Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Alasan KTM Tech3 Turunkan Jonas Folger di MotoGP Prancis 2026
ilustrasi balap motor (unsplash.com/nader saremi)
  • KTM Tech3 menunjuk Jonas Folger sebagai pengganti Maverick Vinales untuk GP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans, menandai kembalinya Folger ke kelas utama sejak GP Belanda 2023.
  • Dani Pedrosa menegaskan tidak akan lagi ikut balapan dan fokus sebagai pembalap tes KTM, sementara Pol Espargaro absen karena cedera sehingga kursi Vinales kosong.
  • Jonas Folger pernah menjadi pembalap reguler Tech3 pada MotoGP 2017 bersama Yamaha, dengan hasil terbaik finis kedua di GP Jerman sebelum absen akibat mononukleosis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

KTM Tech3 telah mengumumkan pembalap pengganti Maverick Vinales untuk pekan balap GP Prancis yang digelar pada 8--10 Mei 2026. Jonas Folger terpilih untuk memacu motor RC16 di Sirkuit Le Mans. Ini menjadi balapan pertama Folger di kelas utama sejak GP Belanda 2023.

Penunjukan Folger sebagai pengganti Vinales menyisakan sejumlah hal menarik. Sebab, KTM punya Dani Pedrosa sebagai pembalap tes yang sebetulnya bisa diturunkan untuk balapan. Lalu, mengapa KTM Tech3 tidak memanfaatkan tenaga Pedrosa untuk balapan akhir pekan nanti?

1. Dani Pedrosa tak akan lagi ikut balapan dan lebih fokus pada perannya sebagai pembalap tes KTM

Dani Pedrosa telah bergabung dengan KTM sebagai pembalap tes pada 2019. MotoGP 2026 menandai musim kesembilan Pedrosa mengisi posisi tersebut untuk pabrikan asal Austria. Tak hanya menguji motor RC16 saat tes, Pedrosa juga ikut balapan dalam sejumlah seri balap.

Pembalap asal Spanyol itu berpartisipasi pada empat seri balap dalam periode 2021--2024. Finis keempat pada balapan utama GP San Marino 2023 adalah capaian terbaik Pedrosa saat memacu RC16 dalam sesi balapan Minggu. Selain itu, ia juga menyabet medali perunggu seusai finis ketiga pada balapan sprint GP Spanyol 2024.

Pada pekan balap GP Spanyol 2026, Pedrosa menyatakan tak akan lagi ikut balapan. Ia menilai waktu untuk dirinya tampil kompetitif sudah usai. Pedrosa puas dengan tugasnya sebagai pembalap tes untuk KTM.

"Pada prinsipnya, aku nyaman dan senang dengan pekerjaanku sebagai pembalap tes. Aku sudah menjalani balapan wildcard. Sekarang adalah giliran Pol Espargaro yang mendapat prioritas untuk melakukannya karena dia sangat antusias. Jadi, aku paham saat ini adalah waktunya bagi pembalap muda," jelas Dani Pedrosa dilansir Crash.

2. Jonas Folger ditunjuk sebagai pengganti Maverick Vinales di GP Prancis 2026 karena Pol Espargaro mengalami cedera

Pernyataan Dani Pedrosa yang tak lagi ikut balapan sekaligus menjawab ketiadaan pengganti Maverick Vinales pada pekan balap GP Spanyol 2026. Vinales tak bisa ikut balapan lantaran harus menjalani pemulihan pascaoperasi pelepasan sekrup yang terpasang di bahu kiri. KTM sebetulnya dapat menempatkan Pol Espargaro untuk menggantikan Vinales untuk balapan di Sirkuit Jerez.

Sayangnya, Espargaro juga tak bisa tampil lantaran mengalami cedera saat latihan. Alhasil, Enea Bastianini menjadi pembalap KTM Tech3 satu-satunya yang ambil bagian pada pekan balap GP Spanyol. KTM tidak berhasil membujuk Pedrosa untuk ikut balapan meski pembalap bernomor motor 26 itu turun saat tes resmi di Sirkuit Jerez pada 27 April 2026.

Situasi tersebut memaksa KTM bergerak cepat mencari pembalap pengganti untuk mengisi kursi balap Vinales menjelang GP Prancis. Mereka menjatuhkan pilihan kepada Jonas Folger. Pembalap berpaspor Jerman itu menyambut antusias kesempatan yang diberikan KTM Tech3 untuk kembali ambil bagian di MotoGP.

"Pertama-tama, aku ingin mendoakan Vinales agar lekas pulih. Secara pribadi, aku sangat senang kembali bersama dengan semua orang yang ada di Tech3. Aku punya sejarah bersama tim ini dan merupakan momen menyenangkan bertemu mereka lagi. Sirkuit Le Mans akan menjadi tantangan besar karena diriku sudah bertahun-tahun tidak balapan pada ajang ini. Kembali naik motor ini berarti diriku harus cepat beradaptasi dan banyak belajar sepanjang akhir pekan nanti," ujar Jonas Folger dikutip MotoGP.

3. Jonas Folger pernah menjadi pembalap reguler Tech3 di MotoGP 2017

Jonas Folger bukanlah sosok asing bagi Tech3. Pembalap yang kini 32 tahun itu pernah memperkuat tim tersebut pada 2017. Ketika itu, Tech3 merupakan tim satelit Yamaha.

Folger menjalani 14 balapan dengan hasil terbaik adalah finis kedua di GP Jerman. Ia sempat memimpin selama lima lap sebelum finis di belakang Marc Marquez dengan jarak 3,310 detik. Ini menjadi satu-satunya podium yang diraih Folger sebagai pembalap reguler di kelas utama.

Setelah GP Aragon, Folger harus menuntaskan MotoGP 2017 lebih awal lantaran terkena mononukleosis. Penyakit tersebut menyebabkan Folger menepi dari dunia balap untuk sementara waktu. Kemudian, ia kembali mendapat tempat di Moto2 dengan menjalani lima balapan bersama Petronas Sprinta Racing pada 2019.

Folger menyeberang ke ajang WorldSBK pada 2020 dengan menjadi pembalap Bonovo MGM Racing. Ia bertahan di tim tersebut hingga 2021. Selepas itu, Folger kembali mengaspal di MotoGP pada 2023 bersama GASGAS Tech3. Ia ambil bagian pada enam seri balap mulai GP Amerika Serikat hingga Belanda untuk menggantikan Pol Espargaro yang dibekap cedera. Folger menorehkan 9 poin sehingga menduduki peringkat ke-25 di klasemen akhir.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team