Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Alex Rins Terkejut Yamaha Tak Perpanjang Kontraknya untuk MotoGP 2027

Alex Rins Terkejut Yamaha Tak Perpanjang Kontraknya untuk MotoGP 2027
Alex Rins saat menjalani pekan balap GP Malaysia 2025. (commons.wikimedia.org/Liauzh)

Yamaha telah memutuskan masa depan Alex Rins selepas MotoGP 2026. Pabrikan asal Jepang itu tak akan memberi perpanjangan kontrak kepada Rins untuk musim depan. Langkah tersebut mengakhiri kebersamaan Rins dan Yamaha yang telah terjalin sejak 2024.

Keputusan Yamaha masih menyisakan tanda tanya dalam benak Rins. Pembalap berpaspor Spanyol itu mengaku terkejut karena Yamaha mengambil keputusan lebih dini. Padahal, pabrikan tersebut baru mendebutkan motor terbaru bermesin V4 pada musim ini.

1. Alex Rins mengetahui informasi Yamaha tak lagi memperpanjang kontraknya dari pemberitaan media

Alex Rins tak menutupi keterkejutannya atas keputusan Yamaha mendepaknya dari kursi balap reguler. Pembalap bernomor motor 42 itu mengaku telah berusaha keras sejak awal bergabung dengan Yamaha. Rins tak menyangka Yamaha memilih langkah tersebut lebih dini.

Rins mengaku mendapat informasi kemungkinan dirinya pergi dari Yamaha berdasarkan pemberitaan media. Kemudian, Rins mendapat konfirmasi langsung dari Massimo Meregalli selaku direktur tim Yamaha. Sayangnya, Meregalli tak memberitahu pembalap yang telah direkrut Yamaha untuk mengisi posisi Rins.

"Aku mengetahui informasi itu ketika sudah beredar di media. Aku menelepon Meregalli untuk berbincang seperti biasa karena aku punya hubungan baik dengannya. Aku langsung menanyakan perkembangan terbaru. Awalnya, dia tidak bilang apa-apa. Kemudian, dia memberitahuku bahwa mereka sudah mengontrak pembalap kedua, tetapi belum bisa mengumumkan secara resmi. Aku menanyakan siapa pembalap tersebut, tetapi dia tidak mau bilang," jelas Alex Rins dilansir Motorsport.

2. Komitmen Alex Rins terhadap Yamaha untuk MotoGP 2026 tidak berubah meski pihak tim tak akan memakai jasanya musim depan

Keputusan Yamaha mendepak Alex Rins menempatkan pembalap tersebut pada situasi sulit. Sebab, jumlah kursi balap yang masih tersedia untuk MotoGP 2027 semakin menipis. Rins juga mengesampingkan peluang pindah ke ajang balap WorldSBK. Ia menilai dirinya masih punya potensi untuk berkompetisi di MotoGP.

Di sisi lain, komitmen Rins bersama Yamaha pada musim ini tidak berubah. Ia tetap berusaha memberikan hasil terbaik serta menyampaikan masukan yang diperlukan dalam pengembangan motor V4. Rins menegaskan hubungannya dengan Yamaha tetap terjaga dengan baik.

"Aku memang sedikit kritis terhadap motor, insinyur, dan semua pihak yang membantu kami untuk berkembang. Aku telah berupaya memberikan masukan agar motor ini bisa memiliki kualitas yang lebih baik. Hubunganku dengan tim juga tetap baik," kata Alex Rins dikutip GPOne.

3. Alex Rins belum pernah mencatatkan kemenangan bersama Yamaha sejak bergabung pada 2024

Alex Rins belum pernah meraih kemenangan bersama Yamaha sejak bergabung dengan pabrikan tersebut pada 2024. Pada musim perdananya memacu YZR-M1, ia bertengger di peringkat ke-19 lewat koleksi 30 poin. Rins menduduki peringkat yang sama musim lalu, tetapi dengan perolehan poin lebih banyak, yaitu 68 poin.

MotoGP 2026 menandai permulaan Yamaha menggunakan mesin V4 untuk motor YZR-M1. Ini sekaligus menjadi momen kedua bagi Rins memacu motor dengan jenis mesin tersebut. Sebelumnya, Rins menunggangi RC213V yang dibekali jenis mesin yang sama.

Pencapaian terbaik Rins saat memakai motor bermesin V4 adalah pada pekan balap GP Amerika Serikat 2023. Ketika itu, ia berhasil menuntaskan balapan sprint di posisi kedua dan memenangi balapan utama di Circuit of The Americas (COTA). Setelah itu, Rins belum kembali bersaing secara intens di barisan depan.

Pada empat seri perdana MotoGP 2026, Rins hanya mampu mengemas 3 poin. Capaian terbaiknya adalah finis ke-14 pada balapan utama GP Brasil. Rins tertinggal 8 poin dari Fabio Quartararo.

Rins tak punya banyak pilihan selain menunjukkan performa terbaiknya pada sisa seri di MotoGP 2026. Ia perlu melakukan hal tersebut demi menarik minat tim lain agar mau merekrutnya. Jika tidak, Rins akan berakhir tanpa kursi balap reguler pada musim depan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Related Articles

See More

Javier Bonar, Calon Pilar Penting Lini Belakang Atletico Madrid

06 Mei 2026, 16:18 WIBSport