Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Belum Lama Pensiun, Ahsan Sudah Banjir Tawaran Melatih

WhatsApp Image 2025-08-23 at 09.00.16.jpeg
Mohammad Ahsan ditemui di Daddies Arena BSD, Tangerang Selatan, Banten (IDN Times/Margith Damanik)
Intinya sih...
  • Ahsan mendapatkan tawaran melatih dari luar negeri
  • Pelatnas PBSI belum mengajaknya bergabung sebagai pelatih
  • Ahsan ingin fokus bersama keluarga setelah pensiun
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Legenda hidup ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan, ternyata sudah mendapatkan tawaran untuk menjadi pelatih meski belum lama pensiun. Menariknya, sederet tawaran yang diterima Ahsan berasal dari luar Indonesia.

Meski begitu, Ahsan belum mau kembali ke lapangan usai pensiun pada Januari 2025 lalu. Saat ini, dia masih menikmati masa pensiunnya dengan menghabiskan waktu bersama keluarga.

"Ada (tawaran melatih), dari negara Asia, dua. Tapi, tahun ini gak dulu," kata Ahsan ditemui di Daddies Arena BSD, Tangerang Selatan.

1. Ada satu tawaran dari Eropa

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dalam acara perpisahan bertajuk Tribute to The Daddies di Istora Senayan Jakarta (IDN Times/Fauzan)
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dalam acara perpisahan bertajuk Tribute to The Daddies di Istora Senayan Jakarta (IDN Times/Fauzan)

Selain dua tawaran dari Asia, ada satu negara Eropa yang ingin meminangnya. Namun, Ahsan mengaku masih mau menghabiskan waktu bersama keluarga usai pensiun. Sebab, jika nantinya langsung menerima tawaran tersebut, waktu Ahsan akan lebih banyak tersita untuk berada di pinggir lapangan.

"Untuk tahun ini, mungkin untuk turnamen sudah cukup dulu. Sekarang ingin istirahat, family time dulu. Belum tahu sih. Tahun ini belum siap untuk komitmen ya. Kalau komitmen, kan kita harus benar-benar total," ujar Ahsan.

Menolak secara langsung, Ahsan mengaku tak tahu di mana akan ditempatkan jika nantinya benar-benar bekerja sebagai pelatih. Sebab, pembicaraan antara dia dengan perwakilan tiga negara itu belum menyentuh hal yang detail.

2. Gak ada tawaran dari Pelatnas

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dalam acara perpisahan bertajuk Tribute to The Daddies di Istora Senayan Jakarta (IDN Times/Fauzan)
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dalam acara perpisahan bertajuk Tribute to The Daddies di Istora Senayan Jakarta (IDN Times/Fauzan)

Ketika tawaran datang dari luar, Pelatnas PBSI Cipayung justru belum mengajaknya bergabung menjadi pelatih. Tapi, Ahsan sadar belum memiliki kapasitas untuk melatih tim bulu tangkis Indonesia. Dia mengaku masih harus mencari pengalaman terlebih dulu agar bisa melatih Pasukan Merah Putih.

"Kan Pelatnas sudah banyak banget nih. Belum kompeten kalau buat di Pelatnas. Harus dari bawah," kata Ahsan.

Pada dasarnya, Ahsan mau melatih di Indonesia ketimbang luar negeri. Sebab, dengan begitu dia bisa dekat dengan keluarganya.

"Kalau bisa sih di Indonesia dulu. Soalnya keluarga di sini. Kalau di luar jauh dari keluarga," kata Ahsan.

3. Sudah komitmen dengan keluarga

WhatsApp Image 2025-08-23 at 09.00.16 (1).jpeg
Mohammad Ahsan ditemui di Daddies Arena BSD, Tangerang Selatan, Banten (IDN Times/Margith Damanik)

Penolakan Ahsan memang didasari pula oleh komitmen dengan keluarganya. Dia berjanji mau menghabiskan waktu dengan keluarga agar bisa membayar waktu yang selama ini tersita saat masih menjadi atlet. Apalagi, Ahsan sudah berkecimpung di dunia tepok bulu selama puluhan tahun dan merasa perlu ada penyegaran.

"Gak sih. Kan memang tujuan pensiun kan mau istirahat dulu. Kita gak tahu ke depan. Tahun ini memang komitmen, ingin istirahat dulu, buat keluarga, mau menikmati lah. Kan sudah puluhan tahun di badminton. Tahun depan gak tahu. Pokoknya, tahun ini buat keluarga dulu. Tawaran buat main ada, pertandingan-pertandingan. Tapi, buat saya kalau pertandingan, gak enak sudah farewell," kata Ahsan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us