ilustrasi ular (unsplash.com/Axton James)
Ular juga bisa berdiam diri karena sedang mengatur suhu tubuh. Sebagai hewan ektoterm, ular perlu berpindah antara tempat yang lebih hangat dan lebih dingin untuk menjaga kondisi tubuhnya tetap sesuai kebutuhan.
Misalnya, ular dapat berjemur di bawah sinar matahari untuk menghangatkan tubuh. Suhu tubuh yang lebih tinggi membantu meningkatkan aktivitas otot dan mendukung proses pencernaan. Setelah cukup hangat, ular dapat berpindah ke tempat teduh, bawah vegetasi, atau liang agar tidak mengalami panas berlebihan.
Setelah menemukan suhu yang sesuai, ular tidak memiliki alasan untuk terus bergerak. Karena itu, ular yang terlihat diam di atas batu atau tanah mungkin sebenarnya sedang berada pada lokasi dengan kondisi suhu yang ideal.
Ketika cuaca dingin, aktivitas ular dapat semakin berkurang. Beberapa spesies akan berlindung di bawah tanah, batu, atau liang hewan lain. Metabolisme dan aktivitas tubuhnya melambat, bahkan ada yang berhenti makan selama berbulan-bulan.
Kondisi penurunan aktivitas musiman ini dikenal sebagai brumasi. Strategi tersebut membantu ular menghemat energi ketika kondisi lingkungan tidak mendukung aktivitas normal.