Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Hasil Imbang Timnas Brasil pada Laga Pertama Piala Dunia

4 Hasil Imbang Timnas Brasil pada Laga Pertama Piala Dunia
ilustrasi bendera Brasil (pexels.com/Jonathan Goncalves)
Intinya Sih
  • Brasil membuka Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang 1-1 melawan Maroko setelah Vinicius Junior menyamakan kedudukan usai tertinggal lebih dulu.
  • Hasil ini menambah catatan empat kali Brasil bermain imbang pada laga pembuka Piala Dunia, sebelumnya terjadi pada edisi 1974, 1978, dan 2018.
  • Meskipun gagal menang di laga awal, sejarah menunjukkan Brasil tetap mampu melaju jauh berkat kualitas skuad yang solid dan potensi kebangkitan di pertandingan berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tim Nasional Brasil memulai kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan hanya meraih satu poin. Setelah sempat tertinggal lebih dahulu oleh Maroko, Selecao menyamakan kedudukan dan membuat skor 1-1 bertahan hingga akhir. Hasil tersebut menambah catatan kurang apik Brasil ketika memulai perjuangan di Piala Dunia. Sepanjang sejarah, kini mereka telah meraih hasil imbang pada laga pertama dalam empat kesempatan berbeda.

Table of Content

1. Timnas Brasil ditahan imbang 0-0 Yugoslavia pada 1974

1. Timnas Brasil ditahan imbang 0-0 Yugoslavia pada 1974

Timnas Brasil berada di grup 2 pada Piala Dunia 1974. Pada laga pertama, mereka gagal memenuhi misi untuk meraih poin penuh setelah hanya bermain imbang 0-0 dengan Yugoslavia. Untungnya, Selecao tetap lolos dari fase grup dengan finis sebagai runner-up.

Dalam duel di Deutsche Bank Park pada 13 Juni 1974, Selecao yang ditangani Mario Zagallo dihuni Paulo Cesar di lini tengah dan Leivinha sebagai ujung tombak. Sayangnya, kehadiran mereka tak membuahkan gol. Di sisi lain, Lini serang Yugoslavia dihuni Ivica Surjak, Dragan Dzajic, dan Ilija Petkovic.

2. Timnas Brasil bermain imbang 1-1 dengan Swedia pada 1978

Timnas Brasil kembali gagal menang pada laga pertama Piala Dunia edisi 1978. Skuad besutan Claudio Coutinho bahkan tertinggal lebih dahulu dari Swedia. Dengan sepakan kaki kanan memanfaatkan assist Bo Larsson, Thomas Sjoberg membawa Swedia unggul lebih dahulu pada menit 37.

Usaha Timnas Brasil untuk memperkecil ketertinggalan menemui hasil beberapa saat sebelum babak pertama berakhir. Reinaldo yang bermain sebagai ujung tombak Selecao sejak menit pertama menjebol gawang Swedia dengan sepakan kaki kanan pada menit 45. Sayangnya, tak ada gol lain yang tercipta hingga skor 1-1 bertahan sampai peluit panjang babak kedua dibunyikan.

3. Timnas Brasil berbagi poin dengan Swiss pada 2018

Timnas Brasil bersua Swiss pada laga pertama fase grup Piala Dunia 2018. Selecao sejatinya memulai laga dengan baik di Rostov Arena. Dengan sepakan kaki kanan, Philippe Coutinho membawa Timnas Brasil unggul 1-0 pada menit 20.

Sayangnya, keunggulan itu hanya bertahan hingga menit 50. Alisson yang bertindak sebagai kiper Timnas Brasil harus memungut bola dari gawangnya. Gol itu diciptakan oleh Steven Zuber dengan sundulan menyambut Xherdan Shaqiri.

4. Timnas Brasil ditahan imbang Maroko pada 2026

Timnas Brasil memulai duel kontra Maroko pada laga pertama fase grup Piala Dunia 2026 dengan kurang maksimal. Setelah saling menyerang, Selecao tertinggal lebih dahulu pada menit 21. Maroko memecah kebuntuan melalui sepakan kaki kanan Ismael Saibari yang berawal dari assist Brahim Diaz. 

Vinicius Junior akhirnya muncul sebagai sosok yang mencetak gol balasan bagi Timnas Brasil. Gol ini berawal dari sodoran umpan Bruno Guimaraes ke pemain Real Madrid tersebut di sisi kiri. Dengan gerakan cepat, Vinicius mengecoh satu pemain Maroko dan melepaskan shooting keras yang tak mampu diantisipasi Yassine Bounou pada menit 32. Sayangnya, Selecao tak mampu menambah gol meski Alisson mampu menjaga gawangnya dari kebobolan. 

Hasil imbang melawan Maroko membuat Timnas Brasil kembali mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia tanpa kemenangan. Meski demikian, sejarah menunjukkan bahwa Selecao tetap mampu melangkah jauh setelah meraih hasil kurang maksimal pada laga pembuka. Dengan kualitas pemain yang dimiliki, peluang Timnas Brasil untuk bangkit pada pertandingan berikutnya masih terbuka lebar. Kini, mereka dituntut tampil lebih efektif agar tidak kehilangan poin berharga dalam persaingan menuju fase gugur.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
Eddy Rusmanto
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More