Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Insiden Roswell, Misteri Jatuhnya UFO yang Hebohkan AS pada 1947
Di Pangkalan Udara Angkatan Darat Fort Worth, Mayor Jesse A. Marcel dari Houma, LA - memegang puing-puing foil dari insiden UFO Roswell, New Mexico, pada 8 Juli 1947. (commons.wikimedia.org/Fort Worth Star-Telegram)
  • Insiden Roswell 1947 bermula dari penemuan puing oleh peternak William Brazel di New Mexico, yang awalnya dikira UFO namun kemudian disebut sebagai balon cuaca oleh militer AS.
  • Penyelidikan lanjutan mengungkap bahwa puing tersebut berasal dari Proyek Mogul, operasi rahasia militer AS untuk mendeteksi aktivitas nuklir Soviet, sehingga menimbulkan spekulasi dan teori konspirasi luas.
  • Meski banyak klaim tentang alien dan bukti palsu seperti foto, video autopsi, hingga slide Kodachrome, laporan resmi menyimpulkan tidak ada bukti keberadaan makhluk luar angkasa di Roswell.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pesawat ruang angkasa alien atau UFO sebenarnya tidak jatuh di Roswell, New Mexico pada tahun 1947. Tapi bukan berarti tidak ada yang jatuh—memang ada benda yang terjatuh di Corona, New Mexico, 120 kilometer di luar Roswell. Nah, puing-puingnya kemudian dibawa ke Lapangan Udara Angkatan Darat Roswell.

Dikutip ABC News, jajak pendapat Time-CNN mengungkapkan bahwa, pada peringatan 50 tahun kecelakaan itu, 65 persen orang Amerika percaya bahwa ada UFO yang jatuh. Namun, insiden Roswell justru diabaikan hingga tahun 1978, ketika National Enquirer menerbitkan kembali artikel berita asli yang mengumumkan piring terbang tersebut. Jadi, cerita UFO diheboh-hebohkan oleh episode Unsolved Mysteries tahun 1989. Berikut ini kita akan membahas beberapa penjelasan tentang insiden Roswell.

1. William Brazel, orang pertama yang diduga menemukan puing-puing UFO

Surat kabar di Roswell Daily Record yang berjudul: "RAAF Menangkap Piring Terbang di Peternakan di Wilayah Roswell". (commons.wikimedia.org/Roswell Daily Record)

Pada 14 Juni 1947, seorang peternak bernama William Brazel atau yang dipanggil Mac, menemukan puing-puing di peternakannya, atau sekitar 120 kilometer di luar Roswell, New Mexico. Ia pun menyerahkan puing-puing itu kepada sheriff di Roswell. Dikutip Smithsonian Magazine, Brazel menemukan puing-puing yang terdiri dari potongan karet, kertas timah, dan kertas yang cukup keras, serta ranting. Kedengarannya memang bukanlah puing-puing dari UFO, sih.

Militer pun terlibat, dan nama William Brazel jadi viral karena dikaitkan dengan kisah piring terbang (UFO). Dalam sebuah wawancara dengan Roswell Daily Record keesokan harinya, Brazel mengaku menyesal karena membeberkan laporan puing-puing tersebut. Ia bilang bahwa puing-puing itu adalah balon cuaca.

2. Mayor Jesse Marcel dan puing-puing yang ditemukan

Di Pangkalan Udara Angkatan Darat Fort Worth, Mayor Jesse A. Marcel dari Houma, LA - memegang puing-puing foil dari insiden UFO Roswell, New Mexico, pada 8 Juli 1947. (commons.wikimedia.org/Fort Worth Star-Telegram)

Mayor Jesse Marcel muncul di lokasi kejadian. Ada foto dirinya memegang puing-puing dan bukti ini menjadi bagian penting untuk membantah teori UFO. Namun, menurut wawancara yang diterbitkan ulang oleh The Huffington Post, puing-puing yang diperlihatkan Jesse Marcel kepada pers itu palsu. Puing-puing sebenarnya adalah jenis material yang tidak biss diidentifikasi, seperti material mirip kayu dengan hieroglif di atasnya. Nah, material ini fleksibel, tapi tidak bisa dipatahkan atau dibakar.

Pihak militer AS diduga membawa puing-puing itu kembali ke pangkalan militer dan mencoba menyatukannya kembali. Komandan Jesse Marcel kemudian memerintahkan untuk memuat sebagian material ke dalam pesawat dan membawanya ke Pangkalan Angkatan Udara Carswell. Kemudian, para perwira di Carswell membuat puing-puing tiruan dengan balon cuaca yang rusak untuk difoto Marcel dan dipamerkan ke pers.

Jesse Marcel menunggu tiga dekade untuk menceritakan versinya kepada publik. Putranya, Jesse Jr., mengatakan kepada ABC News, "Ayah saya menyimpulkan bahwa ini adalah kisah yang tidak boleh disembunyikan atau dikubur." Namun, beberapa orang skeptis dan menunjukkan bahwa Marcel sering membual tentang prestasi militernya. Jadi kemungkinan, Marcel bohong terkait masalah tersebut.

3. UFO atau balon cuaca?

Fisikawan Charles B. Moore memperlihatkan reflektor radar yang mirip dengan rangkaian balon dalam eksperimen Proyek Mogul. (commons.wikimedia.org/DaveThomasNMSR)

Ketika puing-puing tiba di pangkalan udara Roswell pada 8 Juli, komandan pangkalan Kolonel William Blanchard mengizinkan siaran pers yang memberitakan bahwa sebuah piring terbang telah ditangkap oleh Angkatan Udara AS. Roswell Daily Record menerbitkan sebuah berita yang mengatakan, "Kantor intelijen dari Grup Pengebom ke-509 di Lapangan Udara Angkatan Darat Roswell mengumumkan pada siang hari ini, bahwa lapangan tersebut ada Piring Terbang (UFO)." Mengapa militer yang konservatif justru membiarkan berita provokatif tersebar luas?

Keesokan harinya, Brigadir Jenderal Roger Ramey mengadakan konferensi pers. Ia dengan agresif menarik kembali pernyataan tersebut. Jenderal Roger Ramey mengatakan bahwa itu hanyalah balon cuaca yang tidak berbahaya.

Puing-puing tersebut kemungkinan berasal dari rangkaian balon penelitian yang diluncurkan dari Lapangan Udara Angkatan Darat Alamogordo pada 4 Juni 1947. Para petugas lapangan udara kehilangan kontak dengannya 27 kilometer dari peternakan Brazel. Bertahun-tahun kemudian, ilmuwan atmosfer Charles B. Moore, yang membantu meluncurkannya, menunjukkan sebuah perangkat yang sangat mirip dengan puing-puing yang difoto tersebut.

4. Apakah ditemukan mayat alien?

Personel Angkatan Udara menggunakan tandu dan kereta dorong untuk mengangkat boneka seberat 200 pon di lapangan dan untuk memindahkannya di laboratorium, seperti yang ditulis dalam buku Roswell Report: Case Closed (1997) oleh James McAndrew. (commons.wikimedia.org/United States Air Force)

Situs Skeptical Inquirer mencatat bahwa tidak ada penyebutan mayat alien dalam laporan insiden Roswell tahun 1947. Rupanya, penyebutan mayat alien baru muncul dalam buku dan artikel ufologi di tahun 1978. Dalam laporan tahun 1997, Angkatan Udara AS menyatakan bahwa ada boneka tiruan yang dijatuhkan dari balon penelitian sepanjang tahun 1950-an. Laporan Angkatan Udara AS menyatakan, "Tujuan dari studi ini adalah untuk merancang metode dalam mengembalikan pilot atau astronaut ke Bumi dengan parasut, jika terpaksa melarikan diri di ketinggian ekstrem."

Laporan tersebut mencatat bahwa salah satu boneka tiruan sangat mungkin disalahartikan sebagai alien. Hal ini bisa menjelaskan kenapa boneka tersebut punya mata kosong, kulit putih kebiruan, dan pakaian unik yang diklaim militer sebagai pakaian bertekanan. Selain itu, boneka tiruan itu punya berat 113 kilogram. Jadi sulit untuk dipindahkan.

Itulah kenapa militer menggunakan tandu untuk membawa boneka-boneka tersebut. Kemudian, untuk mengangkut boneka tiruan kembali ke pangkalan, mereka memasukkan boneka ke dalam ambulans. Pensiunan Kolonel Angkatan Udara AS Joe Kittinger bilang, "Sekarang jika seseorang di belakang layar menonton ini, mereka akan bilang, 'Wow, lihat alien yang mereka punya di sana.' Kami pikir banyak penampakan alien sebenarnya adalah hasil kerja kami dengan boneka uji coba."

5. Proyek Mogul

Rangkaian balon MOGUL untuk penerbangan di Pangkalan Angkatan Udara Holloman. Tiga reflektor sudut ML-307C/AP (kiri) adalah jenis yang ditemukan oleh W.W. “Mac” Brazel di peternakannya, pada Juni 1947. (commons.wikimedia.org/United States Air Force)

Kantor Sekretaris Angkatan Udara AS mengakui pada tahun 1994 bahwa memang ada sesuatu yang ditutup-tutupi. Puing-puing itu bukanlah balon cuaca. Benda yang diduga pesawat alien yang jatuh adalah balon mata-mata setinggi lebih dari 182 meter. Balon ini dimaksudkan untuk berada di atas troposfer dan mendeteksi apakah Rusia punya senjata nuklir atau tidak. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari operasi yang disebut Proyek Mogul.

Militer AS tidak bisa membocorkan proyek tersebut pada saat itu, karena dianggap bisa membahayakan operasi tersebut. Operasi tersebut sangat rahasia sehingga tingkat keamanannya sama dengan proyek bom atom. Kepada Smithsonian Magazine, Roger Launius, mantan kurator sejarah ruang angkasa di Museum Udara dan Luar Angkasa Nasional, mengatakan, "lebih baik ada pesawat ruang angkasa 'alien' yang jatuh di luar sana daripada mengatakan yang sebenarnya."

Pada awal tahun 1950-an, Walter Singlevich, direktur teknologi nuklir Pusat Aplikasi Teknis Angkatan Udara AS, dan seorang pilot helikopter muncul di gurun pasir dengan pakaian pelindung radiasi untuk mengambil salah satu balon cuaca. Mereka dilihat oleh seorang perempuan, dan karena terkejut, perempuan ini pingsan. Setelah memastikan bahwa perempuan itu tidak terluka, mereka meninggalkannya di sana karena misi tersebut terlalu rahasia untuk diketahui oleh siapa pun.

6. Apa penyebab kecelakaan tersebut?

Para penerbang di Pangkalan Udara Angkatan Darat Fort Worth dengan balon cuaca, pada 07/11/1947. (commons.wikimedia.org/Fort Worth Star-Telegram Photograph Collection)

Terlepas dari ceritanya, faktanya memang ada sesuatu yang menyebabkan kecelakaan di New Mexico. Jika itu adalah balon—baik balon cuaca atau mata-mata—mungkin saja balon itu meledak, dan material yang dibawanya jatuh ke tanah, termasuk boneka-boneka di dalamnya. Namun, jumlah puing yang dilaporkan oleh William Brazel tampaknya tidak membenarkan penjelasan ini.

Apakah militer AS sebenarnya ingin merebut teknologi Soviet? Dalam buku Area 51: An Uncensored History of America's Top Secret Military Base, Annie Jacobsen menjelaskan bahwa Uni Soviet menciptakan insiden Roswell sebagai peringatan bahwa mereka bisa memicu kepanikan UFO. Seperti yang dijelaskan oleh History, pada awal tahun 1950-an, pemerintah AS khawatir tentang meningkatnya histeria nasional seputar UFO.

7. Glenn Dennis, petugas kamar mayat yang mengaku melihat alien

Glenn Dennis (commons.wikimedia.org/US Gov)

Dikutip Skeptoid, pada tahun 1989—42 tahun setelah insiden Roswell—seorang petugas kamar mayat bernama Glenn Dennis menonton episode Unsolved Mysteries tentang insiden Roswell dan menghubungi ufolog terkenal bernama Stanton Friedman. Ia memberi tahu Friedman bahwa ia berada di Pangkalan Udara Angkatan Darat Roswell pada hari itu di tahun 1947, dan mengaku melihat alien. Dennis bilang bahwa alien yang dilihatnya itu berkepala besar dan terlihat berkeliaran di sekitar pangkalan. Dennis mengaku diancam dan diminta merahasiakan hal tersebut.

Nah, sebagian besar pernyataan tentang alien dari insiden Roswell berasal dari pengakuan Glenn Dennis. Anehnya, para peneliti Angkatan Udara AS justru menguatkan sebagian besar klaim tersebut. Tapi, insiden yang dijelaskan Dennis tidak melibatkan piring terbang yang jatuh.

Pada tahun yang sama, staf kamar mayat tersebut kesulitan melakukan autopsi terhadap mayat-mayat yang hancur akibat kecelakaan pesawat. Nah, makhluk berkepala besar yang berkeliaran kemungkinan adalah Kapten Dan Fulgham. Sebab, pada tahun 1959, ia menderita hematoma besar akibat cedera yang menyebabkan kepalanya membengkak. Adapun, Glenn Dennis sendiri mendirikan Museum dan Pusat Penelitian UFO Internasional, lengkap dengan boneka-boneka yang mereplikasi apa yang menurutnya terjadi di Roswell.

8. Pengakuan Letnan Walter Haut menjelang kematiannya

Walter Haut, seorang saksi insiden UFO Roswell (commons.wikimedia.org/United States Military)

Di ranjang kematiannya, Letnan Walter Haut, petugas humas di pangkalan pada hari itu di tahun 1947, mengakui dalam sebuah pernyataan tertulis yang dibuka setelah ia wafat. Ia menyatakan bahwa kisah balon cuaca merupakan upaya untuk menutup-nutupi sesuatu. Ia mengaku melihat objek sebenarnya, yang disimpan di hanggar.

Walter Haut mengaku berada di dekat jasad alien. Ia juga mengetahui tentang lokasi kecelakaan kedua. Di akhir pernyataan tertulisnya, Haut menulis, "Saya yakin bahwa apa yang saya amati secara pribadi adalah semacam pesawat dan awaknya dari luar angkasa."

Namun, beberapa yang skeptis berpendapat bahwa mental Walter Haut tidak dalam keadaan sehat ketika ia menulis pengakuan tersebut. Mungkin relevan juga dengan pengakuannya karena Haut ikut mendirikan Museum UFO Internasional bersama Glenn Dennis.

9. Apakah presiden Amerika tahu tentang UFO dan alien?

Presiden AS Donald J. Trump dan Mantan Presiden AS Barack Obama selama Pelantikan Presiden ke-58 di Washington, D.C., 20 Januari 2017. (commons.wikimedia.org/Sersan Staf Marianique Santos)

Barack Obama pernah bilang, "Dulu, UFO dan Roswell adalah konspirasi terbesar. Dan sekarang itu tampak biasa saja, gagasan bahwa pemerintah mungkin memiliki pesawat ruang angkasa alien." Namun, menurut ABC News, ketika anak-anak bertanya kepada Obama tentang Roswell, dia bilang, "Jika saya memberi tahu Anda, saya harus membunuh Anda."

Pada tahun 2014, Politico melaporkan bahwa, Bill Clinton baru menyelidiki insiden Roswell pada masa jabatan keduanya. "Tetapi tidak ada alien di Area 51. Jadi saya meminta semua dokumen Roswell ditinjau." Sejauh yang dia akui, Clinton tidak menemukan apa pun. Tapi dia mengatakan bahwa invasi alien mungkin satu-satunya hal yang dapat menyatukan umat manusia di dunia yang dianggapnya sangat terpecah belah.

Adapun, Donald Trump pernah mengatakan, "Saya tidak akan berbicara kepada Anda tentang apa yang saya ketahui tentang itu, tetapi itu sangat menarik." Nah, setelah menerima pengarahan singkat tentang UFO, ia menyatakan, "Orang-orang mengatakan mereka melihat UFO. Apakah saya mempercayainya? Tidak terlalu." Namun, belakangan ini, Donald Trump justru memerintahkan Pentagon untuk merilis berbagai dokumen, foto, serta video rahasia terkait Unidentified Flying Objects (UFO) atau Unidentified Anomalous Phenomena (UAP) kepada publik, seperti yang dikutip PBS News.

10. Slide Kodachrome, alien atau mumi?

Kodachrome yang diduga foto alien (youtube.com/Slidebox Media)

Surat kabar The Guardian melaporkan bahwa Joseph Beason menemukan slide Kodachrome (potongan film transparan positif berwarna yang diproduksi oleh Kodak) di antara barang-barang milik seorang perempuan bernama Hilda Blair Ray setelah ia meninggal. Dua slide menunjukkan makhluk kecil yang mengerut di dalam kotak kaca, tengkoraknya panjang dan rongga matanya besar. Apakah itu alien?

Joseph Beason menghubungi mantan mitra bisnis dan videografernya, Adam Dew. Mereka kemudian menghubungi Tom Carey, seorang pensiunan pengusaha dengan latar belakang antropologi yang telah menulis buku tentang Roswell. Tom Carey sendiri menganggap bukti tersebut meragukan, tapi Joseph Beason yakin bahwa itu alien.

Joseph Beason, Adam Dew, dan Tom Carey meminta seorang ilustrator digital untuk membuat gambar 3D tentang bagaimana rupa tubuh tersebut jika masih hidup. Mereka mengirimkan slide tersebut ke Kodak (yang mengkonfirmasi bahwa slide tersebut tidak dimanipulasi dan berasal dari tahun 1945–1950). Dew membawa foto-foto tersebut kepada Eleazar Benavides, seorang veteran yang mengaku telah melihat alien Roswell. Benavides bilang, "Itulah yang saya lihat pada tahun 1947."

Dengan penuh percaya diri, Tom Carey menyatakan pada konferensi UFO tahun 2014, "Kita punya bukti yang tak terbantahkan!" Mereka mencari dana untuk film dokumenter. Mereka pun mengadakan acara siaran langsung berjudul Bewitness, dengan biaya tiket antara 20 hingga 86 dolar AS (Rp353 ribu—1,5 juta) untuk 7.000 orang.

Beberapa hari setelah acara tersebut, seseorang yang terlibat membocorkan hasil pemindaian beresolusi tinggi itu. Dengan menggunakan aplikasi peningkatan kualitas foto, papan nama dalam gambar tersebut akhirnya bisa dibaca: "Mayat mumi anak laki-laki berusia dua tahun." Para skeptis tentang teori UFO akhirnya menemukan siapa yang menyumbangkan mumi tersebut ke Museum Arkeologi Chapin Mesa dan juga menemukan foto-foto penemuan awal mumi tersebut pada tahun 1896. Jadi, itu bukanlah alien.

11. Alien Autopsy: Fact or Fiction?

cuplikan film Alien Autopsy: Fact or Fiction (dok. Fox Television/Alien Autopsy: Fact or Fiction)

Menurut Times Online, diperkirakan ada satu miliar orang yang menonton Alien Autopsy: Fact or Fiction?, sebuah film dokumenter tentang video hitam putih yang diduga merupakan pembedahan salah satu alien Roswell. Time melaporkan bahwa Fox memperoleh hak atas rekaman berdurasi 17 menit karya Ray Santilli dan Gary Shoefield itu, dan merilisnya pada tahun 1995. Film tersebut menampilkan wawancara dengan para ilmuwan dan ahli efek khusus, yang semuanya kebingungan.

Time menyoroti betapa jelasnya video tersebut dipalsukan. Yap, seperti kamera yang kehilangan fokus untuk menyembunyikan kekurangan alien, fakta bahwa para pembuatnya tidak menyerahkan stok film untuk verifikasi, dan potongan film sinematik yang menunjukkan adanya lompatan waktu. Mereka yang punya pandangan kritis dalam menyikapi hal tersebut justru wawancaranya dipotong.

Dalam program Inggris berjudul Eamonn Investigates (2006), Santilli mengaku bahwa ia menjual video palsu. Namun, itu karena rekaman autopsi yang sebenarnya sudah terlalu rusak untuk digunakan. Karena itu, ia pun merekonstruksi secara tepat apa yang ditunjukkan oleh rekaman tersebut. "Ini tidak berbeda dengan merestorasi karya seni seperti 'Mona Lisa'," katanya. Kemudian ia membuat film komedi berdasarkan autopsi alien tersebut.

John Humphreys, yang mengerjakan efek khusus untuk Max Headroom dan Doctor Who, dipekerjakan untuk membuat alien menggunakan otak domba, isi perut ayam, dan tulang dari toko daging. Setelah syuting selesai, para produser memotong-motong boneka tersebut dan membuangnya ke tempat sampah di London.

12. Propaganda Joseph Stalin?

Majalah Propaganda Stalinis (commons.wikimedia.org/Adam Jones)

The Washington Post mengulas Area 51, sebuah buku yang ditulis oleh jurnalis independen yang berbasis di Los Angeles, Annie Jacobsen. Ia mengklaim bahwa tidak ada alien di Roswell. Menurut sumber anonim Jacobsen (yang konon merupakan veteran Proyek Manhattan dan Area 51), ada mayat di lokasi kejadian. Mayat-mayat itu milik anak-anak yang dimasukkan ke dalam UFO palsu—Horton Ho 229 bersayap tunggal, seperti yang dilansir The Telegraph, sebagai peristiwa false flag (bendera palsu).

Siapa yang tega melakukan hal seperti itu? Yap, siapa lagi kalau bukan penjahat perang Nazi, Dr. Josef Mengele. Sumber tersebut mengatakan kepada Jacobsen bahwa Mengele tidak mengembangkan rencana ini, tetapi diarahkan oleh Joseph Stalin, yang terinspirasi oleh siaran War of the Worlds.

History menunjukkan bahwa hubungan antara UFO dan gerakan politik bukanlah hal yang mustahil, nih. Panel Robertson (komite ilmiah rahasia bentukan CIA) berkumpul pada tahun 1953 untuk memutuskan apa yang harus diberitahukan kepada publik mengenai fenomena UFO, dalam rangka meminimalkan risiko kepanikan. CIA tidak khawatir tentang alien, tetapi hal ini tentang bagaimana ketakutan publik bisa dimanfaatkan. "Soviet akan menemukan cara untuk menggunakan besarnya minat publik terhadap UFO untuk memanipulasi, untuk menimbulkan kepanikan, yang kemudian dapat digunakan untuk melemahkan kohesi nasional." Yap, bisa dibilang, UFO adalah pengalihan isu.

Insiden Roswell akhirnya digambarkan sebagai jatuhnya UFO. Isu ini bahkan sangat terkenal, paling banyak diselidiki, dan juga paling banyak dibantah. Di sisi lain, ada teori yang membantah insiden itu karena dianggap gak masuk akal. Kamu sendiri, apakah percaya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article