Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Aprilia Ingin Pertahankan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi pada 2027

Marco Bezzecchi saat menjalani pekan balap GP Malaysia 2025
Marco Bezzecchi saat menjalani pekan balap GP Malaysia 2025. (commons.wikimedia.org/Liauzh)
Intinya sih...
  • Aprilia ingin mempertahankan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi pada MotoGP 2027
  • Faktor uang dan regulasi teknis baru mempercepat pembicaraan kontrak dengan Martin dan Bezzecchi
  • Marco Bezzecchi memprioritaskan paket motor terbaik, sementara Jorge Martin fokus pada persaingan di MotoGP 2026
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

MotoGP 2026 belum resmi dimulai. Namun, pembicaraan soal susunan pembalap untuk 2027 sudah mengemuka. Itu tak lepas dari banyaknya kontrak pembalap yang habis pada akhir musim ini.

Aprilia sendiri mesti bersiap berdikusi dengan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Sebab, Pabrikan asal Noale, Italia, itu ingin mempertahankan Martin dan Bezzecchi tahun depan. Namun, Aprilia bakal menghadapi tantangan dalam usaha memagari skuad mereka.

1. Faktor uang dan regulasi teknis baru membuat Aprilia mempercepat pembahasan kontrak dengan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi

Bursa pembalap MotoGP 2027 bakal ramai pada 2026 ini. Sebab, sebanyak 19 dari 22 pembalap akan habis kontrak pada pengujung tahun ini. Jorge Martin dan Marco Bezzecchi masuk deretan tersebut.

Banyaknya pembalap yang kontraknya berakhir pada akhir musim membuat tim bergerak cepat, tak terkecuali Aprilia. Mereka mengakui tim berpotensi melakukan pembicaraan kontrak lebih awal dengan Martin dan Bezzecchi. Salah satu faktor yang mendorong hal tersebut adalah nilai pasar kedua pembalap.

"Sejujurnya, aku lebih suka tidak melakukannya dengan cepat. Namun, aku mungkin terpaksa melakukannya karena yang lain bergerak cukup cepat. Aku tahu mereka menawarkan banyak uang kepada pembalap kami," kata Massimo Rivola selaku CEO Aprilia Racing dilansir Motorsport.

Nilai tawar Martin dan Bezzecchi telah meningkat dalam beberapa musim terakhir. Itu dipengaruhi penampilan mengesankan keduanya selama bersaing di kejuaraan. Pencapaian Martin dan Bezzecchi telah menjadi daya tarik bagi pabrikan lain untuk merekrut mereka dengan iming-iming uang yang banyak.

Selain faktor uang, Aprilia bergerak cepat pada bursa pembalap karena regulasi teknis baru di MotoGP 2027. Mereka berusaha mengamankan susunan pembalap secepat mungkin sebelum musim baru bergulir. Dengan begitu, persiapan tim dapat lebih maksimal menghadapi perubahan regulasi teknis.

2. Marco Bezzecchi memprioritaskan paket motor terbaik demi bersaing dalam perebutan gelar juara MotoGP

Marco Bezzecchi memiliki pandangan soal kontrak sebagai pembalap MotoGP. Ia menilai, tiap pembalap memiliki prioritas saat mempertimbangkan kontrak. Pembalap bernomor motor 72 itu mengaku prioritasnya saat ini ialah memiliki paket motor terbaik demi memperbesar kesempatan meraih gelar juara.

"Jika hal terbaik bagimu adalah menghasilkan uang yang banyak, maka mereka akan melakukan yang terbaik untuk membuatmu menghasilkan banyak uang. Jika kamu menginginkan motor terbaik, bersedia mengorbankan segalanya, dan berusaha untuk menang, maka manajermu harus melakukan hal yang kamu inginkan agar dirimu merasa lebih baik. Namun, jelas bahwa saat kamu menang, maka kamu mendapatkan pemasukan yang baik. Aku rasa sekarang semua pembalap mencoba untuk menang sehingga berusaha sebaik mungkin," papar Marco Bezzecchi dikutip Motorsport.

Performa Bezzecchi pada musim perdana bersama Aprilia Racing memang menjanjikan. Ia menorehkan tiga kemenangan pada balapan utama GP Inggris, Portugal, dan Valencia. Bezzecchi menutup MotoGP 2025 dengan berada di peringkat ketiga setelah meraup 353 poin.

Penampilan mengesankan tersebut menempatkan Bezzecchi sebagai pembalap referensi bagi pengembangan motor RS-GP. Posisi tersebut sejatinya diisi Jorge Martin. Namun, rentetan cedera menyebabkan Martin absen dalam sejumlah pekan balap.

3. Jorge Martin memilih fokus kepada persaingan di MotoGP 2026 ketimbang membahas bursa pembalap

Di sisi lain, Jorge Martin tak mau berbicara banyak perihal bursa pembalap MotoGP 2027. Pembalap berpaspor Spanyol tersebut memilih fokus dalam persaingan di kejuaraan pada 2026 ini. Apalagi, Martin lebih banyak menghabiskan waktu di luar trek akibat dibekap cedera pada tahun lalu.

"Aku rasa ini bukanlah waktu yang tepat membicarakan bursa pembalap karena kami punya motor dan musim balap yang luar biasa di depan kami. Hal yang bisa aku katakan adalah sangat penting bagi kami sebagai pembalap untuk menghadapinya karena kamu tak bisa teralihkan. Bagiku, hal tersebut sangat mudah saat ini. Aku ingin fokus pada diri sendiri dan MotoGP 2026," jelas Jorge Martin dilansir The Race.

Martin telah mencoba mengaktifkan klausul performa dalam kontraknya untuk meninggalkan Aprilia pada akhir 2025. Ia diyakini mendapat tawaran bergabung dengan Honda. Namun, The Martinator pada akhirnya memilih bertahan di tim sesuai kesepakatan durasi kontrak.

Bursa pembalap MotoGP 2027 bakal menjadi salah satu hal menarik sepanjang tahun ini. Aprilia perlu bergerak cepat agar Martin dan Bezzecchi tidak pindah ke tim lain. Jika gagal, mereka harus mencari pembalap lain guna mengisi skuad tahun depan. Apakah Aprilia bisa memagari dua pembalap andalannya? Menarik untuk ditunggu bersama!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More

5 Penjualan Termahal Marseille ke Klub Serie A per 24 Januari 2026

25 Jan 2026, 13:14 WIBSport