ilustrasi burung rangkong (commons.wikimedia/Charles J.Sharp)
Sebelum benar-benar memelihara burung rangkong ada baiknya untuk menanyakan kepada ahlinya bagaimana ciri-ciri burung yang sehat dan apa saja penyakit yang berisiko menyerang burung rangkong. Sama seperti makhluk hidup lainnya, rangkong juga bisa saja terserang penyakit. Penyakit yang menyerangnya pun hampir sama seperti burung lainnnya.
Mencret merupakan penyakit umum yang bisa menyerang burung manapun termasuk rangkong. Hal ini bisa saja terjadi karena kondisi makanan yang sudah membusuk atau minum air yang sudah terkontaminasi. Beberapa gejala yang rangkong perlihatakan ketika sedang sakit adalah bulunya tampak kusam, enggan berkicau, jarang bergerak, dan nafsu makan turun.
Selain mencret, tetelo atau sampar ayam juga bisa dengan mudah menyerang rangkong. Penyakit ini disebabkan oleh virus, sayangnya virus ini sangatlah kuat dan hampir 95% bisa menyebabkan kematian, ataupun jika sembuh maka kemungkinan burung akan mengalami cacat.
Cacingan juga menjadi masalah serius bagi pemilik burung. Gejala cacingan pada burung biasanya mencret dan burung tampak lebih kurus. Pemilik burung harus selalu sedia obat cacing dan diberikan secara rutin sebelum semakin parah.
Demikianlah informasi seputar burung rangkong yang menjadi fauna paling eksotis di Indonesia. Keistimewaan burung rangkong terletak pada paruhnya yang bernuansa orange mengkilat, terlihat begitu menawan untuk dipandang. Tidak heran banyak orang yang memelihara burung rangkong, namun dalam hal memelihara perlu ketelatenan untuk memastikan rangkong mendapatkan kehidupan yang layak baik dari tempat tinggal, makanan, dan kesehatan.