Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Format Piala Dunia yang Wajib Kamu Tahu Biar Gak FOMO!

5 Fakta Format Piala Dunia yang Wajib Kamu Tahu Biar Gak FOMO!
ilustrasi trofi Piala Dunia (pexels.com/Diego Torrijos)
Intinya Sih
  • Piala Dunia pertama kali digelar tahun 1930 di Uruguay atas gagasan Jules Rimet, diikuti 13 negara tanpa kualifikasi rumit, dan dimenangkan oleh tuan rumah Uruguay.
  • Proses kualifikasi menuju Piala Dunia berlangsung ketat selama hampir tiga tahun dengan ratusan negara bersaing di zona regional untuk merebut tiket ke putaran final.
  • Mulai edisi 2026, format Piala Dunia diperluas menjadi 48 tim dan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, serta Kanada, membuka peluang lebih besar bagi negara berkembang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Setiap 4 tahun sekali, hampir seluruh umat manusia di bumi mendadak jadi pengamat sepak bola dadakan. Bagaimana tidak, ajang Piala Dunia (FIFA World Cup) emang punya magis tersendiri yang bisa bikin orang yang tidak mengerti bola sekalipun ikut-ikutan begadang demi nonton bareng (nobar) tim jagoannya.

​Tapi, buat kamu yang mungkin masih awam atau cuma ikut-ikutan hype biar nggak dibilang FOMO (Fear of Missing Out), mungkin kamu masih suka bingung sendiri sama sistem turnamennya? Biar wawasan bolamu bertambah dan nggak plonga-plongo pas diajakin nobar, yuk, simak lima fakta eksplanasi seputar Piala Dunia berikut!

1. Sejarah panjang yang dimulai sejak 1930 di Uruguay

​Piala Dunia nggak ujug-ujug jadi sebesar sekarang. Turnamen akbar ini pertama kali dicetuskan oleh Presiden FIFA saat itu, Jules Rimet, dan digelar perdana pada 1930 di Uruguay. Uniknya, edisi pertama ini cuma diikuti oleh 13 negara aja tanpa ada proses kualifikasi yang ribet gara-gara banyak negara Eropa yang mager menempuh perjalanan laut berbulan-bulan ke Amerika Selatan. Uruguay akhirnya keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan Argentina di partai final.

2. Jalur kualifikasi berdarah-darah selama bertahun-tahun

​Banyak yang mengira kalau negara-negara yang main di Piala Dunia itu dipilih secara random. Padahal, proses buat masuk ke putaran final itu panjang dan melelahkan banget! Sekitar 200-an negara dari berbagai benua, zona UEFA untuk Eropa, CONMEBOL untuk Amerika Selatan, AFC untuk Asia, dan seterusnya. Mereka harus bertanding di babak kualifikasi regional masing-masing selama hampir 3 tahun. Cuma mereka yang paling unggul di klasemen zona merekalah yang berhak pegang tiket emas ke ajang bergengsi ini.

​3. Trofi asli emas solid tidak boleh dibawa pulang pemenang

Ini, nih, plot twist yang jarang disadari banyak orang. Trofi emas ikonik Piala Dunia yang sering dicium sama tim juara itu ternyata cuma dipinjamkan sementara buat selebrasi! Aturan ketat FIFA menyebutkan kalau trofi asli yang terbuat dari emas murni 18 karat itu harus dikembalikan ke markas FIFA di Swiss demi alasan keamanan, mengingat trofi versi lama pernah dicuri dan hilang. Sebagai gantinya, tim pemenang cuma berhak membawa pulang trofi replika yang berlapis emas.

4. Ekspansi radikal menjadi 48 tim peserta sejak edisi 2026

Kalau kamu terbiasa melihat format 32 negara yang dibagi ke dalam 8 grup, format itu resmi jadi kenangan. Mulai edisi 2026 yang diselenggarakan di tiga negara (Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada), FIFA resmi melebarkan slot menjadi 48 tim peserta! Perubahan format besar-besaran ini memberi peluang lebih besar buat negara-negara berkembang, (termasuk wakil dari zona Asia dan Afrika) untuk unjuk gigi di panggung dunia, sekaligus bikin jadwal pertandingan jadi jauh lebih padat.

5. Ajang adu gengsi dan ekonomi skala raksasa tuan rumah

Terpilih jadi tuan rumah Piala Dunia itu ibarat menang jackpot sekaligus dapet ujian berat buat sebuah negara. Pemerintah negara tuan rumah harus rela bakar uang banyak untuk membangun stadion super megah, memperbaiki infrastruktur transportasi, sampai menyiapkan akomodasi pariwisata bertaraf internasional. Meski biayanya bikin dompet negara menangis, return of investment berupa perputaran ekonomi dari jutaan turis dan gengsi diplomatik di mata dunia dianggap sangat setimpal.

Sekarang kamu sudah punya eksplanasi dasar soal bagaimana turnamen sepak bola terakbar antarnegara ini berjalan. Dari sejarahnya yang panjang sampai format terbarunya yang makin masif, Piala Dunia emang selalu sukses menyatukan berbagai negara lewat satu bola bundar. Negara mana yang kamu dukung buat jadi juara di edisi kali ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More