Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mengapa Semua Anak Kucing Terlahir dengan Mata Berwarna Biru?
Anak kucing (pexels.com/Quang N)
  • Semua anak kucing lahir dengan mata biru karena belum adanya pigmen melanin di iris, sehingga warna biru muncul akibat hamburan cahaya atau fenomena Rayleigh.
  • Produksi melanin oleh melanosit mulai aktif saat usia 6–7 minggu, menentukan warna mata permanen seperti kuning, hijau, atau cokelat seiring pertumbuhan hingga 16 minggu.
  • Kucing ras tertentu seperti Siam mempertahankan warna biru seumur hidup karena faktor genetik, sedangkan kucing biasa mengalami perubahan warna mata saat dewasa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Salah satu ciri khas anak kucing adalah sepasang mata yang bernuansa biru cerah. Mata kecilnya membulat penuh, berbinar dengan pesona warna yang hampir semuanya sama. Yup, kamu tidak salah baca, semua anak kucing terlahir dengan warna mata biru.

Uniknya lagi anak kucing ini bukan dari ras tertentu, mereka adalah kucing biasa. Lalu bagaimana bisa semua anak kucing kompak bermata biru? Berikut penjelasannya!

Perkembangan mata anak kucing

ilustrasi kucing (pexels.com/Pixabay)

Proses terbukanya mata anak kucing bervariasi antara 2-16 hari, ketajaman penglihatakan pun akan semakin seiring bertambahnya usia. Diketahui mata anak mulai terbuka saat usianya memasuki 2 minggu dan fokusnya kian tajam saat di usia 3 minggu.

Anak kucing tidak bia hidup berjauhan dengan induknya. Mereka membutuhkan kehangatan induk demi menjaga suhu tubuhnya tetap stabil. Bisa dibilang anak kucing bisa saja mati jika tidak mendapatakan kehangatan suhu dari induk dan saudaranya.

Lebih dari itu, layaknya anak yang baru lahir, anak kucing pun membutuhkan asupan susu setiap dua jam. Susu yang mereka dapatkan dari induknya ini bertujuan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya.

Memasuki usia 4 hingga 8 minggu, mata kucing akan terbuka sempurna. Pada usia ini anak kucing mulai melihat dengan jelas dan mampu menirukan suara induknya. Di usia inilah anak kucing akan belajar bagaimana bertahan hidup, mereka belajar dari induknya bagaimana cara buang air besar, makan, dan membersihkan diri dengan cara menjilati tubuhnya. Fase inilah anak kucing mulai berhenti menyusu.

Anak kucing terlahir dengan mata biru

ilustrasi memelihara kucing (unsplash.com/Ilse Orsel)

Anak kucing yang baru lahir seolah mampu menghipnotis pandangan. Semua bagian tubuhnya terlihat menggemaskan, mulai dari bulu yang lembut, hidung merah muda, dan kakinya yang mungil. Seiring bertambahnya usia mata mereka pun mulai terbuka dan menariknya semua mata anak kucing yang baru lahir tampak berwarna biru.

Sepasang mata berwarna biru ini bukan karena adanya pigmen baru, melainkan karena tidak adanya pigmen, khususnya melanin, di iris pada tahap perkembangan awal. Warna biru yang terlihat adalah hasil dari bagaimana cahaya tersebar di matanya. Fenomena ini disebut hamburan Rayleigh yang memantulkan panjang gelombang biru yang telah pendek. Pada titik inilah, melanosit yang berperan menghasilkan pigmen melanin belum aktif.

Perkembangan warna mata kucing mulai terlihat saat memasuki usia 6 hingga 7 minggu. Melanosit mulai memproduksi melanin. Jumlah dan persebaran pigmen ini kemudian menentukan warna mata permanen. Misalnya, jika kucing memiliki genetik mata kuning, maka melanosit akan memproduksi pigmen dalam jumlah tertentu.

Usia 12 hingga 16 minggu, warna mata anak kucing mulai berkembang saat menuju dewasa. Tetapi, perlu diketahui bahwa pada beberapa kucing warna ini dapat terus menggelap hingga satu tahun.

Kucing mampu mengembangkan berbagai variasi warna, seperti hijau, kuning kecoklatan, cokelat, kuning, dan biru selain warna biru pada awal lahir.

Bagaimana cara membedakan warna mata biru ras dan mata biru pada usia dewasa?

ilustrasi kucing siamese (unsplash.com/Alex Meier)

Sebagaimana diketahui, bahwa beberapa ras kucing juga memiliki ciri khas mata bernuansa biru. Lalu bagaimana membedakannya dengan warna mata biru pada kucing yang menuju dewasa?

Ras kucing seperti siam, memiliki genetik yang mempertahankan warna biru seumur hidup karena sifat DNAnya. Warna mata biru juga lebih sering ditemukan pada kucing yang bulunya dominan putih dan terkadang membawa sifat tertentu atau bahkan tuli bawaan yang menyebabkan warna mata birunya pemanen. Selain itu warna biru pada kucing ras juga terlihat lebih intens dan memantulkan warna merah jika berada di cahaya redup.

Sementara itu, mata kucing yang berwarna biru sejak lahir dan menuju dewasa biasanya identik dengan warna biru keabuan, biru muda, dan terdapat sedikit kabut. Warna birunya pun tampak hampir sama dengan anak kucing lainnya tanpa memandang ras.

Pada kucing biasa, saat memasuki usia 6 minggu akan tampak bercak warna lain seperti emas, hijau, atau cokelat, dan warna biru perlahan pudar. Selain itu, saat terkena cahaya sepasang matanya memantulkan warna kehijauan atau kuning.

Sebagai penutup, anak kucing yang baru lahir dominan memiliki warna biru karena kurangnya pigmen pada iris mata. Seiring berjalannya usia, warna birunya memudar dan berganti menjadi cokelat atau kuning.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team