Diluncurkan dari Florida pada 1 April, para astronot meraih satu kemenangan demi kemenangan saat mereka dengan cekatan menavigasi kembalinya NASA ke bulan yang telah lama dinantikan, langkah besar pertama dalam membangun pangkalan bulan yang berkelanjutan.
Artemis II tidak mendarat di Bulan atau bahkan mengorbitnya. Namun, misi ini memecahkan rekor jarak Apollo 13 dan menandai jarak terjauh yang pernah ditempuh manusia dari Bumi ketika awak misi mencapai 252.756 mil (406.771 kilometer).
Kemudian, dalam adegan paling mengharukan dalam misi tersebut, para astronot yang berlinang air mata meminta izin untuk menamai sepasang kawah dengan nama pesawat bulan mereka dan mendiang istri Wiseman, Carroll.
Selama penerbangan melintas yang memecahkan rekor pada hari Senin, mereka mendokumentasikan pemandangan sisi jauh bulan yang belum pernah dilihat oleh mata manusia sebelumnya, bersama dengan gerhana matahari total.
Rasa keheranan dan cinta mereka membuat semua orang terpesona, begitu pula dengan foto-foto menakjubkan mereka tentang Bulan dan Bumi. Kru Artemis II meniru para penjelajah Bulan pertama Apollo 8 dengan "Earthset", memperlihatkan Bumi yang berwarna biru terbenam di balik Bulan yang abu-abu. Hal itu mengingatkan pada foto "Earthrise" terkenal Apollo 8 dari tahun 1968.