Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Road to Final Febriana/Meilysa di Australian Open 2026, Runner-up!

Road to Final Febriana/Meilysa di Australian Open 2026, Runner-up!
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Saif71.com)
Intinya Sih
  • Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari sukses menembus final Australian Open 2026 setelah melewati lima laga impresif, termasuk kemenangan atas unggulan keempat asal Taiwan di semifinal.
  • Ganda putri Indonesia itu tampil dominan sejak babak awal dengan mengalahkan pasangan dari Hong Kong, Ukraina, dan Malaysia lewat dua gim langsung di setiap pertandingan.
  • Pada partai puncak, Ana/Trias harus puas sebagai runner-up usai kalah dari unggulan pertama China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian dengan skor 22-24 dan 13-21.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari kembali mencatatkan hasil positif di Australian Open 2026. Ganda putri Indonesia unggulan ketujuh tersebut berhasil melaju ke partai final turnamen BWF Super 500 yang berlangsung di Sydney, Australia. Hasil ini sekaligus menyamai pencapaian mereka pada edisi sebelumnya.

Sayangnya, Ana/Trias belum mampu mengakhiri turnamen dengan gelar juara. Mereka kembali harus puas sebagai runner-up setelah kalah dari unggulan pertama asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, di laga final. Meski demikian, perjalanan Ana/Trias menuju partai puncak terbilang impresif. Seperti apa langkah mereka hingga kembali menembus final Australian Open 2026?

1. Sukses mengatasi pasangan Hong Kong pada laga perdana

Ana/Trias mengawali kiprah mereka di Australian Open 2026 dengan menghadapi pasangan Hong Kong, Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam, pada babak pertama. Berstatus unggulan ketujuh, ganda putri Indonesia tersebut mampu menunjukkan permainan yang solid sejak awal pertandingan. Mereka akhirnya memastikan kemenangan dua game langsung atas lawannya tersebut.

Ana/Trias menutup pertandingan dengan skor 21-9 dan 21-18 dalam waktu 38 menit. Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor kemenangan mereka atas Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam menjadi dua pertemuan tanpa kekalahan. Sebelumnya, Ana/Trias juga berhasil mengatasi pasangan Hong Kong tersebut dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 melalui pertarungan dua game langsung.

2. Menang cukup mudah atas pasangan Ukraina di babak kedua

Pada babak berikutnya, Ana/Trias menghadapi pasangan Ukraina, Polina Buhrova/Yevheniia Kantemyr. Mereka tampil dominan sepanjang pertandingan dan tidak memberikan banyak kesempatan kepada lawan untuk mengembangkan permainan. Hasilnya, Ana/Trias berhasil mengamankan tiket ke perempat final dengan kemenangan meyakinkan.

Ganda putri Indonesia tersebut menang dua game langsung dengan skor 21-9 dan 21-12 dalam durasi 31 menit. Pertandingan ini menjadi pertemuan kedua bagi kedua pasangan setelah sebelumnya berjumpa di All England 2026. Jika pada pertemuan pertama Ana/Trias harus bekerja keras untuk menang lewat rubber game dengan skor yang sangat ketat, kali ini mereka mampu meraih kemenangan dengan cukup mudah.

3. Berhasil menyingkirkan pasangan Malaysia di babak perempat final

Langkah Ana/Trias berlanjut ke babak perempat final dengan menghadapi pasangan Malaysia, Low Zi Yu/Noraqillah Maisarah. Meski belum pernah bertemu sebelumnya, ganda putri Indonesia tersebut mampu beradaptasi dengan baik terhadap permainan lawan. Ana/Trias pun tampil lebih konsisten untuk mengendalikan jalannya pertandingan.

Mereka akhirnya meraih kemenangan dua game langsung dengan skor 21-13 dan 21-17 dalam waktu 43 menit. Hasil tersebut memastikan Ana/Trias melangkah ke babak semifinal Australian Open 2026. Kemenangan ini juga menjadi catatan positif dalam pertemuan perdana mereka melawan Low Zi Yu/Noraqillah Maisarah.

4. Mampu mengalahkan pasangan unggulan keempat asal Taiwan di semifinal

Tantangan yang lebih berat dihadapi Ana/Trias saat bertemu pasangan unggulan keempat asal Taiwan, Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun, pada babak semifinal. Di atas kertas, lawan mereka memiliki peringkat dunia yang lebih tinggi dan datang sebagai salah satu kandidat kuat juara. Meski demikian, Ana/Trias mampu menunjukkan daya juang yang tinggi untuk tetap bersaing hingga akhir pertandingan.

Setelah kehilangan gim pertama, Ana/Trias bangkit dan membalikkan keadaan untuk menang dengan skor 15-21, 21-14, dan 21-10 dalam waktu 1 jam 8 menit. Kemenangan ini menjadi yang kedua secara beruntun atas Hsu/Lin setelah sebelumnya mereka juga menang pada Thailand Masters 2026. Dengan hasil tersebut, Ana/Trias kini unggul 2-0 dalam rekor pertemuan dan memastikan tempat di final Australian Open 2026.

5. Kembali gagal menjadi juara setelah takluk atas unggulan pertama asal China di final

Pada partai final, Ana/Trias mendapat tantangan terberat dengan menghadapi pasangan unggulan pertama asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian. Pertandingan berlangsung cukup ketat, terutama pada gim pertama ketika kedua pasangan saling kejar poin hingga memasuki deuce. Namun, Ana/Trias belum mampu mempertahankan momentum untuk membalikkan keadaan.

Ana/Trias akhirnya harus mengakui keunggulan Jia/Zhang setelah kalah dua game langsung dengan skor 22-24 dan 13-21 dalam durasi 59 menit. Hasil tersebut membuat ganda putri Indonesia kembali finis sebagai runner-up di Australian Open 2026. Kekalahan ini juga menjadi yang kedua secara beruntun dari Jia/Zhang setelah sebelumnya Ana/Trias takluk dalam dua game langsung pada Swiss Open 2026.

Meski belum berhasil meraih gelar juara, penampilan Ana/Trias di Australian Open 2026 tetap layak diapresiasi. Mereka mampu mencatatkan lima kemenangan beruntun, termasuk mengalahkan pasangan unggulan keempat asal Taiwan pada babak semifinal. Hasil runner-up ini juga menjadi bukti konsistensi Ana/Trias dalam bersaing di level BWF World Tour sekaligus modal positif untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More