Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Atlet Berkuda Memanah Indonesia Siap Berlaga di Rusia dan Australia

3 min read
Atlet Berkuda Memanah Indonesia Siap Berlaga di Rusia dan Australia
FN Pordasi lepas atlet berkuda memanah Indonesia ke Rusia dan Australia. (Dok. KONI)
  • Atlet berkuda memanah Indonesia akan berlaga di IHAA Greater Asian Championship 2026 di Moskow dan IHAA Oceania Regional Championship 2026 di Australia.

  • Ketua KONI Marciano Norman melepas atlet di Bogor, meminta persiapan matang, serta berharap keberangkatan ini memperluas kiprah Indonesia di kejuaraan internasional.

  • Para atlet menjalani latihan intensif, menjaga kebugaran, dan mempersiapkan adaptasi sistem borrow horse; FN Pordasi menilai ajang ini bagian peningkatan kualitas menuju peluang Olimpiade 2032.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Atlet berkuda memanah Indonesia di bawah naungan Federasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (FN Pordasi) bersiap mengharumkan nama Merah Putih di dua kejuaraan internasional.

Para atlet akan tampil di IHAA Greater Asian Championship 2026 di Moskow, Rusia, serta IHAA Oceania Regional Championship 2026 di Australia. Lewat keikutsertaan ini, para atlet juga membawa misi memperkenalkan potensi olahraga berkuda memanah Indonesia ke kancah internasional.

Pengalaman dan prestasi yang diraih diharapkan dapat menginspirasi generasi muda, khususnya atlet usia dini, untuk mengenal dan mengembangkan olahraga tersebut di Tanah Air.

  1. 1. Marciano Norman lepas atlet berkuda memanah

    Sejumlah atlet berkuda memanah Indonesia bersama pengurus FN Pordasi dalam pelepasan menuju Rusia dan Australia.
    FN Pordasi lepas atlet berkuda memanah Indonesia ke Rusia dan Australia. (Dok. KONI)

    Perjuangan para atlet menuju dua ajang internasional tersebut mendapat dukungan dari Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman.

    Dia secara resmi melepas para atlet dalam rangkaian Kejuaraan Nasional Berkuda Memanah III Seri I 2026 di Kawasan Wisata Terpadu Cakrawala Nuansa Nirwana (CNN), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (19/9/2026).

    Dalam kesempatan tersebut, Marciano berpesan agar kepercayaan yang diberikan kepada para atlet dijawab dengan persiapan matang dan penampilan terbaik.

    “Saya minta persiapan sebaik-baiknya. Berkuda Memanah relatif olahraga yang baru, tetapi dengan keikutsertaan kalian, itu mengangkat nama Indonesia. Besar harapan saya, kalian bisa membuat bangga Indonesia,” tegas Marciano.

    Dia juga berharap keberangkatan para atlet menjadi bagian dari proses panjang untuk membangun prestasi berkuda memanah Indonesia di tingkat internasional.

    “Saya berharap keberangkatan ini bukan menjadi akhir, namun menjadi awal dari semakin banyaknya atlet berkuda memanah Indonesia yang mampu tampil di kejuaraan internasional,” ujar Marciano.

  2. 2. Kejuaraan internasional jadi langkah menuju Olimpiade

    Kejurnas Berkuda Memanah III 2026 Road to PON digelar KONI di Bogor sebagai ajang kompetisi olahraga berkuda.
    KONI gelar Kejurnas Berkuda Memanah III 2026 Road to PON di Bogor. (Dok. KONI)

    Pada IHAA Greater Asian Championship 2026 di Moskow, Rusia, Indonesia akan diperkuat Tio Fawaz Ananta dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Dzaakir Alhanif dan Arsa Wening dari DKI Jakarta, serta G. Syauqi Syahid dari Jawa Tengah. Ajang itu akan berlangsung pada 25 sampai 27 September 2026.

    Sementara itu, Indonesia akan mengirim Rayyan Abdul Karim, Daniel Azmi, dan Arsa Wening untuk tampil di IHAA Oceania Regional Championship 2026 di Australia. Kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di Tarago Showground, Australia.

    FN Pordasi Berkuda Memanah Indonesia juga terus membuka kesempatan bagi atlet untuk menambah jam terbang di tingkat internasional. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum FN Pordasi Berkuda Memanah Indonesia, Triwatty Marciano.

    “Ini menjadi bagian dari langkah kami dalam meningkatkan kualitas atlet sekaligus mempersiapkan Berkuda Memanah Indonesia menuju panggung yang lebih tinggi, termasuk membuka peluang untuk tampil di Olimpiade 2032,” ungkap Triwatty.

  3. 3. Atlet intensif berlatih jelang kejuaraan

    FN Pordasi secara resmi melepas atlet berkuda memanah Indonesia untuk mengikuti kegiatan di Rusia dan Australia.
    FN Pordasi lepas atlet berkuda memanah Indonesia ke Rusia dan Australia. (Dok. KONI)

    Menghadapi dua kompetisi internasional tersebut, para atlet telah menjalani persiapan secara intensif. Latihan dilakukan secara berkelanjutan dengan pendampingan pelatih.

    Kondisi fisik dan kebugaran juga menjadi perhatian utama menjelang keberangkatan. Tio Fawaz Ananta, mewakili rekan-rekannya, memastikan seluruh atlet berkomitmen memberikan penampilan terbaik untuk Indonesia.

    “Kami latihan terus-menerus dengan didampingi pelatih. Kesehatan dan kebugaran terus kami jaga. Satu sampai dua hari sebelum berangkat kami akan istirahat untuk recovery tubuh,” jelas Tio.

    Salah satu tantangan yang harus dipersiapkan para atlet berkuda memanah Indonesia adalah sistem pertandingan yang menggunakan borrow horse. Dalam sistem tersebut, atlet akan menggunakan kuda yang tersedia di lokasi pertandingan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More