Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengapa Gerhana Matahari Total Hanya Berlangsung Beberapa Menit?
gambar gerhana matahari total (unsplash.com/Daniel Gomez)
  • Gerhana Matahari terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, membentuk bayangan yang dapat menutupi Matahari sepenuhnya atau sebagian.
  • Rotasi Bumi dan pergerakan Bulan di orbit membuat bayangan Bulan melaju melintasi permukaan Bumi, sehingga gerhana di setiap wilayah segera berakhir.
  • Fase totalitas hanya berlangsung beberapa menit karena terjadi di jalur umbra yang sempit, lebarnya kurang dari 80 kilometer, dan terus bergerak melintasi Bumi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kebanyakan fenomena langit biasanya terjadi di malam hari, beberapa di antaranya bahkan berlangsung di tengah malam hingga menjelang dini hari. Alhasil hanya sedikit orang yang punya kesempatan untuk menyaksikannya. Namun beda ceritanya dengan fenomena gerhana matahari total. Bertentangan dengan yang lain, gerhana satu ini hanya berlangsung di siang hari saat matahari masih bersinar terang.

Sayangnya gerhana matahari total sendiri termasuk fenomena yang cukup singkat. Di fase totalitasnya, gerhana hanya berlangsung selama beberapa menit. Kenapa begitu? Mengapa gerhana matahari total hanya berlangsung selama beberapa menit? Berikut jawabannya!

1. Bulan menutupi Matahari dan membentuk bayangan di Bumi

gambar bayangan Bulan yang menutupi Matahari (magnific.com/Starline)

Di masa lalu, ada banyak mitos yang beredar seputar gerhana matahari. Salah satu mitos yang populer menyebutkan bahwa gerhana terjadi karena raksasa menelan Matahari. Mitos ini muncul karena saat gerhana terjadi, Matahari perlahan hilang dan digantikan oleh bayangan hitam. Nyatanya gerhana terjadi bukan karena raksasa lapar memakan Matahari, melainkan karena bayangan Bulan yang menghalangi Matahari.

Dilansir NASA, gerhana matahari sendiri terjadi saat Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, sehingga membentuk garis sejajar. Keberadaan Bulan di antara keduanya kemudian menghasilkan bayangan yang menghalangi Matahari dari pandangan Bumi. Jika bayangan yang dihasilkan menghalangi Matahari sepenuhnya, maka fenomena ini disebut gerhana matahari total. Namun ada kalanya bayangan Bulan gak berhasil menutupi Matahari sepenuhnya sehingga menghasilkan gerhana matahari cincin atau gerhana matahari sebagian. 

2. Bayangan Bulan bergerak cepat melintasi permukaan Bumi

gambar jalur gerhana matahari total 2027 (nasa.gov/NASA/Goddard/SVS/Ernie Wrightk)

Terhalangnya Matahari selama gerhana tentu memberikan efek yang cukup besar pada Bumi. Selain suasana yang berubah temaram, suhu Bumi juga turun hingga 5 derajat Celcius. Untungnya hal ini gak berlangsung selamanya. Dilansir NASA, sama seperti planet lain, Bumi kita berputar dengan kecepatan 1.670 km/jam pada porosnya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Bulan yang bergerak dalam orbitnya dengan kecepatan 3.400 km/jam. Pergerakan Bumi dan Bulan secara otomatis juga membuat bayangan Bulan ikut bergerak. Sedikit demi sedikit bayangan ini bergerak melintasi permukaan Bumi, membuat gerhana di sebuah wilayah berakhir dan kembali mendapatkan sinar Matahari.

3. Mengapa gerhana matahari total hanya berlangsung selama beberapa menit?

gambar jalur umbra dang penumbra saat gerhana matahari (magnific.com/bgrfx)

Gerhana matahari total sebenarnya terdiri dari beberapa fase, termasuk fase totalitas di mana Matahari tertutup sepenuhnya oleh bayangan Bulan. Namun berbeda dengan fase lain yang bisa memakan waktu cukup lama, fase totalitas ini hanya terjadi dalam waktu yang singkat. Dilansir NASA, ketika Bulan menghasilkan bayangan, bayangan ini akan terbagi menjadi dua bagian.

Bayangan inti yang lebih gelap disebut umbra, sedangkan bayangan bagian luar yang lebih redup disebut penumbra. Berbeda dengan zona penumbra yang bisa membentang hingga ribuan kilometer, zona umbra memiliki jalur yang lebih sempit dengan lebar kurang dari 80 kilometer. Di zona ini jugalah fase totalitas berlangsung. Namun karena jalurnya relatif kecil dan terus bergerak melintasi Bumi, membuat fase totalitas di sebuah wilayah jadi berlangsung selama beberapa menit. 

Gerhana matahari total memang jauh lebih istimewa. Selain hanya terjadi setiap 18 Bulan sekali, gerhana matahari total di fase totalitasnya juga hanya berlangsung selama beberapa menit. Di tahun 2027 mendatang, penduduk Bumi akan mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan dua gerhana sekaligus yakni di tanggal 6 Februari dan 2 Agustus 2027. Pastikan kamu gak melewatkan kesempatan ini, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article