ilustrasi mengenakan jaket motor di tengah musim hujan (pexels.com/Duy Nod)
Meski datang lebih lambat dan berlangsung lebih singkat, periode musim hujan 2026/2027 tetap perlu diwaspadai karena akumulasi curah hujan diprediksi berada di atas kondisi normal. Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani mengatakan kondisi tersebut memungkinkan hujan turun dengan intensitas tinggi dalam periode tertentu. Karena itu, singkatnya durasi musim hujan bukan berarti risikonya lebih rendah.
Curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat dapat meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi basah, terutama banjir dan longsor. Sejumlah wilayah yang secara historis rawan bencana tersebut perlu meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Aceh, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Papua, dan sebagian Maluku. BMKG juga mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan sistem drainase serta mempersiapkan langkah evakuasi sebelum memasuki periode awal dan puncak musim hujan.
Itulah informasi tentang kapan puncak musim hujan 2026 yang diprediksi BMKG berlangsung mulai Desember 2026 hingga Februari 2027. Waktunya berbeda di setiap wilayah, sehingga penting untuk tetap memperhatikan perkembangan cuaca. Semoga informasi ini membantu kamu lebih siap menghadapi musim hujan, ya.
Referensi
"BMKG: El Niño Sangat Kuat sedang Terjadi, Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Datang Lebih Lambat". BMKG. Diakses September 2026.