Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Peraih Scudetto Terakhir AC Milan yang Masih Aktif Bermain Saat Ini

5 Peraih Scudetto Terakhir AC Milan yang Masih Aktif Bermain Saat Ini
potret Scudetto AC Milan 2010/11 (acmilan.com)

AC Milan terakhir kali merasakan gelar Scudetto liga italia satu dekade lalu, tepatnya pada musim 2010/2011. Kala itu Rossonerri masih dihuni beberapa legendanya seperti Filipo Inzaghi, Gennaro Gattuso dan Christian Abbiati. Kebanyakan skuad musim itu kini telah gantung sepatu sebagai pemain. Di sisi lain, sejak itu AC Milan mengalami transisi era baru yang cukup sulit.

Mereka belum lagi mampu mengangkat gelar Scudetto hingga saat ini. Menariknya beberapa pemain sepak bola pada era itu masih aktif bermain sampai saat ini. Berikut ulasannya.

1. Sokratis Papastathopoulos

potret Sokratis Papastathopoulos (sportslens.com)
potret Sokratis Papastathopoulos (sportslens.com)

Sokratis Papastathopoulos bergabung dengan AC Milan pada 2010 dari Genoa. Kala itu dia diplot sebagai pelapis dua bek Rossonerri, Alessandro Nesta dan Thiago Silva. Di musim perdananya, dia memang jadi juara, namun hanya bermain di lima laga Serie A, dan bertahan hanya satu musim saja. Dia dilepas kembali ke mantan klubnya, Genoa.

Bek asal Yunani ini kemudian berkembang di Jerman kala membela Werder Bremen dan Borussia Dortmund. Arsenal bahkan melamar sang pemain pada 2018 dengan harga 16  juta euro. Selama tiga tahun di Emirates Stadium, dia persembahkan satu gelar FA Cup. Bek 33 tahun itu baru saja hengkang pada musim panas kemarin secara gratis ke klub Yunani, Olimpiacos.

2. Thiago Silva

potret selebrasi gol Chelsea (twitter.com/ChelseaFC)
potret selebrasi gol Chelsea (twitter.com/ChelseaFC)

Pada 2007 AC Milan menemukan calon bintang baru dalam diri seorang bek Thiago Silva. Dia bahkan digadang-gadang sebagai sosok penerus Paolo Maldini. Duetnya bersama Alessandro Nesta menjadi kunci keberhasilan AC Milan meraih Scudetto musim 2010/2011. Sayangnya, krisis finansial kemudian menerpa Rossonerri. Sehingga, terpaksa melepasnya ke PSG pada 2012 seharga 42 juta euro atau sekitar Rp703 milyar.

Bersama AC Milan, dia menorehkan 119 laga. Saat ini bek 37 tahun ini membela Chelsea sejak musim lalu. Dia menjadi bagian penting The Blues saat meraih trofi Liga Champions musim lalu.

3. Kevin-Prince Boateng

potret Kevin Prince Boateng (bundesliga.com)
potret Kevin Prince Boateng (bundesliga.com)

Bersama Zlatan Ibrahimovic dan Alexandre Pato, Kevin Boateng menjadi andalan di lini serang AC Milan kala meraih Scudetto. Saat itu dia dipinjam dari Genoa pada 2010, dan dipermanenkan statusnya di akhir musim. Boateng bertahan selama 3 musim dengan torehan 18 gol dan 16 assist dari 114 pertandingan di semua ajang.

Setelahnya Boateng menjadi petualang di berbagai liga top Eropa dengan membela banyak klub. Schalke, Las Palmas, Sassuolo, Frankfurt, Barcelona hingga Beskitas menjadi salah satu diantaranya selama satu dekade terakhir kariernya. Musim panas 2021, pemain 34 tahun itu hijrah ke Herta Berlin setelah menjalani karier di Serie B bersama AC Monza.

4. Alexandre Pato

potret Alexandre Pato (territoriomls.com)
potret Alexandre Pato (territoriomls.com)

Pada 2007 AC Milan merekrut seorang pemain muda 18 tahun penuh talenta dari Internacional, Alexandre Pato. Rosssonerri harus menebusnya dengan harga tinggi, 24 juta euro. Pato digadang-gadang sebagai calon bintang baru asal Brasil, dan di awal kariernya itu performanya memang sangat menjanjikan.

Duetnya bersama Zlatan Ibrahimmovic pada musim 2010/2011 menjadi kunci utama keberhasilan Rossonerri meraih juara. Dia mencetak 14 gol dari 25 laga Serie A kala itu. Sayangnya, cedera kemudian mengganggu kariernya. Pada 2013 AC Milan melepasnya ke klub Brasil Corinthians. Sejak itu, dia tak pernah lagi kembali ke performa terbaiknya. Striker 32 tahun itu saat ini membela klub MLS, Orlando City setelah sebelumnya berstatus tanpa klub.

5. Zlatan Ibrahimovic

potret Zlatan Ibrahimovic (twitter.com/footballitalia)
potret Zlatan Ibrahimovic (twitter.com/footballitalia)

Ibrahimovic bergabung dengan AC Milan pada 2010 dengan status pinjaman dari Barcelona. Dia langsung tampil luar biasa di musim perdananya dengan mempersembahkan Scudetto. Dia juga produktif dengan mencetak 14 gol dan 12 assist dari 29 laga.

AC Milan kemudian mempermanenkan statusnya di akhir musim. Namun krisis yang melanda AC Milan memaksa mereka melepasnya ke PSG pada 2012 bersama Thiago Silva. Ibra dilepas dengan harga 21 juta euro atau sekitar Rp365 milyar. Di klub barunya, dia menjadi legenda klub. Ia kemudian berpetualang dengan gabung MU dan La Galaxy sebelum kembali ke AC Milan pada 2020. Meski usianya sudah 39 tahun, dia menjadi kunci kebangkitan AC Milan dua musim terakhir.

Setelah hampir satu dekade puasa gelar Serie A, musim ini asa itu kembali terlahir di era baru Rossonerri di bawah asuhan Pioli. Menariknya, hal ini juga tidak lepas dari peran alumni skuad AC Milan musim terkahir meraih Scudetto, Zlatan Ibrahimovic. Musim lalu, mereka menjadi runner-up, dan musim ini berpeluang besar jadi juara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Firli Purnagara
EditorFirli Purnagara
Follow Us

Latest in Sport

See More

Bayern Hentikan Dominasi Real Madrid Atas Tim Jerman

08 Apr 2026, 12:15 WIBSport