Sepasang kucing maine coon duduk bersama. (pixabay.com/kirgiz03-6995361)
Mengapa ras kucing maine coon sangat besar? Menurut laman Britannica, penampilan fisik yang kekar dan kokoh khas kucing maine coon mengindikasikan kalau leluhurnya perlu ciri-ciri itu untuk bertahan hidup di iklim keras wilayah timur laut Amerika Serikat. Memang benar, negara bagian Maine terkenal bermedan sulit dengan musim dingin yang panjang, sangat dingin, dan sangat bersalju.
Kucing maine coon punya dua lapis bulu di mana lapisan bulu terluar tahan air. Bulu ini bikin kucing maine coon kuat menghadapi musim dingin yang menusuk. Tubuh besar dan kekar juga merupakan adaptasi alami terhadap lingkungan yang menantang. Kucing paling besar dan kekar punya peluang tinggi untuk bertahan hidup dan berkembang biak. Seiring waktu, ciri-ciri itu menghasilkan tubuh besar dan kekar yang jadi ciri khas kucing maine coon saat ini.
Dan kalau menilik asal muasal kucing maine coon, kemungkinan ia keturunan dari kucing angora atau kucing hutan norwegia. Kucing angora dan kucing hutan norwegia sendiri lebih besar dari rata-rata kucing domestik. Kucing angora jantan bisa lebih berat dari 4,5 kilogram, sementara kucing hutan norwegia jantan beratnya 5,4—8,2 kilogram.
Ditambah dengan faktor lingkungan dan iklim tempatnya berasal, gak heran kalau kucing maine coon berkembang jadi kucing domestik yang sangat besar, melampaui kucing domestik lainnya. Kucing maine coon pun tumbuh sangat lambat. Bila kucing domestik umumnya dewasa dalam satu tahun, kucing maine coon baru matang fisik pada usia tiga sampai lima tahun.
Nah, sekarang kamu sudah tahu mengapa kucing maine coon sangat besar. Leluhurnya yang diyakini ras kucing berukuran besar serta lingkungan hidup keras dan menantang jadi faktor-faktor yang membuat kucing maine coon berkembang jadi ras kucing domestik berukuran besar. Bagaimana kalau menurutmu?