Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Adnan/Indah Punya Trik Atasi Jetlag Selama Tur Eropa
Ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil di Pelatnas PBSI Cipayung (IDN Times/Margith Damanik)

  • Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil siap mengikuti Swiss Open serta Orleans Masters 2026 meski tanpa program aklimatisasi seperti tim All England.
  • Keduanya mengandalkan trik pribadi untuk mengatasi jetlag, dengan memaksa tubuh beradaptasi cepat terhadap perbedaan waktu di Eropa.
  • Persiapan mereka berjalan lancar dengan fokus utama pada peningkatan konsistensi dan fokus selama latihan menjelang tur Eropa tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, akan menjalani dua turnamen dalam rangkaian tur Eropa 2026. Adnan/Indah percaya diri menatap tur Eropa meskipun tak mendapatkan kesempatan untuk menjalani aklimatisasi.

Adnan/Indah akan berlaga di Swiss Open dan Orleans Masters 2026. Adnan/Indah yakin waktu yang dimiliki cukup untuk masa penyesuaian sebelum berlaga di ajang Super 300 tersebut.

1. Atlet butuh aklimatisasi

Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil di Indonesia Open 2025 (IDN Times/Aditya Mustaqim)

Tak seperti skuad All England 2026, tim Indonesia yang berangkat ke Swiss Open dan Orleans Masters tak mendapatkan kesempatan untuk menjalani program aklimatisasi. Sebenarnya, menurut Adnan/Indah, hal itu diperlukan agar atlet bisa lebih maksimal saat bertanding.

"Butuh (aklimatisasi) ya karena memang kami berasa banget jetlag, kayak faktor waktu memengaruhi juga, dan segi istirahatnya itu sih," kata Adnan ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Rabu (4/3/2026).

Namun, Adnan/Indah merasa waktu yang dimiliki bisa saja sudah cukup untuk penyesuaian waktu dan cuaca.

"Tapi, seharusnya sudah beradaptasi, kan berangkat Sabtu (7/3/2026). Jadi, masih ada waktu dua hari untuk penyesuaian. Mungkin mainnya juga Rabu, jadi harusnya sudah enggak jetlag," kata Indah.

2. Cara Adnan/Indah atasi jetlag

Ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil di Pelatnas PBSI Cipayung (IDN Times/Margith Damanik)

Adnan/Indah sebenarnya sudah memiliki trik untuk menangani jetlag saat berlaga di tur Eropa. Keduanya punya cara yang mirip agar bisa beradaptasi dengan cepat.

"Saya gak terlalu (susah beradaptasi) sih. Jadi kayak kami di sana paksa dulu saja. Walau perih banget matanya, tapi dipaksa saja. Terus besoknya sudah membaik," kata Indah.

"Saya pribadi juga harus dipaksa sih. Jadi kayak harus menyesuaikan waktu di sana, jadi mau tak mau harus dipaksa," timpal Adnan.

3. Persiapan berjalan baik

Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil memetik kemenangan di babak 32 besar Indonesia Open 2025 (IDN Times/Aditya Mustaqim)

Adnan/Indah mengaku sudah menjalani persiapan dengan baik jelang Swiss Open dan Orleans Masters 2026 mendatang. Fokus dan konsistensi menjadi aspek utama keduanya dalam masa persiapaan saat ini.

"Alhamdullilah persiapan berjalan dengan baik ya tinggal konsistennya," kata Indah.

"Paling ditingkatkan lagi fokus dan konsistennya. Kan dari dulu PR-nya itu saja. Di setiap latihan itu yang difokuskan," timpal Adnan.

Editorial Team