Mengenal Keunikan Ikan Betutu, Mengapa Dikenal Ikan Bodoh dan Pemalas?

- Ikan betutu adalah ikan pemalas yang gemar berdiam diri di dalam lumpur, jarang menampakkan diri ke permukaan
- Betutu merupakan ikan carnivorous yang rakus, mampu memakan mangsa seberat bobot tubuhnya setiap hari
- Ikan betutu kaya akan vitamin E dan albumin yang bermanfaat untuk kesehatan kulit dan penyembuhan luka pasca operasi
Bagi seseorang yang gemar memancing pasti sudah tidak asing lagi dengan ikan yang satu ini. Tidak jarang kalau mereka juga sudah mengenal karakteristik dari ikan betutu yang tidak seaktif ikan lainnya. Betutu adalah ikan penghuni air tawar yang dinobatkan sebagai ikan pemalas, mereka cederung berdiam diri di dalam genangan lumpur.
Memiliki visual yang kurang menarik dari pada ikan lainnya, siapa sangka kalau ikan betutu menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. Betutu dipercaya dapat menghaluskan kulit, lho. Ikan ini memiliki banyak keistimewaan tersendiri yang layak untuk dibahas lebih dalam, berikut informasi seputar ikan betutu!
1. Karakteristik ikan betutu

Oxyeleotris marmorata adalah nama lain dari ikan betutu. Ikan betutu memiliki visual yang cukup unik, kulitnya bercorak dengan tekstur kasar dan bentuk tubuhnya seperti torpedo. Selain itu, tubuh ikan betutu juga tampak gemuk padat dipadukan dengan warna tubuh yang kecoklatan sampai gelap atau kekuningan ditambah bercak hitam keabuan.
Membedakan ikan betutu betina dan jantan dapat dilakukan dengan memperhatikan warna dan bentuk tubuhnya. Pada betutu betina warnanya cenderung lebih gelap dibanding dengan jantan, bentuk mukanya cekung dan ujung kepalanya gepeng.
Ikan betutu biasanya ditemukan di rawa, danau, sungai, waduk, dan muara sungai. Tempat favorit betutu adalah perairan yang arusnya tenang cenderung berlumpus dengan kedalaman sekitar 40 cm. Betutu juga menyukai tempat terlindung seperti lubang, timbunan batu, kayu yang tenggelam, kayu berlubang, potongan bambu, dan potongan pipa. Perairan yang bervegetasi lebat juga disukai betutu untuk tempat memijah.
Tahukah kamu bahwa betutu dicap sebagai ikan yang malas. Hal ini karena betutu lebih memilih membenamkan dirinya di dalam lumpur dalam waktu yang cukup lama, mereka jarang sekali menampakkan dirinya ke permukaan. Betutu hanya akan bergerak cepat apabila ada hewan lain atau serangan yang mencoba mengusiknya.
Betutu juga malas sekali dalam hal mencari makan, mereka memilih diam di tempat dan akan berkelana mencari mangsa jika perutnya benar-benar lapar. Biasanya mereka akan memangsa ikan atau hewan kecil yang melintas di depannya. Setelah kenyang betutu akan kembali berdiam dan tidur, tidak heran kalau betutu juga disebut sebagai sleeper goby atau 'si tukang tidur'.
2. Pola makan ikan betutu

Betutu masuk dalam golongan carnivorous atau ikan pemakan daging. Betutu juga digolongkan dalam ikan piscivorous atau pemangsa yang rakus. Saking rakusnya, betutu mampu memakan mangsa seberat bobot tubuhnya setiap hari. Betutu memiliki sifat kanibalisme, mereka dapat memangsa sesamanya. Sifat kanibalisme tidak semata-mata muncul saat sudah dewasa, bahkan saat mereka masih benih pun sudah dapat memakan sesamanya.
Seiring bertambahnya usia, pola makan betutu kian berubah-ubah. Pada stadium larva, benih betutu biasanya memangsa ganggang dan hewan berukuran renik. Sedangkan ikan betutu dewasa akan memangsa udang-udangan, serangga, dan berbagai jenis ikan.
3. Manfaat ikan betutu bagi kesehatan

Dinobatkan sebagai ikan pemalas, nyatanya betutu menyimpan banyak khasiat untuk kesehatan. Namun, sayangnya masih banyak masyarakat yang kurang mengetahui manfaat dari ikan betutu, hal ini dikarenakan ikan betutu tidak dapat dijumpai disemua tempat.
Ikan betutu memiliki banyak sekali kandungan gizi. Betutu kaya akan vitamin E yang dipercaya bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit, vitamin E pada ikan betutu juga mampu membuat wanita tampak lebh awet muda jika rutin mengonsumsinya.
Siapa sangka kalau ikan betutu juga dipercaya mampu menyembuhkan luka pasca operasi. Kandungan albumin pada ikan betutu juga bermanfaat untuk membuat jahitan pasca operasi menjadi lebih cepat kering. Albumin dapat mempercepat penyatuan jaringan kulit di dalam tubuh.
Demikian informasi seputar karakteristik hingga manfaat ikan betutu. Meskipun dikatakan sebagai ikan pemalas, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Melakukan praktik budidaya yang tepat adalah bentuk menjaga keberadaan ikan betutu.