Jadi Satu-satunya Wakil Inggris, Bradley Smith Kembali ke MotoE

Dorna mengumumkan daftar provisional pembalap MotoE 2022. Dari daftar itu, terdapat nama Bradley Smith, pembalap asal Inggris yang sudah pernah turun balap di MotoGP.
Smith akan bergabung dengan tim baru besutan Razlan Razali, WithU GRT RNF MotoE. Itu berarti, musim depan akan menjadi kali keduanya berlaga di ajang balap motor listrik ini.
1. Bradley Smith akan bersaing dengan pembalap bertalenta di MotoE

Bergabung dengan tim WithU GRT RNF MotoE, Bradley Smith akan menjadi rekan setim Niccolo Canepa. Mereka akan bersaing dengan para pembalap MotoE seperti Matteo Ferrari (Felo Gresini MotoE), juara dunia 2019.
Smith pun mesti bersaing dengan juara dunia 2020-2021Jordi Torres (Pons Racing 40) dan runner-up 2021 Eric Granado (LCR E-Team). Dalam daftar provisional, dari 18 pembalap yang akan terlibat di ajang MotoE, tinggal satu lagi nama pembalap yang belum terkonfirmasi.
2. Di MotoE, Bradley Smith debut tahun 2019 dan menjadi runner-up klasemen

MotoE pertama kali digelar pada 2019. Pada tahun perdana itu, Bradley Smith menjadi salah satu kontestannya.
Saat itu, Smith bergabung dengan One Energy Racing, salah satu tim milik Sepang Racing Team (SRT) untuk kategori MotoE. Maka, tak aneh jika untuk musim 2022 Smith bergabung denga tim RNF, yang merupakan reinkarnasi dari Petronas SRT.
Pada tahun pertamanya di MotoE, Smith mampu mengeklaim tiga podium dari enam seri balapan yang dilombakan. Hasil ini membawanya menjadi runner-up Moto3 2019 di belakang Matteo Ferrari yang berhasil merebut titel juara dunia.
3. Bradley Smith adalah pembalap MotoGP berpengalaman

Bradley Smith adalah salah satu pembalap Grand Prix yang berpengalaman. Smith pernah berlaga di kelas MotoGP pada 2013—2020. Beberapa tim yang pernah dibelanya antara lain Tech 3 Yamaha, Red Bull KTM, dan Aprilia Racing.
Pada 2019, selain berkompetisi di MotoE, pembalap bernomor 38 ini juga menjadi test rider untuk Aprilia Racing Team Gresini di MotoGP. Ia sempat tampil sebagai pembalap pengganti Aprilia di empat balapannya. Selain itu, ia beberapa kali turun balap di Moto2 bersama Petronas Sprinta Racing.
Pada 2020, Smith fokus menjadi pembalap pengganti untuk tim Aprilia. Lalu, pada 2021, Bradley Smith mundur dari balapan untuk mengerjakan berbagai proyek pribadinya. Salah satunya adalah Project 109, sebuah tim balap yang ia bentuk bersama Claudio Corti untuk menjalankan dan melatih pembalap yang akan bersaing di seri CIV Italia. Ia juga bagian dari eSkootr Championship Rider Program.
4. MotoE 2022 akan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya

Aturan MotoE 2022 akan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, terutama untuk sesi kualifikasi. Format E-Pole akan diganti dengan sesi kualifikasi yang dibagi menjadi Q1 dan Q2, dengan durasi masing-masing 10 menit.
Selain itu, tahun 2022 akan menjadi tahun terakhir MotoE menggunakan motor listrik buatan Energica. Mulai 2023, Ducati yang akan menjadi pemasok tunggal hingga 2026.
5. Tidak hanya 7, musim depan akan ada 14 balapan MotoE

Dorna juga sudah mengeluarkan kalender provisional 2022. Mulai tahun depan, MotoE akan menggelar 14 balapan yang dilombakan di tujuh sirkuit. Setiap sirkuitnya akan menjalankan double header, yaitu 2 balapan dalam 1 minggu.
Jadwal balapan pertama MotoE akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 30 April dan 1 Mei. Sedangkan, balapan terakhirnya dijadwalkan di Sirkuit Misano, Italia, pada 3—4 September.
Bradley Smith tentu akan membuat MotoE makin kompetitif. Sebagai salah satu pembalap senior, ia mesti berjuang untuk memenangi kejuaraan. Siapa menurut kamu yang akan meraih titel juara dunia? Jordi Torres si juara bertahan atau Bradley Smith si pembalap berpengalaman?

















