Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bukan Cuma Andre Lima, Bilal Hasan Juga Incar Joshua Van
Petarung berdarah Indonesia, Bilal Hasan, mendapatkan kontrak UFC usai memenangkan duel di Dana White's Contender Series. (UFC Indonesia via Getty Images)
  • Petarung UFC Indonesia Bilal Hasan menargetkan gelar juara kelas terbang pada 2028, sambil memilih menjalani setiap pertarungan secara bertahap tanpa terburu-buru.
  • Andre Lima menjadi target terdekat Bilal, yang menilai gaya bertarungnya membosankan dan yakin dapat mengalahkannya meski tidak memiliki masalah pribadi.
  • Setelah Andre Lima, Bilal mengincar juara kelas terbang Joshua Van; ia membuka peluang target juara tercapai lebih cepat jika UFC memberinya jadwal tanding rutin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Petarung Indonesia yang berlaga di Ultimate Fighting Championship, Bilal Hasan, sudah menyusun rencana kariernya untuk dua tahun ke depan. Bilal mengaku mau jadi juara di kelas terbang pada 2028 mendatang.

Meski begitu, Bilal tak mau terlalu buru-buru dalam mengejar sabuk juara. Tapi, dia ingin menapaki kariernya dengan pasti, tak tenggelam dalam sorotan sesaat usai menang lewat cara sensasional atas Nilson Rojas.

"Pelan-pelan saja, selesaikan satu pertarungan ke lainnya. Pasti menunggu panggilan, pertarungan apa lagi yang harus dijalani. Jika dapat panggilan, oke lakukan!" kata Bilal, saat menjawab pertanyaan IDN Times.

1. Andre Lima jadi target terdekat

Petarung UFC asal Indonesia, Bilal Hasan (UFC Indonesia via Getty Images)

Bilal mengakui pertarungan di kelas terbang akan sangat ketat. Apalagi, ada beberapa petarung yang cukup merepotkan.

Salah satu yang ingin dilawan Bilal adalah Andre Lima. Keduanya sempat jumpa di hotel dan bertegur sapa. Ketika melihat pertarungan Lima, Bilal mengaku tak terkesan dan merasa bisa mengalahkannya dengan mudah.

"Insya Allah, mau bertanding dengan Andre Lima. Saya gak punya masalah dengannya. Tapi jujur, belum kenal dia. Ketika jumpa di hotel, saya punya kesan dia pria yang baik. Namun, saat melihat pertarungannya, bosan, membosankan. Makanya saya tantang dia," ujar Bilal.

2. Setelahnya, baru Joshua Van

Selain Lima, Bilal juga ingin menghadapi Joshua Van. Saat ini, Joshua memang menjadi raja di kelas terbang dengan memegang sabuk juara. Andai mau menguasai kelas terbang, sudah seharusnya Bilal menghadapi Joshua, yang berdarah Myanmar.

"Kami sesama dari Asia Tenggara. Tapi sayangnya, berada di divisi yang sama. Tentu kami akan bertarung. Dia target saya. Saya punya target siapa yang akan dihadapi selanjutnya, perlahan naik, dan mungkin suatu hari nanti kami berduel. Saya suka apa yang dilakukannya di sini," ujar Bilal.

3. Bukan gak mungkin target juara lebih cepat terwujud

Petarung berdarah Indonesia, Bilal Hasan, mendapatkan kontrak UFC usai memenangkan duel di Dana White's Contender Series. (UFC Indonesia via Getty Images)

Bilal mengakui, target awalnya jadi juara adalah pada 2028. Tapi, dia tak menutup kemungkinan itu bisa terjadi tahun depan, andai UFC terus mendorongnya lebih sering bertarung.

"Mungkin 2028. Tapi, bisa jadi lebih awal. Kita lihat, tapi aku pikir di 2028. Jika mereka terus mendorong setiap pertarungan selama dua bulan, mungkin saja terjadi lebih awal," kata pria 25 tahun tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article