Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Studi: Hiu Bisa Mendengar Suara dari Jarak sampai 74 Meter
Hiu putih besar berenang mendekat. (commons.wikimedia.org/Gerardo del Villar)
  • Studi Universitas Atlantik Florida menemukan hiu sirip hitam mampu mendeteksi suara berfrekuensi rendah hingga jarak 74 meter dan mengubah arah menjauhi sumber suara.

  • Eksperimen menggunakan suara dari perahu, hidrofon, dan drone menunjukkan hiu merespons frekuensi 100–800 Hertz, tetapi tidak merespons 10 kiloHertz yang di luar rentang pendengarannya.

  • Meski tanpa gelembung renang, hiu diduga memakai telinga dalam dan macula neglecta untuk menangkap getaran air, membantu mendeteksi mangsa, predator, serta kapal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Hiu dikenal sebagai predator berdarah dingin dengan penciuman sangat tajam. Hiu bisa mendeteksi darah dalam konsentrasi sangat rendah di laut lepas. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya apakah pendengaran hiu juga sama tajamnya?

Ya, hiu turut mengandalkan pendengaran untuk mengenali lingkungan sekitarnya. Namun, selama ini kita belum tahu seberapa jauh hiu bisa mendengar, atau apakah hiu mampu menentukan sumber suara dari kejauhan. Tim peneliti dari Universitas Atlantik Florida melakukan eksperimen pada sejumlah ikan hiu sirip hitam yang berenang bebas di lepas pantai Florida Tenggara. Hasilnya? Menakjubkan.

1. Hiu bisa mendengar suara sampai jarak 74 meter dan tahu sumbernya

Hiu sirip hitam hidup berkelompok di perairan pesisir tropis dan subtropis. (commons.wikimedia.org/Jerome Paillet)

Tim peneliti menggunakan perahu untuk memancarkan suara dengan berbagai frekuensi rendah sambil menggunakan hidrofon guna mengukur tingkat kebisingan. Sebuah drone diaktifkan untuk merekam pergerakan hiu sirip hitam (Carcharhinus limbatus) dari atas. Lalu, para peneliti menganalisis rekaman untuk mengamati reaksi hiu.

Hasilnya, hiu-hiu bereaksi terhadap semua rentang suara yang diuji, dari 100—200 Hertz, 200—400 Hertz, dan 400—800 Hertz, terkecuali 10 kiloHertz yang memang di luar rentang pendengaran hiu. Hiu-hiu tersebut bisa mendeteksi suara dari jarak sampai 74 meter. Hebatnya lagi, hiu-hiu langsung mengubah arah sebagai respons dan berenang menjauh ke arah sebaliknya, mengindikasikan kalau mereka tahu arah datangnya suara.

2. Bagaimana cara hiu mendengar tanpa gelembung renang?

tampak dekat hiu sirip hitam (commons.wikimedia.org/Amada44)

Jarak 74 meter itu melampaui batas suara medan dekat akustik (near-field accoustic), yakni wilayah di sekitar sumber suara yang berada dekat dengan sumber dan punya dampak langsung terhadap partikel air. Angka itu terjadi di wilayah medan jauh akustik (far-field accoustic). Pada wilayah ini, tekanan menghasilkan pergerakan partikel yang lebih halus.

Hal ini menunjukkan bahwa hiu-hiu tersebut mendeteksi pergerakan partikel yang terkait dengan suara, bahkan pada jarak yang cukup jauh dari sumbernya, ungkap Stephen Kajiura, penulis utama studi sekaligus profesor ilmu biologi Universitas Atlantik Florida dalam sebuah pernyataan yang dirilis laman resmi universitas. Sebelumnya, hal ini belum bisa dibuktikan pada hiu yang berenang bebas. Hasil ini sangat menarik mengingat hiu gak punya gelembung renang untuk mendengar.

FYI, gelembung renang digunakan banyak ikan bertulang sejati untuk mendengar dengan cara mengubah tekanan menjadi getaran. Bila hiu gak punya gelembung renang, pasti ada mekanisme lain yang berperan. Para peneliti menduga hiu siirp hitam mendeteksi pergerakan partikel air melalui cara tertentu.

Hiu diyakini mengandalkan telinga bagian dalam. Mengutip laman Science Daily, bagian telinga ini mencakup struktur sensorik khusus yang disebut macula neglecta. Jaringan ini bantu hiu mendeteksi gerakan dan getaran yang timbul saat suara merambat melalui air. Hasil studi ini dipublikasikan dalam jurnal Integrative Organismal Biology Juni 2026 lalu.

3. Mengapa hiu perlu bisa mendengar suara di dalam laut?

tampak dekat hiu sirip hitam (commons.wikimedia.org/Borut Furlan)

Sebenarnya, suara merambat sangat efisien di dalam air. Menurut laman IFL Science, suara bergerak lebih cepat dan jauh dibandingkan di udara. Jadi, hiu akan sangat mengenali lanskap suara laut di wilayahnya.

Kemampuan mendeteksi dan merespons suara dari jarak puluhan meter bisa memberikan sumber informasi penting bagi hiu mengenai lingkungan sekitarnya. Hiu jadi bisa mendengar tanda-tanda keberadaan mangsa, predator, atau hal-hal yang perlu dihindarinya seperti kapal. Jadi, hiu gak hanya mengandalkan penciuman dan penglihatan saja.

Selanjutnya, kita perlu tahu mengenai bagaimana sistem sensorik hiu mendeteksi dan memproses sinyal-sinyal akustik jarak jauh itu. Seiring makin tingginya polusi suara di dalam laut akibat manusia, hasil studi seperti ini bisa bantu kita melindungi hiu yang ternyata punya kepekaan luar biasa terhadap suara. Bagaimana kalau menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article