6 Pemain Wolves 2025/2026 yang Cocok Bertahan di EPL Musim Depan

- Wolves resmi terdegradasi dari Premier League 2025/2026 setelah hanya mengumpulkan 17 poin dari 33 laga, membuat mereka tak bisa mengejar posisi aman milik West Ham United.
- Enam pemain seperti Ladislav Krejci, Toti, Santiago Bueno, Joao Gomes, Andre, dan Mateus Mane dinilai masih layak tampil di level tertinggi berkat performa impresif sepanjang musim.
- Meski turun kasta, para pemain tersebut menarik minat klub besar Eropa seperti Leeds United, Brighton, Liverpool, Atletico Madrid, hingga PSG karena potensi dan kontribusi mereka yang menonjol.
Wolverhampton Wanderers (Wolves) menjadi salah satu klub yang resmi terdegradasi dari English Premier League 2025/2026. Per 25 April 2026, Wolves hanya mengumpulkan 17 poin dari 33 laga. Dengan sisa enam laga, mereka tak bisa mengejar West Ham United yang sejauh ini memiliki 33 poin dan berada di posisi 17.
Pada 2025/2026, Wolves memiliki sejumlah pemain hebat yang penampilannya mentereng. Mereka cocok untuk bermain di Premier League atau bermain di kasta tertinggi liga top Eropa lain pada musim depan (2026/2027).
1. Ladislav Krejci bisa dijual dengan harga yang lebih mahal
Ladislav Krejci merupakan pemain yang dipinjam Wolves dari Girona untuk 2025/2026. Namun, ia telah dipermanenkan Wolves untuk akhir musim ini dengan biaya 7,5 juta euro (Rp151 miliar). Bek berusia 27 tahun ini bisa saja dijual pada musim panas 2026 dengan harga yang lebih mahal dari harga belinya. Sebab, Leeds United dan Brighton & Hove Albion menaruh minat besar terhadapnya. Per 25 April 2026, kapten Timnas Republik Ceko ini telah memainkan 30 laga dengan menyumbang 2 gol dan 1 assist.
2. Toti merupakan sosok pemain serbabisa
Toti baru memainkan 18 laga pada 2025/2026. Ia beberapa kali absen karena cedera hamstring. Namun, pengaruhnya sebagai kapten Wolves sangat besar. Di samping itu, ia adalah sosok pemain versatile yang bisa ditempatkan di posisi bek tengah, bek kiri, bahkan gelandang bertahan. Atributnya yang mentereng membuatnya cocok menjadi buruan pada musim panas 2026.
3. Santiago Bueno cocok menjadi pelapis di klub besar
Bek Wolves lain yang masuk daftar ini adalah Santiago Bueno. Bek asal Uruguay ini memiliki atribut kuat dalam duel, baik bola udara maupun bola bawah. Hal ini membuatnya cocok untuk tampil di level tertinggi meski hanya menjadi pelapis di klub besar. Pada musim panas 2025 lalu, ia sempat dikaitkan dengan Liverpool dan Atletico Madrid.
4. Joao Gomes masih terikat kontrak hingga 2030
Joao Gomes menjadi pemain dengan menit bermain terbanyak di Wolves sejauh ini. Ia telah memainkan 37 laga (2.833 menit) dengan menyumbang 1 gol dan 3 assist. Usianya yang baru 25 tahun membuatnya menjadi amunisi jangka panjang yang baik. Crystal Palace dan Atletico Madrid bisa memboyongnya untuk tambahan opsi di lini tengah yang solid. Akan tetapi, harga mahal akan dipatok Wolves karena sang pemain masih terikat kontrak hingga 2030.
5. Andre tampil solid di lini tengah
Andre memiliki gaya bermain yang tak jauh berbeda dengan Joao Gomes. Namun, gelandang berusia 24 tahun ini bermain lebih bertahan. Sejauh ini, ia telah mencetak 1 gol dari 34 laga bersama Wolves pada 2025/2026. Pada beberapa bursa transfer ke belakang, ia sempat dikaitkan dengan beberapa klub, seperti Liverpool, Manchester United, Fulham, dan AC Milan.
6. Mateus Mane masih berusia 18 tahun dan dihubungkan dengan banyak klub besar
Mateus Mane akan menjadi komoditi panas pada musim panas 2026. Ia telah menunjukkan potensi besarnya sebagai pemain dengan gaya menyerang yang baik. Di samping itu, ia pun masih berusia 18 tahun. Tak heran, ia pernah dikaitkan dengan beberapa klub besar, seperti Paris Saint-Germain (PSG), Manchester United, RB Leipzig, dan Arsenal.
Meski terdegradasi, kualitas pemain ini menunjukkan bahwa Wolves memiliki aset berharga untuk bersaing di level tertinggi. Pertanyaannya, apakah mereka akan hengkang atau membantu Wolves berjuang di EFL Championship hingga kembali ke Premier League?


















