3 Pemain Arsenal Paling Mencolok saat Bekuk Sporting Lisbon

- Arsenal menang 1-0 atas Sporting Lisbon di leg pertama perempat final Liga Champions 2025/26 lewat gol telat Kai Havertz pada menit 90+1.
- Kiper David Raya tampil gemilang dengan lima penyelamatan dan dinobatkan sebagai Player of The Match setelah menjaga gawang Arsenal tetap bersih.
- William Saliba menunjukkan performa solid di lini belakang dengan rating tinggi, sementara Kai Havertz jadi pembeda usai masuk dari bangku cadangan.
Jakarta, IDN Times - Arsenal sukses memenangkan perempat final leg 1 Liga Champions musim 2025/26, Rabu (8/4/2026). Mereka menang 1-0 di markas Sporting Lisbon, yang menjadi modal besar untuk melangkah ke semifinal.
The Gunners memang mendominasi sepanjang laga, tetapi mengalami kebuntuan berkepanjangan. Gol Arsenal baru lahir pada menit 90+1, berkat aksi Kai Havertz.
Havertz tampil memberikan perubahan setelah masuk dari bangku cadangan. Termasuk Havertz, berikut tiga pemain Arsenal yang tampil menonjol dalam laga tersebut.
1. David Raya
David Raya menjadi pemain dengan performa paling tangguh. Dia bahkan dinobatkan sebagai Player of The Match oleh UEFA setelah membuat para pemain tuan rumah frustrasi.
Kiper berusia 30 tahun itu menjadi inspirator kemenangan bagi Arsenal. Dia menjaga gawang The Gunners tetap bersih, dengan melakukan lima penyelamatan.
2. William Saliba
William Saliba menjadi pemain kedua Arsenal dengan performa paling mencolok. Saliba menjadi peredam sebelum bola membahayakan gawang yang dijaga Raya.
Berdasarkan catatan Sofa Score, penampilan Saliba mendapat rating 7,5. Dia mencatat satu tekel bersih, satu intersep, tiga sapuan, dan sering memenangkan duel, baik di darat atau udara.
3. Kai Havertz
Havertz tentu menjadi salah satu pemain tebaik Arsenal di laga ini. Dia berhasil menjadi penentu kemenangan Arsenal, lewat gol telatnya.
Bintang Timnas Jerman itu menjadi pembeda setelah diturunkan Mikel Arteta pada menit 70. Meski hanya 20 menit di lapangan, efektivitasnya memberikan warna baru dalam serangan Arsenal.
Havertz melepaskan satu tembakan yang langsung berbuah gol. Dia tidak pernah melakukan salah operan, dan hanya dua kali kehilangan bola.















