digital untuk membuat gambar 3D tentang bagaimana rupa tubuh tersebut jika masih hidup. Mereka mengirimkan slide tersebut ke Kodak (yang mengkonfirmasi bahwa slide tersebut tidak dimanipulasi dan berasal dari tahun 1945–1950). Dew membawa foto-foto tersebut kepada Eleazar Benavides, seorang veteran yang mengaku telah melihat alien Roswell. Benavides bilang, "Itulah yang saya lihat pada tahun 1947."
Dengan penuh percaya diri, Tom Carey menyatakan pada konferensi UFO tahun 2014, "Kita punya bukti yang tak terbantahkan!" Mereka mencari dana untuk film dokumenter. Mereka pun mengadakan acara siaran langsung berjudul Bewitness, dengan biaya tiket antara 20 hingga 86 dolar AS (Rp353 ribu—1,5 juta) untuk 7.000 orang.
Beberapa hari setelah acara tersebut, seseorang yang terlibat membocorkan hasil pemindaian beresolusi tinggi itu. Dengan menggunakan aplikasi peningkatan kualitas foto, papan nama dalam gambar tersebut akhirnya bisa dibaca: "Mayat mumi anak laki-laki berusia dua tahun." Para skeptis tentang teori UFO akhirnya menemukan siapa yang menyumbangkan mumi tersebut ke Museum Arkeologi Chapin Mesa dan juga menemukan foto-foto penemuan awal mumi tersebut pada tahun 1896. Jadi, itu bukanlah alien.