Bilal Hasan Gak Mau Buru-buru Kejar Sabuk Juara Kelas Terbang UFC
- Petarung UFC Indonesia Bilal Hasan memilih fokus membangun konsistensi dan membuktikan kemampuan, meski debutnya di UFC Shanghai berakhir dengan kemenangan KO ronde kedua atas Nilson Rojas.
- Bilal ingin menghadapi Andre Lima, yang dinilainya petarung baik secara pribadi namun membosankan saat bertanding, setelah keduanya sempat bertemu di hotel menjelang UFC Shanghai.
- Petarung berusia 25 tahun ini menargetkan gelar juara kelas terbang pada 2028, sambil menjalani tiap laga demi menembus lima besar divisi.
Jakarta, IDN Times - Petarung Ultimate Fighting Championship asal Indonesia, Bilal Hasan, mengaku tak mau terburu-buru dalam mengejar posisi teratas dalam kelas terbang. Bagi Bilal, saat ini fokusnya hanya untuk membuktikan diri dan menciptakan konsistensi.
Debut Bilal memang mengesankan. Hanya punya waktu kurang dari tiga pekan sejak duel Dana White Contender Series, Bilal harus berlaga di main card UFC Shanghai.
Lawannya juga tak kaleng-kaleng, yakni Nilson Rojas, asal Peru. Hebatnya, Bilal mampu menang dengan gaya, yakni menghajar Rojas hingga KO di ronde kedua.
"Ini gila memang, kayak aku lagi mimpi. Tapi, aku sudah membayangkan karierku akan seperti ini. Aku sudah melakukannya, jadi bersyukur," ujar Bilal saat menjawab pertanyaan IDN Times dalam sesi media bersama UFC, Kamis (3/9/2026).
1. Perlahan tapi pasti

Petarung berdarah Indonesia, Bilal Hasan, mendapatkan kontrak UFC usai memenangkan duel di Dana White's Contender Series (UFC Indonesia via Getty Images) Segala hingar-bingar yang diterimanya, tak lantas membuat Bilal besar kepala. Dia hanya mau menjalani pertarungan di UFC perlahan, tak terburu-buru demi mengejar gelar.
"Pelan-pelan, selesaikan satu pertarungan ke lainnya. Pasti menunggu panggilan, pertarungan apa lagi yang harus dijalani. Jika dapat panggilan, oke lakukan!" kata Bilal.
2. Mau lawan Andre Lima
Saat ini, lawan yang ingin dihadapi Bilal adalah Andre Lima. Kebetulan, Bilal sempat jumpa Lima di hotel jelang duel UFC Shanghai. Awalnya, dia tak tahu jika Lima merupakan petarung di divisi yang sama. Hingga akhirnya, dia menyadari siapa dan seberapa hebat Lima.
"Insya Allah, mau bertanding dengan Andre Lima. Saya gak punya masalah dengannya. Tapi jujur, belum kenal dia. Ketika jumpa di hotel, saya punya kesan dia pria yang baik. Namun, saat melihat pertarungannya, bosan, membosankan. Makanya saya tantang dia," ujar Bilal.
3. Target juara di 2028

Petarung berdarah Indonesia, Bilal Hasan, mendapatkan kontrak UFC usai memenangkan duel di Dana White's Contender Series. (UFC Indonesia via Getty Images) Bilal mengaku memang memiliki target untuk bisa jadi juara, setidaknya pada 2028 nanti. Namun, dia masih harus menjalani setiap pertarungan dengan baik demi bisa lolos ke posisi lima teratas.
"Mungkin 2028. Tapi, bisa jadi lebih awal. Kita lihat, tapi aku pikir di 2028. Jika mereka terus mendorong setiap pertarungan selama dua bulan, mungkin saja terjadi lebih awal," kata pria 25 tahun tersebut.



















