- Timi sebaiknya hanya dikonsumsi dalam jumlah sedang.
- Minyak esensial yang berasal dari timol dapat berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
- Setiap kucing bereaksi berbeda terhadap makanan atau tanaman baru, jadi pantau kucing dengan cermat jika mereka mencoba timi untuk pertama kalinya.
5 Tanaman Herbal yang Wajib Dimiliki Cat Parents, Dijamin Kucing Suka!

- Artikel membahas lima tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan dan kebahagiaan kucing, yaitu catnip, calendula, timi kucing, goldenseal, dan echinacea.
- Setiap tanaman memiliki fungsi berbeda: catnip memicu reaksi emosional positif, calendula bersifat antiinflamasi, timi mendukung pencernaan dan kulit sehat, goldenseal menjaga keseimbangan mikroba, serta echinacea memperkuat imun.
- Penulis menekankan pentingnya pemberian dalam dosis kecil serta anjuran berkonsultasi dengan dokter hewan sebelum menggunakan suplemen herbal untuk memastikan keamanan kucing.
Sebagai cat parents, kita pasti ingin memberikan yang terbaik untuk kucing kesayangan. Tidak hanya makanan enak, mainan mahal, dan tempat tidur nyaman yang cat parents siapkan, tetapi juga tanaman yang berperan layaknya 'apotek' demi menunjang kesehatan dan kualitas hidup kucing.
Dengan menyiapkan tanaman herbal di sekitar rumah, artinya kamu sudah mengusahakan kehidupan yang berkualitas untuk kucing. Bagaimana tidak, beberapa jenis tanaman herbal ini mampu menyembuhkan masalah kesehatan pada kucing, bahkan ada yang membuat kucing merasa senang setelah mengendus aroma tanamannya. Penasaran tanaman herbal apa saja yang wajib dimiliki cat parents? Yuk, simak lima daftar tanaman herbal di bawah ini!
1. Catnip

Catnip adalah tanaman dengan nama latin nepeta cataria, yang mana tanaman ini termasuk dalam famili mint. Catnip berasal dari Eropa, Asia, dan Afrika, yang kemudian dibawa ke Amerika Utara dan sekarang tumbuh sebagai gulma di semua benua tersebut. Efek catnip pada kucing telah dikenal dalam ilmu pengetahuan sejak tahun 1700-an.
Ketika kucing mengendus catnip, senyawa kimia bernama nepetalactone yang terdapat dalam tanaman tersebut masuk ke jaringan hidung mereka. Di sana, senyawa ini berkaitan dengan reseptor protein yang merangsang neuron sensorik. Neuron-neuron ini kemudian mengirimkan sinyal ke otak. Sinyal tersebut kemudian mencapai dua bagian otak kucing, yaitu amigdala yang menangani respons emosional dan hipotalamus yang bertanggung jawab atas respons perilaku.
Di otak, mereka menciptakan reaksi yang mirip dengan reaksi yang disebabkan oleh feromon seks alami kucing. Efek catnip pada kucing biasanya berlangsung selama sekitar 10 menit. Setelah itu, kucing akan menjadi kebal sementara terhadap efek tanaman tersebut selama 30 hingga 30 menit.
Catnip dapat menyebabkan beberapa perilaku yang cukup tidak biasa dan menghibur, seperti mengendus atau mengunyah secara santai, menggosok kepala dengan kuat, ngiler, hingga berguling-guling. Lalu, apakah semua kucing terpengaruh oleh tanaman catnip? Jawabannya tidak, artinya hanya sekitar 70 hingga 80% kucing domestik yang bereaksi terhadap catnip. Respons tersebut diwarisi dari salah satu atau kedua induknya.
2. Calendula

Calendula juga dikenal sebagai pot marigold, paling sering digunakan sebagai antiinflamasi dan antiseptik topikal. Tanaman ini mengandung antioksidan, flavonodi, dan terpenoid yang kemungkinan berkontribusi pada efek antiinflamasinya. Tanaman ini juga lebih jarang digunakan untuk mengobati dan mencegah tukak lambung, serta membantu menurunkan kadar gula darah. Calendula paling sering digunakan pada anjing, kucing dan kuda.
3. Timi kucing

Timi kucing atau secara ilmiah disebut Thymus vulgaris adalah tanaman herba populer yang sering digunakan dalam masakan, berkat aroma dan rasanya yang khas. Tanaman kecil berdaun hijau ini mengandung minyak esensial yang di dalamnya terdapat senyawa seperti timol, yang bertanggung jawab atas aromanya yang kuat dan sifat antimikrobanya.
Tanaman ini umumnya aman untuk kucing dan tidak beracun. Namun, beberapa hal perlu diperhatikan ketika kucing mulai menyukai tanaman timi kucing, antara lain:
Jika dikonsumsi dalam jumlah kecil, timi memiliki beberapa manfaat yang mendukung kesehatan tubuh. Tanaman timi kucing mengandung vitamin A dan C yang mendukung kesehatan tubuh dan kesehatan kulit kucing, sifat antimikrobanya mampu mengatasi masalah pencernaan ringan, serta aroma timi dapat merangsang beberapa kucing seperti tanaman catnip.
Reaksi setiap kucing terhadap tanaman timi bisa bervariasi. Beberapa kucing mungkin sama sekali tidak tertarik, sementara yang lain mungkin tertarik pada aromanya yang kuat. Tanda-tanda kucing sangat menikmati tanaman timi adalah perilaku mengendus atau menggosokan tubuh pada tanaman timi dan mendengkur atau perilaku bermain-main. Sebaliknya, kucing yang tidak menyukai timi biasanya akan menghindar atau bersin-bersin.
4. Goldenseal

Goldenseal adalah tanaman herbal yang secara tradisional digunakan oleh masyarakat adat Amerika Utara dan menjadi populer selama abad ke-19 sebagai tanaman herbal 'penyembuh segala penyakit'. Saat ini, goldenseal masih menjadi tanaman herbal populer untuk pengobatan dan dapat membantu mendukung kesehatan hewan peliharaan.
Goldenseal memiliki reputasi yang sudah lama dikenal dalam pengobatan herbal Barat sebagai sekuru ampuh namun serbaguna untuk mengatasi gangguan pencernaan, stres imun, atau ketidakseimbangan pada mata, telinga, dan mulut. Tanaman ini mengandung berberin, alkaloid alami yang dikenal karena kemampuannya membantu menjaga keseimbangan mikroba dan mendukung keseimbangan peradangan. Hal ini menjadikannya pilihan populer untuk hewan peliharaan yang sedang pulih dari masalah akut atau yang terpapar iritan musiman atau lingkungan.
5. Echinacea

Echinacea merupakan tanaman herbal yang kaya akan khasiat obatnya. Ciri khas echinacea adalah bunganya yang berwarna ungu seperti bunga aster. Tidak hanya untuk manusia, echinacea juga bermanfaat untuk kucing dan anjing. Terlebih kapsul echinacea yang menawarkan stabilitas bahan yang lebih tinggi, dosis yang tepat, komposisi bebas alergen, dan kemudian pemberian.
Echinacea dapat membantu mendukung kesehatan kekebalan kucing. Misalnya, kucing yang mengalami infeksi saluran pernapasan atas berulang dapat memperoleh manfaat dari echinacea. Jika kamu kesulitan menemukan tanaman herbal ini, echinacea sudah banyak diolah menjadi suplemen yang lebih praktis dan tersedia tanpa resep, tetapi penting untuk berkonsultasi lebih dulu dengan dokter hewan untuk menentukan dosis dan kebutuahan yang sebenarnya.
Itu dia lima tanaman herbal yang bermanfaat untuk kesehatan kucing. Perlu diingat bahwa pemberian tanaman dalam dosis kecil sangat bermanfaat untuk kesehatan kucing, jadi sebaiknya tidak disarankan untuk menggunakannya terlalu banyak, ya! Jika kesulitan mencari tanamannya, beberapa tanaman herbal di atas juga sudah ada yang tersedia dalam bentuk suplemen.






















